Dari sudut pandang ilmu pengetahuan geo-politik, itulah yang disebut
rebutan bahan mentah untuk mengembangkan kekuasaan imperialisme
negerinya. Dan ini berarti geo-politiknya sosialisme ala Tiongkok itu
ikut membebek imperialisme kan? Kalau perlu PD-III dimulai dari sana dan
Tiongkok sudah siap? Persetan nasib rakyat-rakyat negeri-negeri itu.
Termasuk yang di Indonesia!!! Pokoknya hutang investasi dan bunganya
infrastruktur dan pengembangan harus dibayar tepat waktu.



Am Thu, 22 Feb 2018 12:17:43 +0100
schrieb "kh djie dji...@gmail.com [GELORA45]"
<GELORA45@yahoogroups.com>:

> Amerika Serikat, Perancis, Jepang dengan urutan besarnya kekuatan
> sudah berpangkalan di sana,
> jaga keamanan lalu lintas kapal dari pembajakan.
> Tiongkok sudah mendapat persetujuan Jibouti, bangun pangkalannya dekat
> pangkalan Amerika.
> Saudi Arabia menyusul.
> Jadi ada lima negara jaga keamanan lalu lintas kapal dari pembajakan.
> 5 Kekuatan Militer Bangun Pangkalan di Djibouti
> <https://jakartagreater.com/lima-kekuatan-militer-bangun-pangkalan-di-djibouti/>
>  Internasional <https://jakartagreater.com/internasional/>
> Mar202016
> 
> 
> Tiga kekuatan militer asing, yaitu Amerika Serikat, Perancis dan
> Jepang, telah membangun kekuatan militer strategis di Djibouti.
> Sementara dua negara lain, Cina dan Arab Saudi, akan segera
> mendirikan basis di negara Afrika itu.
> 
> Djibouti memiliki luas tanah hanya 23.000 kilometer persegi, dengan
> jumlah penduduk hanya 830.000 orang. Walau negara itu tidak memiliki
> sumber daya alam yang perlu diperhatikan, namun Djibouti menjadi
> negara penting di arena keamanan internasional.
> 
> Amerika Serikat menjadi kekuatan militer asing terbesar, dengan
> sekitar 4.000 personel di Camp Lemonier. Kehadiran militer asing
> terbesar kedua di Djibouti adalah mantan kekuatan kolonial negara
> itu, Perancis, dengan sekitar 1.900 tentara.
> 
> Jepang memiliki sekitar 600 anggota *Maritime Self-Defense Force *yang
> berotasi di fasilitas darat dan kapal angkatan laut. Mereka
> beroperasi di sekitar pelabuhan Djibouti.
> 
> Tiongkok dan Arab Saudi baru-baru ini telah bergabung dalam kelompok
> itu. Pada bulan Januari, Republik Rakyat Tiongkok telah menyelesaikan
> kesepakatan dengan Djibouti. Fasilitas itu menjadi pangkalan militer
> pertama Tiongkok di luar negeri.
> 
> Lokasi geografis Djibouti menjadi penarik kekuatan asing. Negara itu
> menjadi simpul kunci di Teluk Aden-Suez Canal.
> 
> Wilayah itu merupakan rute perdagangan yang sangat penting untuk
> ekonomi dunia, dengan dilalui sekitar 20.000 kapal. Tak hanya itu, 20
> persen ekspor global tahunan melalui jalur itu.
> 
> 
> 2018-02-22 11:55 GMT+01:00 'Lusi D.' lus...@rantar.de [GELORA45] <
> GELORA45@yahoogroups.com>:  
> 
> >
> >
> > Sejarah Jerman memberi pelajaran bahwa setiap kemajuan teknologi,
> > terutama waktu itu bidang maschinenbau senantiasa tersangkut paut
> > dengan kepentingan kemiliteran. Dan segala urusan industri
> > persenjataan diurus oleh kementerian peperangan tapi resminya
> > bernama kementerian pertahanan. Sementara itu pekerjaan pokoknya
> > melancarkan pengiriman eksport alat-alat material peperangan ke
> > luarnegeri. Ketika membangun autobahn yang dikerjakan oleh tenaga
> > kerja para tawanan hasil menangkapi terutama kaum komunis, oh kalau
> > tidak salah termasuk almarhum bung Djajeng Pratomo yang baru saja
> > meninggal, dan kaum sosial-demokrat maupun orang-orang yahudi,
> > kekuasaan jaman rezim Hitler dulu menjelaskannya demi kemakmuran
> > dan kejayaan negara dan ras Jerman. Ternyata semua itu diabdikan
> > untuk persiapan PD-II. Lha pembangunan cepat-cepat yang dijelaskan
> > ini apa tidak ada sangkut-pautnya dengan pangkalan militer Tiongkok
> > di Jibouti dan di tempat-tempat yang lain itu?
> >
> > Am Thu, 22 Feb 2018 09:18:34 +0100
> > schrieb "kh djie dji...@gmail.com [GELORA45]"
> > <GELORA45@yahoogroups.com>:
> >
> >  
> > > Dari milis lain :
> > >
> > > *Jalan TOL Beijing - Xinjiang urumuqi melewati Padang Pasir
> > > sepanjang 3.171 km sudah selesai.* Kalau menurut You tube : 2582
> > > km. (terpanjang di dunia.)
> > > Hanya memakan *waktu 16 bulan dgn 30.000 orang pekerja* dan
> > > libatkan 56 pihak perencana dan pembangunan, sepanjang jalan
> > > melewatin gurun pasir dan curam.
> > > Tahukah Anda panjang jalan ini hampir *4 kali lipat jarak Jakarta
> > > Surabaya,* berarti setiap 4 bulan mereka selesaikan 1 jalan tol
> > > jaraknya Jakarta-Surabaya,
> > > Suatu prestasi Yg luar biasa hebatnya.
> > > *Ada 3 tujuan membuat jalan ini.*
> > > *1)* Mau makmur harus buatkan sarana jalan agar barang barang dari
> > > tempat terpencil bisa di kirim keluar dgn cepat dan murah biayanya
> > > langsung ke pelabuhan.
> > > *2)* Dgn adanya jalan bisa mereka tanam buah Delima merah dan
> > > pohon pohon penghijauan merobah gurun pasir menjadi padang hijau.
> > > *3)* Dgn tembusnya jalan ini dpt menjaga stabilitas keamanan dan
> > > pertahanan negara dari ibu kota Beijing sampai di Urumuqi Xinjiang
> > > dapat di tempuh dlm waktu 1 hari saja, sekalian mencapai negara
> > > Eropa dan Pakistan. Disini kita dpt belajar cara sukses satu
> > > negara dengan : 1) keuletan.
> > > 2) semangat kerja.
> > > 3) teknologi.
> > > 4) pengalaman kerja.
> > > *Semoga bermanfaat buat kita semua dan pada suatu hari nanti
> > > negara kita RI bisa maju seperti CHINA.
> > > https://www.youtube.com/watch?v=AIpzg9NEKEw  
> >
> > 
> >  

Kirim email ke