HRS berharap akan disambut bagaikan Komeini dari Iran, dimana Rakyat menyambut
kedatangan pejuang itu. Tapi usaha itu gagal, karena HRS melakukan kriminalitas
menghina lambang negara dan terlibat pornograpi dengan Firza Husein, yang
kejahatan itu tidak dilakukan oleh Komeini. Rakyat Indonesia sudah cerdas
memahami hal itu, mana yang jujur dan mana yang palsu.
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
-
Rizieq (lagi-lagi) 'batal' pulang, Amien Rais: 'Jokowi jangan macam-macam'
- 21 Februari 2018
- Bagikan artikel ini dengan Facebook
- Bagikan artikel ini dengan Twitter
- Bagikan artikel ini dengan Messenger
- Bagikan artikel ini dengan Email
- Kirim
Hak atas fotoED WRAY/GETTY IMAGESImage captionRizieq Shihab disebut akan
kembali ke tanah air dan FPI menyatakan tak akan membiarkannya ditangkap polisi.
Bandara Soekarno Hatta dan Masjid Baitul Amal di dekatnya, sudah sepi dari para
pendukung Rizieq Shihab, setelah pendiri Front Pembela Islam (FPI) itu
dipastikan batal pulang ke Indonesia pada Rabu (21/02) pagi, walau sudah
dibentuk panitia penyambutannya.
"Batal," kata pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, kepada BBC Indonesia, saat
dimintai konfirmasi mengenai kepulangan Rizieq Shihab.
"Belum waktunya," timpalnya, saat ditanya mengapa Rizieq membatalkan kepulangan
ke Indonesia.
- Rizieq Shihab (lagi-lagi) dinyatakan akan pulang, Rabu pagi
- Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kasus penodaan simbol negara
- Rizieq Shihab jadi tersangka UU pornografi: reaksi media dunia
Beberapa menit menjelang pukul sembilan pagi, massa pendukung Rizieq Sihab
sudah tak tampak di terminal kedatangan luar negeri Bandara Soekarno Hatta,
lapor wartawan BBC Indonesia Oki Budhi. Aktivitas bandara berjalan normal,
meski beberapa mobil polisi masih berjaga.
Massa juga sudah meninggalkan Masjid Baitul Amal, sejak pukul sembilan pagi,
setelah mendengar kabar Rizieq Shihab batal kembali ke Indonesia.
Hak atas fotoBBC INDONESIAImage captionBandara sudah sepi dari pendukung Rizieq
Shihab, sejak sebelum puku 09.00.
Sebelumnya, berbagai pihak, khususnya panitia penyambutan kepulangannya
menyatakan bahwa pesawat yang membawa pulang Rizieq Shihab akan mendarat di
Cengkareng pukul 09:20, Rabu pagi.
Para pendukungnya mendatangi Masjid Baitul Amal, Cengkareng, bahkan sejak
semalam sebelumnya, dengan rencana untuk berjalan kaki ke bandara pada waktunya.
Namun kemudian pantia penyambutan mengumumkan pembatalannya setelah melakukan
percakapan telepon dengan Rizieq Shihab. Kemudian Rizieq Shihab menyampaikan
seruan kepada pendukungnya melalui telepon, yang diperdengarkan melalui
pengeras suara masjid sebagaimana dilaporkan berbagai media.
"Walaupun saya senantiasa beritikad untuk pulang pada hari ini, jaga-jaga jika
di menit terakhir bisyarah sekeluarga bisa segera pulang," katanya.
"Namun sampai saat ini saya belum mendapatkan bisyarah yang bagus, apalagi
bisyarah yang menggembirakan," ujar Rizieq, seperti dikutip Detik.com.
"Jadi hari ini saya harus menunda dulu kepulangan saya," lanjutnya.
Hak atas fotoTRIBUNNEWSImage captionRizieq Shihab sudah beberapa kali disebut
akan pulang namun belum terealisasi
Ini merupakan pembatalan kelima sejak ia memutuskan tidak pulang ke Indonesia
usai umrah April tahun lalu, menghindari pemeriksaan polisi terkait dugaan
chatting dengan terduga Firza Hussein yang dianggap melanggar UU Pornografi,
dan dibantahnya.
Kali ini pun ia tidak memberi kepastian kapan akan benar-benar pulang.
"Karena harus menunggu bisyarah sehingga pulang di waktu yang tepat dan saya
akan tetap istikharah mohon petunjuk Allah SWT agar dapat bisyarah dan bisa.
Jika seluruhnya sudah dapat keputusannya, maka saya sendiri yang akan
mengumumkan kepada umat Islam di Indonesia tentang kepulangan saya Insya
Allah," papar Rizieq.
Dalam seruan lewat telepon dari Arab Saudi itu, Rizieq Shihab juga tidak
menyinggung kasus hukum yang membelitnya itu.
Justru hal itu disinggung sebelumnya oleh Amien Rais, pendiri Partai Amanat
Nasional dan mantan Ketua MPR.
"Tuduhan pornografi itu dibanding dengan prostitusi Alexis tidak ada
seperseribunya kalau dibandingkan," kata Amien Rais dalam jumpa pers
Persaudaran Alumni 212, selasa (20/2).
'Jokowi, hati-hati,' kata Amien Rais
Dalam jumpa pers itu Amien Rais yang diperkenalkan sebagai Pembina Persaudaraan
Alumni 212, memperingatkan pemerintahan Joko Widodo untuk 'tidak takabur dan
jumawa' dalam menangani Rizieq Shihab.
Pembina Persaudaraan Alumni 212, Amien Rais, bahkan memperingatkan Presiden
Joko Widodo.
"Jadi ini langsung Pak Jokowi saya sampaikan: hati-hati. Anda adalah lurah
negeri ini, beri tahu aparat keamanan jangan jumawa, jangan takabur, karena
kita juga pemilik sah negeri ini. Negeri ini milik kita semua, jadi jangan
macam-macam," kata Amien Rais, sebagaimana dilaporkan wartawan BBC Tito
Sianipar.
Dalam jumpa pers itu, Amien Rais dan para tokoh PPA 212 lain duduk di depan
spanduk besar bergambar Rizieq Shihab, yang antara lain bertuliskan 'kembalikan
imam besar kami ke Indonesia.' Tidak jelas kepada siapa seruan 'kembalikan' itu
diarahkan, karena Rizieq Shihab sendiri yang memutuskan untuk tidak pulang
sejak April lalu, dan pemerintah dan aparat Indonesia justru menyerukan
kepulangannya.
Tahun lalu, polisi menetapkan status tersangka kepada Rizieq Shihab untuk
sejumlah perkara pidana. Selain dugaan pornografi bersama tersangka lain Firza
Husein, ada pula kasus penghinaan dasar negara yang kasusnya ditangani Polda
Jawa Barat.
Persaudaraan Alumni 212 juga menuntut pemerintah untuk tidak menangkap Rizieq
Shihab ketika tiba di Tanah Air. Front Pembela Islam (FPI) bahkan mengajak
anggota-anggotanya untuk melindungi Shihab jika ditangkap aparat setibanya di
Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.
"Kalau polisi ambil paksa, kami akan ambil paksa kembali imam kami," kata Ketua
Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif, dalam konferensi pers di Gedung Dewan
Dakwah, Jakarta, Selasa (20/2).
Hak atas fotoBBC INDONESIAImage captionSejumlah tokoh Alumni 212, termasuk
Amien Rais dalam jumpa pers. Di belakang mereka, spanduk besar antara lain
bertuliskan 'kembalikan imam besar kami ke Indonesia,' kendati sebenarnya
Rizieq Shihablah yang memutuskan untuk tidak pulang.
Kelompok Persaudaraan 212 juga membentuk panitia penyambutan imam besar (PPIB)
Habib Rizieq untuk menyambut di bandara. Mereka menyatakan akan melindungi
Rizieq jika aparat menangkapnya.
Persaudaraan Alumni 212 menyerukan pemerintah untuk bisa memfasilitasi dan
menjamin keamanan Rizieq yang hendak pulang ke Indonesia.
- Pertanyaan Anda soal vonis Ahok, dari peluang bebas hingga penanganan
kasus Rizieq
- Berkunjung ke Turki, Rizieq Shihab belum juga tentukan waktu pulang
- Wajah peranakan Arab di Indonesia: Rizieq Shihab, politik identitas, dan
pertanyaan tentang stereotip
Polisi sendiri sebelumnya mengaku belum bisa memastikan apakah Rizieq akan jadi
pulang ke Indonesia. Juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Setyo Wasisto,
juga tidak bisa memastikan apakah langsung menangkap Rizieq atau tidak.
"Tergantung situasi," kata Setyo.
Massa berdatangan ke sekitar bandara
Menurut Slamet, massa pendukung Rizieq sudah mulai berdatangan dari berbagai
daerah di Indonesia sejak Selasa (20/02) malam. Mereka ada yang berasal dari
Lampung, Madura, Banten, Surabaya, hingga Kalimantan.
Mereka terkonsentrasi dan berkumpul di Masjid Baitul Amal, Cengkareng.
Rencananya mereka menginap di sana untuk berjalan kaki ke Terminal 2D menjemput
Rizieq yang diperkirakan pesawatnya mendarat pukul 09.00.
"Malam ini kita buat tabligh akbar dan istigosah di sana sampai besok kita
jemput Habib Rizieq di bandara. Massa akan terpusat di sana," ujar Slamet, yang
juga juru bicara Front Pembela Islam (FPI).
"Kami punya kewajiban untuk menyambut dan mengawal beliau," kata Slamet.
Hak atas fotoED WRAY/GETTY IMAGESImage captionFPI bertekad mengawal kepulangan
Rizieq Shihab ke Indonesia
Koordinator lapangan penjemputan Rizieq, M Rifky mengatakan bahwa mereka tidak
akan mundur meski akan dihadang aparat. Mereka berusaha untuk kooperatif dengan
aparat.
"Kami berharap Habib tiba tanpa ada korban dan gesekan. Kami tidak akan
memulai, tapi jangan dimulai (oleh aparat) juga. Kami berharap tidak ada korban
dan tidak ada darah (yang tumpah)," kata Ekki.
Perihal menjemput Rizieq, menurut dia, tidak perlu ijin polisi karena mereka
bukan berdemo. Ia menyamakan penjemputan ini sama seperti menjemput kerabat
yang pulang dari ibadah haji maupun umrah di luar negeri.
Hak atas fotoROY/AFP/GETTY IMAGESImage captionSejumlah anggota FPI dan
pendukung Rizieq Shihab bersiap menyambut kedatangannya, yang lagi-lagi batal.
Bagaimana kepastian Rizieq pulang sekarang?
Seorang diplomat Indonesia yang bertugas di Konsulat Jenderal Republik
Indonesia di Jeddah mengaku tidak mengetahui rencana kepulangan Rizieq
tersebut.. "Saya belum punya infonya," kata dia yang enggan disebutkan namanya.
FPI sendiri mengaku menyiapkan semua penjemputan itu untuk menyambut imam
mereka Rizieq Shihab yang berencana pulang. Kapan Rizieq bisa dipastikan akan
tiba di Indonesia, FPI juga tidak bisa memastikan.
"Ketika Habib Rizieq Shihab mengatakan pulang, kami siap. Sebaliknya, ketika
tidak jadi pulang, kami pun akan sami'na waatho'na. Sampai detik ini belum ada
ucapan beliau akan batal pulang," kata Slamet.
Hingga rencana kepulangan ini, sudah ada beberapa kali pihak FPI mengklaim
bahwa Rizieq akan pulang karena dicari-cari aparat keamanan. Pertama adalah
pada Juli 2017, kemudian saat bulan puasa tanggal 12 Juni 2017, lalu September
2017.
- Aksi 212: Rizieq Shihab datang dan menyeru 'penjarakan Ahok'
- Rizieq Shihab mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka
- Proses Rizieq Shihab: Kriminalisasi atau proses hukum biasa?
Ketika brlangsung 'reuni dan musyawarah nasional aksi 212,' pada 2 Desember
2017, Rizieq juga disebutkan akan pulang . Namun semuanya tidak terbukti.
Menurut Slamet, yang membedakan kali ini adalah sebelumnya tidak ada dibentuk
panitia penjemputan. Kedua, juga tidak ada pengerahan massa ke sekitar bandara.
Hak atas fotoED WRAY/GETTY IMAGESImage captionSelain kasus pornografi, Rizieq
Shihab juga jadi tersangka kasus penghinaan lambang negara21 Februari 2018
- Bagikan artikel ini dengan Facebook
- Bagikan artikel ini dengan Twitter
- Bagikan artikel ini dengan Messenger
- Bagikan artikel ini dengan Email
- Kirim
Hak atas fotoED WRAY/GETTY IMAGESImage captionRizieq Shihab disebut akan
kembali ke tanah air dan FPI menyatakan tak akan membiarkannya ditangkap polisi.
Bandara Soekarno Hatta dan Masjid Baitul Amal di dekatnya, sudah sepi dari para
pendukung Rizieq Shihab, setelah pendiri Front Pembela Islam (FPI) itu
dipastikan batal pulang ke Indonesia pada Rabu (21/02) pagi, walau sudah
dibentuk panitia penyambutannya.
"Batal," kata pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, kepada BBC Indonesia, saat
dimintai konfirmasi mengenai kepulangan Rizieq Shihab.
"Belum waktunya," timpalnya, saat ditanya mengapa Rizieq membatalkan kepulangan
ke Indonesia.
- Rizieq Shihab (lagi-lagi) dinyatakan akan pulang, Rabu pagi
- Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kasus penodaan simbol negara
- Rizieq Shihab jadi tersangka UU pornografi: reaksi media dunia
Beberapa menit menjelang pukul sembilan pagi, massa pendukung Rizieq Sihab
sudah tak tampak di terminal kedatangan luar negeri Bandara Soekarno Hatta,
lapor wartawan BBC Indonesia Oki Budhi. Aktivitas bandara berjalan normal,
meski beberapa mobil polisi masih berjaga.
Massa juga sudah meninggalkan Masjid Baitul Amal, sejak pukul sembilan pagi,
setelah mendengar kabar Rizieq Shihab batal kembali ke Indonesia.
Hak atas fotoBBC INDONESIAImage captionBandara sudah sepi dari pendukung Rizieq
Shihab, sejak sebelum puku 09.00.
Sebelumnya, berbagai pihak, khususnya panitia penyambutan kepulangannya
menyatakan bahwa pesawat yang membawa pulang Rizieq Shihab akan mendarat di
Cengkareng pukul 09:20, Rabu pagi.
Para pendukungnya mendatangi Masjid Baitul Amal, Cengkareng, bahkan sejak
semalam sebelumnya, dengan rencana untuk berjalan kaki ke bandara pada waktunya.
Namun kemudian pantia penyambutan mengumumkan pembatalannya setelah melakukan
percakapan telepon dengan Rizieq Shihab. Kemudian Rizieq Shihab menyampaikan
seruan kepada pendukungnya melalui telepon, yang diperdengarkan melalui
pengeras suara masjid sebagaimana dilaporkan berbagai media.
"Walaupun saya senantiasa beritikad untuk pulang pada hari ini, jaga-jaga jika
di menit terakhir bisyarah sekeluarga bisa segera pulang," katanya.
"Namun sampai saat ini saya belum mendapatkan bisyarah yang bagus, apalagi
bisyarah yang menggembirakan," ujar Rizieq, seperti dikutip Detik.com.
"Jadi hari ini saya harus menunda dulu kepulangan saya," lanjutnya.
Hak atas fotoTRIBUNNEWSImage captionRizieq Shihab sudah beberapa kali disebut
akan pulang namun belum terealisasi
Ini merupakan pembatalan kelima sejak ia memutuskan tidak pulang ke Indonesia
usai umrah April tahun lalu, menghindari pemeriksaan polisi terkait dugaan
chatting dengan terduga Firza Hussein yang dianggap melanggar UU Pornografi,
dan dibantahnya.
Kali ini pun ia tidak memberi kepastian kapan akan benar-benar pulang.
"Karena harus menunggu bisyarah sehingga pulang di waktu yang tepat dan saya
akan tetap istikharah mohon petunjuk Allah SWT agar dapat bisyarah dan bisa.
Jika seluruhnya sudah dapat keputusannya, maka saya sendiri yang akan
mengumumkan kepada umat Islam di Indonesia tentang kepulangan saya Insya
Allah," papar Rizieq.
Dalam seruan lewat telepon dari Arab Saudi itu, Rizieq Shihab juga tidak
menyinggung kasus hukum yang membelitnya itu.
Justru hal itu disinggung sebelumnya oleh Amien Rais, pendiri Partai Amanat
Nasional dan mantan Ketua MPR.
"Tuduhan pornografi itu dibanding dengan prostitusi Alexis tidak ada
seperseribunya kalau dibandingkan," kata Amien Rais dalam jumpa pers
Persaudaran Alumni 212, selasa (20/2).
'Jokowi, hati-hati,' kata Amien Rais
Dalam jumpa pers itu Amien Rais yang diperkenalkan sebagai Pembina Persaudaraan
Alumni 212, memperingatkan pemerintahan Joko Widodo untuk 'tidak takabur dan
jumawa' dalam menangani Rizieq Shihab.
Pembina Persaudaraan Alumni 212, Amien Rais, bahkan memperingatkan Presiden
Joko Widodo.
"Jadi ini langsung Pak Jokowi saya sampaikan: hati-hati. Anda adalah lurah
negeri ini, beri tahu aparat keamanan jangan jumawa, jangan takabur, karena
kita juga pemilik sah negeri ini. Negeri ini milik kita semua, jadi jangan
macam-macam," kata Amien Rais, sebagaimana dilaporkan wartawan BBC Tito
Sianipar.
Dalam jumpa pers itu, Amien Rais dan para tokoh PPA 212 lain duduk di depan
spanduk besar bergambar Rizieq Shihab, yang antara lain bertuliskan 'kembalikan
imam besar kami ke Indonesia.' Tidak jelas kepada siapa seruan 'kembalikan' itu
diarahkan, karena Rizieq Shihab sendiri yang memutuskan untuk tidak pulang
sejak April lalu, dan pemerintah dan aparat Indonesia justru menyerukan
kepulangannya.
Tahun lalu, polisi menetapkan status tersangka kepada Rizieq Shihab untuk
sejumlah perkara pidana. Selain dugaan pornografi bersama tersangka lain Firza
Husein, ada pula kasus penghinaan dasar negara yang kasusnya ditangani Polda
Jawa Barat.
Persaudaraan Alumni 212 juga menuntut pemerintah untuk tidak menangkap Rizieq
Shihab ketika tiba di Tanah Air. Front Pembela Islam (FPI) bahkan mengajak
anggota-anggotanya untuk melindungi Shihab jika ditangkap aparat setibanya di
Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.
"Kalau polisi ambil paksa, kami akan ambil paksa kembali imam kami," kata Ketua
Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif, dalam konferensi pers di Gedung Dewan
Dakwah, Jakarta, Selasa (20/2).
Hak atas fotoBBC INDONESIAImage captionSejumlah tokoh Alumni 212, termasuk
Amien Rais dalam jumpa pers. Di belakang mereka, spanduk besar antara lain
bertuliskan 'kembalikan imam besar kami ke Indonesia,' kendati sebenarnya
Rizieq Shihablah yang memutuskan untuk tidak pulang.
Kelompok Persaudaraan 212 juga membentuk panitia penyambutan imam besar (PPIB)
Habib Rizieq untuk menyambut di bandara. Mereka menyatakan akan melindungi
Rizieq jika aparat menangkapnya.
Persaudaraan Alumni 212 menyerukan pemerintah untuk bisa memfasilitasi dan
menjamin keamanan Rizieq yang hendak pulang ke Indonesia.
- Pertanyaan Anda soal vonis Ahok, dari peluang bebas hingga penanganan
kasus Rizieq
- Berkunjung ke Turki, Rizieq Shihab belum juga tentukan waktu pulang
- Wajah peranakan Arab di Indonesia: Rizieq Shihab, politik identitas, dan
pertanyaan tentang stereotip
Polisi sendiri sebelumnya mengaku belum bisa memastikan apakah Rizieq akan jadi
pulang ke Indonesia. Juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Setyo Wasisto,
juga tidak bisa memastikan apakah langsung menangkap Rizieq atau tidak.
"Tergantung situasi," kata Setyo.
Massa berdatangan ke sekitar bandara
Menurut Slamet, massa pendukung Rizieq sudah mulai berdatangan dari berbagai
daerah di Indonesia sejak Selasa (20/02) malam. Mereka ada yang berasal dari
Lampung, Madura, Banten, Surabaya, hingga Kalimantan.
Mereka terkonsentrasi dan berkumpul di Masjid Baitul Amal, Cengkareng.
Rencananya mereka menginap di sana untuk berjalan kaki ke Terminal 2D menjemput
Rizieq yang diperkirakan pesawatnya mendarat pukul 09.00.
"Malam ini kita buat tabligh akbar dan istigosah di sana sampai besok kita
jemput Habib Rizieq di bandara. Massa akan terpusat di sana," ujar Slamet, yang
juga juru bicara Front Pembela Islam (FPI).
"Kami punya kewajiban untuk menyambut dan mengawal beliau," kata Slamet.
Hak atas fotoED WRAY/GETTY IMAGESImage captionFPI bertekad mengawal kepulangan
Rizieq Shihab ke Indonesia
Koordinator lapangan penjemputan Rizieq, M Rifky mengatakan bahwa mereka tidak
akan mundur meski akan dihadang aparat. Mereka berusaha untuk kooperatif dengan
aparat.
"Kami berharap Habib tiba tanpa ada korban dan gesekan. Kami tidak akan
memulai, tapi jangan dimulai (oleh aparat) juga. Kami berharap tidak ada korban
dan tidak ada darah (yang tumpah)," kata Ekki.
Perihal menjemput Rizieq, menurut dia, tidak perlu ijin polisi karena mereka
bukan berdemo. Ia menyamakan penjemputan ini sama seperti menjemput kerabat
yang pulang dari ibadah haji maupun umrah di luar negeri.
Hak atas fotoROY/AFP/GETTY IMAGESImage captionSejumlah anggota FPI dan
pendukung Rizieq Shihab bersiap menyambut kedatangannya, yang lagi-lagi batal.
Bagaimana kepastian Rizieq pulang sekarang?
Seorang diplomat Indonesia yang bertugas di Konsulat Jenderal Republik
Indonesia di Jeddah mengaku tidak mengetahui rencana kepulangan Rizieq
tersebut.. "Saya belum punya infonya," kata dia yang enggan disebutkan namanya.
FPI sendiri mengaku menyiapkan semua penjemputan itu untuk menyambut imam
mereka Rizieq Shihab yang berencana pulang. Kapan Rizieq bisa dipastikan akan
tiba di Indonesia, FPI juga tidak bisa memastikan.
"Ketika Habib Rizieq Shihab mengatakan pulang, kami siap. Sebaliknya, ketika
tidak jadi pulang, kami pun akan sami'na waatho'na. Sampai detik ini belum ada
ucapan beliau akan batal pulang," kata Slamet.
Hingga rencana kepulangan ini, sudah ada beberapa kali pihak FPI mengklaim
bahwa Rizieq akan pulang karena dicari-cari aparat keamanan. Pertama adalah
pada Juli 2017, kemudian saat bulan puasa tanggal 12 Juni 2017, lalu September
2017.
- Aksi 212: Rizieq Shihab datang dan menyeru 'penjarakan Ahok'
- Rizieq Shihab mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka
- Proses Rizieq Shihab: Kriminalisasi atau proses hukum biasa?
Ketika brlangsung 'reuni dan musyawarah nasional aksi 212,' pada 2 Desember
2017, Rizieq juga disebutkan akan pulang . Namun semuanya tidak terbukti.
Menurut Slamet, yang membedakan kali ini adalah sebelumnya tidak ada dibentuk
panitia penjemputan. Kedua, juga tidak ada pengerahan massa ke sekitar bandara.
Hak atas fotoED WRAY/GETTY IMAGESImage captionSelain kasus pornografi, Rizieq
Shihab juga jadi tersangka kasus penghinaan lambang negara