Lha ini kan bukti lagi yang membenarkan tulisan yang pernah saya postingkan, 
yang bicara tentang jeratan utang Tiongkok dalam kasus pelabuhan di Srilangka. 
Tapi si Chan masih bilang :Marilah kita saksikan bersama saja bagaimana 
KENYATAAN yang terjadi". Jadi KENYATAAN yang sudah dibuktikan oleh begitu 
banyak berita tentang praktek kolonial-imperial Tiongkok masih belum cukup!!!! 
Nggak tahu KENYATAAN yang gimana lagi yang ditunggu Chan!!

 

    On Thursday, February 22, 2018 9:52 PM, "Jonathan Goeij 
jonathango...@yahoo.com [GELORA45]" <GELORA45@yahoogroups.com> wrote:
 

     Ngluruk tanpo bolo, menang tanpo ngasorake.
---“Buktinya, jalan-jalan yang terbangun tak memunyai manfaat bagi peningkatan 
perekonomian warga yang terbelakang. Bandara-bandara juga kosong,” 
tukasnya.“Lantas, apa yang didapatkan warga Maladewa? hanya utang luar negeri 
kepada Tiongkok yang terus bertumpuk dan disertai tingkat suku bunga tinggi,” 
tambahnya....“Tanpa melepaskan satu tembakan pun, Tiongkok berhasil menguasai 
lahan Maladewa, melebihi apa yang dikuasai East India Company (penjajah Inggris 
abad ke-19),” tukasnya lagi.

....
Maladewa Terancam Diambil Alih Tiongkok Karena Terjerat Hutang


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Maladewa Terancam Diambil Alih Tiongkok Karena Terjerat Hutang - Poskota...
MALADEWA – Maladewa atau Maldives, kini tengah berada dalam posisi sulit, 
ketika pemerintahnya terjerat jejari... |

 |

 |




Selasa, 20 Februari 2018 — 10:34 WIB



Kepulauan Maladewa.(Ist)

MALADEWA –  Maladewa atau  Maldives, kini tengah berada dalam posisi sulit, 
ketika pemerintahnya terjerat jejaring utang luar negeri yang bertumpuk dan 
susah terbayar.Mantan Presiden Maladewa, Mohamed Nasheed, bahkan mengungkapkan 
seluruh wilayah negerinya terancam diambil alih Tiongkok pada awal tahun 2019 
gara-gara gagal membayar utang kepada negara tersebut.“Kami tak bisa membayar 
utang  1,5 juta dolar AS dari total 2 miliar dolar AS kepada Tiongkok,” tutur 
Nasheed kepada Nikkei Asian Review saat sesi wawancara di Sri Lanka, Selasa 
(13/2/2018) pekan lalu.Kekinian, kata dia, negara yang menjadi salah satu 
destinasi wisata eksotis dunia tersebut bahkan hanya mempunyai dana 100 juta 
dolar AS untuk membiayai pengeluaran pemerintah per bulan.Nasheed, yang 
memerintah Maladewa dari tahun 2008 sampai 2012, terbang ke Inggris tahun 2016 
untuk menghindari penahanannya.Ia dianggap melanggar undang-undang 
anti-terorisme setelah memerintahkan menangkap sejumlah hakim. Kekinian, ia 
hidup sebagai pelarian di Sri Lanka.Pada Januari 2018, utang Maladewa kepada 
Tiongkok mencapai 80 persen dari keuangan negara.Sebagian besar dana utang itu 
dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan 
bandar udara.Tapi menurutnya, ambisi pemerintah Maladewa untuk melakukan 
pembangunan infrastruktur itu hanyalah “proyek kesombongan”.“Buktinya, 
jalan-jalan yang terbangun tak memunyai manfaat bagi peningkatan perekonomian 
warga yang terbelakang. Bandara-bandara juga kosong,” tukasnya.“Lantas, apa 
yang didapatkan warga Maladewa? hanya utang luar negeri kepada Tiongkok yang 
terus bertumpuk dan disertai tingkat suku bunga tinggi,” tambahnya.Maladewa 
diharuskan mulai melakukan pembayaran utang kepada Tiongkok sejak 2019 atau 
2010.“Prediksi saya, Maladewa tak bisa menyanggupi pembayaran utang terjadwal 
tersebut. Kalau itu terjadi, Tiongkok akan ‘meminta keadilan’ yakni menjadi 
pemilik dari seluruh pulau Maladewa,” terangnya.“Tanpa melepaskan satu tembakan 
pun, Tiongkok berhasil menguasai lahan Maladewa, melebihi apa yang dikuasai 
East India Company (penjajah Inggris abad ke-19),” tukasnya lagi.Ia menuturkan, 
pengambilalihan negara tersebut oleh Tiongkok sebenarnya sudah terjadi. Ia 
menuding, ada 16 pulau Maladewa yang sudah dikuasai secara ekonomi oleh 
Tiongkok.Nasheed tak mau menyebut nama 16 pulau yang diklaimnya sudah dikuasai 
Tiongkok. Namun, ia mengungkapkan Tiongkok telah membangun pelabuhan-pelabuhan 
di 16 pulau itu.“infrastruktur komersial ini bisa dengan mudah menjadi aset 
militer. Konversi semacam itu sangat sederhana. Misalnya seperti Tiongkok yang 
mendirikan pelabuhan dan setelahnya menjadi pangkalan militer di Djibouti, 
Afrika Timur, Agustus 2017. Itu adalah instalasi militer mereka pertama di luar 
negeri,” bebernya.(Tri)
  #yiv5439320118 #yiv5439320118 -- #yiv5439320118ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118ygrp-mkp #yiv5439320118hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-mkp #yiv5439320118ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-mkp .yiv5439320118ad 
{padding:0 0;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-mkp .yiv5439320118ad p 
{margin:0;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-mkp .yiv5439320118ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-sponsor 
#yiv5439320118ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118ygrp-sponsor #yiv5439320118ygrp-lc #yiv5439320118hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118ygrp-sponsor #yiv5439320118ygrp-lc .yiv5439320118ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv5439320118 #yiv5439320118actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv5439320118
 #yiv5439320118activity span {font-weight:700;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv5439320118 #yiv5439320118activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv5439320118 #yiv5439320118activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv5439320118 #yiv5439320118activity span 
.yiv5439320118underline {text-decoration:underline;}#yiv5439320118 
.yiv5439320118attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv5439320118 .yiv5439320118attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv5439320118 .yiv5439320118attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv5439320118 .yiv5439320118attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv5439320118 .yiv5439320118attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv5439320118 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv5439320118 .yiv5439320118bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv5439320118 
.yiv5439320118bold a {text-decoration:none;}#yiv5439320118 dd.yiv5439320118last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5439320118 dd.yiv5439320118last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5439320118 
dd.yiv5439320118last p span.yiv5439320118yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv5439320118 div.yiv5439320118attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv5439320118 div.yiv5439320118attach-table 
{width:400px;}#yiv5439320118 div.yiv5439320118file-title a, #yiv5439320118 
div.yiv5439320118file-title a:active, #yiv5439320118 
div.yiv5439320118file-title a:hover, #yiv5439320118 div.yiv5439320118file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv5439320118 div.yiv5439320118photo-title a, 
#yiv5439320118 div.yiv5439320118photo-title a:active, #yiv5439320118 
div.yiv5439320118photo-title a:hover, #yiv5439320118 
div.yiv5439320118photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv5439320118 
div#yiv5439320118ygrp-mlmsg #yiv5439320118ygrp-msg p a 
span.yiv5439320118yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv5439320118 
.yiv5439320118green {color:#628c2a;}#yiv5439320118 .yiv5439320118MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv5439320118 o {font-size:0;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118photos div {float:left;width:72px;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv5439320118
 #yiv5439320118reco-category {font-size:77%;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118reco-desc {font-size:77%;}#yiv5439320118 .yiv5439320118replbq 
{margin:4px;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118ygrp-mlmsg select, #yiv5439320118 input, #yiv5439320118 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118ygrp-mlmsg pre, #yiv5439320118 code {font:115% 
monospace;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-mlmsg #yiv5439320118logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-msg 
p#yiv5439320118attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118ygrp-reco #yiv5439320118reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-sponsor 
#yiv5439320118ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118ygrp-sponsor #yiv5439320118ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118ygrp-sponsor #yiv5439320118ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv5439320118 #yiv5439320118ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv5439320118 
#yiv5439320118ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv5439320118 

   

Kirim email ke