----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Lusi D.' lus...@rantar.de 
[nasional-list] <nasional-l...@yahoogroups.com>Kepada: BILLY GUNADIE 
<billyguna...@rogers.com>Cc: Gelora45 <GELORA45@yahoogroups.com>; 
nasional-l...@yahoogroups.com <nasional-l...@yahoogroups.com>; Daeng 
<menakjin...@t-online.de>; Tatiana Lukman jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45] 
<GELORA45@yahoogroups.com>; Rachmat Hadi-Soetjipto <nc-hadis...@netcologne.de>; 
Harry Singgih <harrysing...@gmail.com>; Farida Ishaja 
<farida.ish...@gmail.com>; Gol <gogo...@gmail.com>; Mitri 
<scorpio200...@yahoo.de>; Lingkar Sitompul <lingkarsitom...@gmail.com>; Ronggo 
A. <ronggo...@gmail.com>; in...@ozemail.com.au <in...@ozemail.com.au>; Oman 
Romana <oromana0...@gmail.com>; Harsono Sutedjo <harsut...@gmail.com>; 
da...@telia.com <da...@telia.com>; Sie Tik Tan <sietik....@yahoo.com>; Sahala 
Silalahi <silalahi2...@yahoo.de>; Tjoa <alitjo...@gmail.com>; Nunu Nugroho 
<n.nugr...@upcmail.nl>Terkirim: Jumat, 23 Februari 2018 21.40.49 GMT+1Judul: 
[nasional-list] Re: [GELORA45] Jalan raya Beijing-Urumqi, Sin Kiang
     
Artinya kalau bung tidak menyalahkan Hitler, ini berarti bung bisa
menerima teori yang dilaksanakan oleh Hitler untuk membinasakan ras
tertentu yang menurut anggapannya perlu dilenyapkan di muka bumi ini.

Dengan sikap demikian ini kiranya saya tidak perlu berdialog lagi
dengan bung.

Am Fri, 23 Feb 2018 01:53:07 +0000 (UTC)
schrieb BILLY GUNADIE <billyguna...@rogers.com>:

> Wah .. nuwun sewu Miss Lucy ... saya buka orang theorist dan
> sociologist, saya orang pratikel, saya cuma melihat apa adanya dari
> apa yang saya ikuti. Sampe saya ambil course Nazi-ism. Saya tidak
> menyalahkan Hitler, yang di Demonized oleh US/Barat. Hitler yang
> menyetok menyebarnya Komunisme di Eropah dan juga Catholicism yang di
> tentang Hitler. Pandangan saya terhadap beberapa penulis agak lain,
> antaranya Primo Livi (Italian Jew), Shloma Sand (French Jew), Ben
> Gurion etc ... Belakangan Walter Veith
> 
> Bisa saja Karl Marx meragukan apa yang dia katakan, saya berpendapat
> dia seorang yang langka dalam jalan pemikirannya dan juga humble.
> Sepengetahuan saya bahasa Jerman-nya bukan pake conditional ? Juga
> gas chamber hanya dongen... yang tidak mungkin meng-gas orang pada
> ruangan kamar mandi ala film Hollywood... 
> 
> On Thursday, February 22, 2018 5:05 PM, Lusi D.
> <lus...@rantar.de> wrote: 
> 
> Bung Billy Gunadie betul kalau "Komunis dan Sosialis bukannya
> gara-gara Karl Marx ...penulis dan pengarang sociology?". Itu sih
> baru kabar burung.
> 
> Nah kalau begitu lalu teori apa yang diciptakan oleh Karl Marx itu?
> Baiklah kita ikuti penjelasan dari penciptanya sendiri.
> 
> 
> Dalam suratnya kepada Weydemeyer tertanggal 5 Maret 1852, Karl Marx
> menyatakan tentang penemuan teorinya itu bukanlah masalah teori
> pengetahuan tentang klas dan perjuangan klas. Tentang anggapan ini
> pernah dibantah sendiri oleh Karl Marx, (lihat Marx/Engels Werke,
> Dietz Verlag Berlin, 1972,Band 28, Seite 507/508.), yang ditulis
> sebagai berikut:
> 
> "Adapun mengenai diri saya (Karl Marx - pen), bukanlah jasa saya
> ditemukan adanya klas-klas dalam masyarakat modern dan juga ditemukan
> adanya perjuangan di antara klas-klas itu. Jauh sebelum saya para ahli
> sejarah borjuis telah membentangkan perkembangan kesejarahan
> perjuangan klas-klas ini dan para ahli ekonomi borjuis menguraikan
> anatomi ekonomi dari klas-klas. Hal baru yang telah saya lakukan
> adalah membuktikan (nachzuweisen) :
> 
> 1 - bahwa adanya klas-klas itu hanyalah bertalian dengan fase-fase
> kesejarahan khusus dalam perkembangan produksi  - [bhs Jerman - ....,
> daß die Existenz der Klassen bloß an bestimmte historische
> Entwicklungsphasen der Produktion gebunden ist];  [bhs. Inggris - to
> show that the existence of classes is merely bound up with certain
> historical phases in the development of production;]
> 
> 2 - bahwa perjuangan klas tak terhindarkan menjurus ke diktatur
> proletariat  - [. . . , daß der Klassenkampf notwendig zur Diktatur
> des Proletariats führt]; [that the class struggle necessarily leads
> to the dictatorship of the proletariat;]
> 
> 3 - bahwa diktatur ini sendiri hanyalah merupakan peralihan ke arah
> penghapusan semua klas dan ke arah masyarakat tanpa klas-klas. - […,
> daß diese Diktatur selbst nur den Übergang zur Aufhebung aller Klassen
> und zu einer klassenlosen Gesellschaft bildet.] - [that this
> dictatorship itself constitutes no more than a transition to the
> abolition of all classes and to a classless society.]
> 
> 
> Karena itu kesimpulannya yalah: seseorang baru bisa dikatakan marxis
> kalau membenarkan penemuan yang diciptakan oleh Karl Marx itu sendiri.
> 
> Lusi.-
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Am Thu, 22 Feb 2018 20:04:53
> +0000 (UTC) schrieb BILLY GUNADIE <billyguna...@rogers.com>:
> 
> > Komunis, Kapitalis dan Sosialis bukannya gara-gara Karl
> > Marx...penulis dan pengarang sociology? Agama juga karangan
> > manusia .... brain wash .. yang menngunakan mana Tuhan.. menjatut
> > nama Tuhan ....Kalau kita lihat buku Quran atau Bible.. dari halaman
> > pertama saja membunuh atau penbuhunan ...masa Tuhan begitu? 
> > 
> >    On Thursday, February 22, 2018 8:02 AM, Lusi D.
> > <lus...@rantar.de> wrote: 
> > 
> >  Beaya perang Nazi Jerman itu dicukongi oleh kapitalis Jerman.
> >Karena
> > dlm PD-II Jerman yang kalah, maka Jerman harus membayar pampasan
> > perang. Katholik itu agama, Komunisme itu ilmu pengetahuan. Kok
> > dicampur adukkan analisisnya.
> > 
> > 
> > 
> > Am Thu, 22 Feb 2018 12:39:51 +0000 (UTC)
> > schrieb BILLY GUNADIE <billyguna...@rogers.com>:
> > 
> > > Yang jelas pada bukunya Mein Kampf, pendirian parte NAZI
> > > (Nationalis Sosializ Parti), sudah jelas dari namanya
> > > mementingkan NASIONAL dan SOSIALIS .... kemudian LEBENSRAUM
> > > gagasan Hindenburg...Jadi yang perang dengan NAZI itu sudah
> > > jelas, kaum KAPITALIS, Katholik, dan Komunis... Hitler pernah
> > > jadi anggota UNION (buruh/Komunis), melihat kolaborasi agama
> > > Katholik, dan penindasan Kapitalis...    
> > > 
> > >    On Thursday, February 22, 2018 7:22 AM, Lusi D.
> > > <lus...@rantar.de> wrote: 
> > > 
> > >  Dari sudut pandang ilmu pengetahuan geo-politik, itulah yang
> > >disebut
> > > rebutan bahan mentah untuk mengembangkan kekuasaan imperialisme
> > > negerinya. Dan ini berarti geo-politiknya sosialisme ala Tiongkok
> > > itu ikut membebek imperialisme kan? Kalau perlu PD-III dimulai
> > > dari sana dan Tiongkok sudah siap? Persetan nasib rakyat-rakyat
> > > negeri-negeri itu. Termasuk yang di Indonesia!!! Pokoknya hutang
> > > investasi dan bunganya infrastruktur dan pengembangan harus
> > > dibayar tepat waktu.
> > > 
> > > 
> > > 
> > > Am Thu, 22 Feb 2018 12:17:43 +0100
> > > schrieb "kh djie dji...@gmail.com [GELORA45]"
> > > <GELORA45@yahoogroups.com>:
> > >  
> > > > Amerika Serikat, Perancis, Jepang dengan urutan besarnya
> > > > kekuatan sudah berpangkalan di sana,
> > > > jaga keamanan lalu lintas kapal dari pembajakan.
> > > > Tiongkok sudah mendapat persetujuan Jibouti, bangun pangkalannya
> > > > dekat pangkalan Amerika.
> > > > Saudi Arabia menyusul.
> > > > Jadi ada lima negara jaga keamanan lalu lintas kapal dari
> > > > pembajakan. 5 Kekuatan Militer Bangun Pangkalan di Djibouti
> > > > <https://jakartagreater.com/lima-kekuatan-militer-bangun-pangkalan-di-djibouti/>
> > > >  Internasional <https://jakartagreater.com/internasional/>
> > > > Mar202016
> > > > 
> > > > 
> > > > Tiga kekuatan militer asing, yaitu Amerika Serikat, Perancis dan
> > > > Jepang, telah membangun kekuatan militer strategis di Djibouti.
> > > > Sementara dua negara lain, Cina dan Arab Saudi, akan segera
> > > > mendirikan basis di negara Afrika itu.
> > > > 
> > > > Djibouti memiliki luas tanah hanya 23.000 kilometer persegi,
> > > > dengan jumlah penduduk hanya 830.000 orang. Walau negara itu
> > > > tidak memiliki sumber daya alam yang perlu diperhatikan, namun
> > > > Djibouti menjadi negara penting di arena keamanan internasional.
> > > > 
> > > > Amerika Serikat menjadi kekuatan militer asing terbesar, dengan
> > > > sekitar 4.000 personel di Camp Lemonier. Kehadiran militer asing
> > > > terbesar kedua di Djibouti adalah mantan kekuatan kolonial
> > > > negara itu, Perancis, dengan sekitar 1.900 tentara.
> > > > 
> > > > Jepang memiliki sekitar 600 anggota *Maritime Self-Defense Force
> > > > *yang berotasi di fasilitas darat dan kapal angkatan laut.
> > > > Mereka beroperasi di sekitar pelabuhan Djibouti.
> > > > 
> > > > Tiongkok dan Arab Saudi baru-baru ini telah bergabung dalam
> > > > kelompok itu. Pada bulan Januari, Republik Rakyat Tiongkok telah
> > > > menyelesaikan kesepakatan dengan Djibouti. Fasilitas itu menjadi
> > > > pangkalan militer pertama Tiongkok di luar negeri.
> > > > 
> > > > Lokasi geografis Djibouti menjadi penarik kekuatan asing. Negara
> > > > itu menjadi simpul kunci di Teluk Aden-Suez Canal.
> > > > 
> > > > Wilayah itu merupakan rute perdagangan yang sangat penting untuk
> > > > ekonomi dunia, dengan dilalui sekitar 20.000 kapal. Tak hanya
> > > > itu, 20 persen ekspor global tahunan melalui jalur itu.
> > > > 
> > > > 
> > > > 2018-02-22 11:55 GMT+01:00 'Lusi D.' lus...@rantar.de [GELORA45]
> > > > < GELORA45@yahoogroups.com>:    
> > > >   
> > > > >
> > > > >
> > > > > Sejarah Jerman memberi pelajaran bahwa setiap kemajuan
> > > > > teknologi, terutama waktu itu bidang maschinenbau senantiasa
> > > > > tersangkut paut dengan kepentingan kemiliteran. Dan segala
> > > > > urusan industri persenjataan diurus oleh kementerian
> > > > > peperangan tapi resminya bernama kementerian pertahanan.
> > > > > Sementara itu pekerjaan pokoknya melancarkan pengiriman
> > > > > eksport alat-alat material peperangan ke luarnegeri. Ketika
> > > > > membangun autobahn yang dikerjakan oleh tenaga kerja para
> > > > > tawanan hasil menangkapi terutama kaum komunis, oh kalau
> > > > > tidak salah termasuk almarhum bung Djajeng Pratomo yang baru
> > > > > saja meninggal, dan kaum sosial-demokrat maupun orang-orang
> > > > > yahudi, kekuasaan jaman rezim Hitler dulu menjelaskannya demi
> > > > > kemakmuran dan kejayaan negara dan ras Jerman. Ternyata semua
> > > > > itu diabdikan untuk persiapan PD-II. Lha pembangunan
> > > > > cepat-cepat yang dijelaskan ini apa tidak ada sangkut-pautnya
> > > > > dengan pangkalan militer Tiongkok di Jibouti dan di
> > > > > tempat-tempat yang lain itu?
> > > > >
> > > > > Am Thu, 22 Feb 2018 09:18:34 +0100
> > > > > schrieb "kh djie dji...@gmail.com [GELORA45]"
> > > > > <GELORA45@yahoogroups.com>:
> > > > >
> > > > >    
> > > > > > Dari milis lain :
> > > > > >
> > > > > > *Jalan TOL Beijing - Xinjiang urumuqi melewati Padang Pasir
> > > > > > sepanjang 3.171 km sudah selesai.* Kalau menurut You tube :
> > > > > > 2582 km. (terpanjang di dunia.)
> > > > > > Hanya memakan *waktu 16 bulan dgn 30.000 orang pekerja* dan
> > > > > > libatkan 56 pihak perencana dan pembangunan, sepanjang jalan
> > > > > > melewatin gurun pasir dan curam.
> > > > > > Tahukah Anda panjang jalan ini hampir *4 kali lipat jarak
> > > > > > Jakarta Surabaya,* berarti setiap 4 bulan mereka selesaikan
> > > > > > 1 jalan tol jaraknya Jakarta-Surabaya,
> > > > > > Suatu prestasi Yg luar biasa hebatnya.
> > > > > > *Ada 3 tujuan membuat jalan ini.*
> > > > > > *1)* Mau makmur harus buatkan sarana jalan agar barang
> > > > > > barang dari tempat terpencil bisa di kirim keluar dgn cepat
> > > > > > dan murah biayanya langsung ke pelabuhan.
> > > > > > *2)* Dgn adanya jalan bisa mereka tanam buah Delima merah
> > > > > > dan pohon pohon penghijauan merobah gurun pasir menjadi
> > > > > > padang hijau. *3)* Dgn tembusnya jalan ini dpt menjaga
> > > > > > stabilitas keamanan dan pertahanan negara dari ibu kota
> > > > > > Beijing sampai di Urumuqi Xinjiang dapat di tempuh dlm
> > > > > > waktu 1 hari saja, sekalian mencapai negara Eropa dan
> > > > > > Pakistan. Disini kita dpt belajar cara sukses satu negara
> > > > > > dengan : 1) keuletan. 2) semangat kerja.
> > > > > > 3) teknologi.
> > > > > > 4) pengalaman kerja.
> > > > > > *Semoga bermanfaat buat kita semua dan pada suatu hari nanti
> > > > > > negara kita RI bisa maju seperti CHINA.
> > > > > > https://www.youtube.com/watch?v=AIpzg9NEKEw    
> > > > >
> > > > > 
> > > > >    
> > > 
> > > 
> > > 
> > >     
> > 
> > 
> >    
> 
> 
> 


    

Kirim email ke