----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Mohammad Kasim [email protected] 
[perhimpunanpersaudaraan] <[email protected]>Kepada: 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; Sahala Silalahi <[email protected]>; 
"[email protected]" 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; Roes <[email protected]>Terkirim: Minggu, 25 Februari 
2018 10.56.12 GMT+1Judul: [perhimpunanpersaudaraan] TIONGKOK TANGGAPI SANKSI AS 
TERHADAP KORUT
     


| 
| 
|  |

 | 
|  |
|  |

 | 
| Choose a language  Chinese Simplified  Chinese Traditional  Albanian  Arabic  
Belarusian  Bengali  Bulgarian  Cambodian  Croatian  Czech  English  Esperanto  
Filipino  French  German  Greek  Hausa  Hebrew  Hindi  Hungarian  Indonesian  
Italian  Japanese  Korean  Laos  Malay  Mongol  Myanmar  Nepal  Persian  Polish 
 Portuguese  Pushtu  Romanian  Russian  Serbian  Sinhalese  Spanish  Swahili  
Tamil  Thai  Turkish  Ukrainian  Urdu  Vietnamese  Uygur  Kazak  Kirgiz  LHASA  
KUMBA----------  Icelandic  Dutch  Norwegian  Danish  Finnish  Swedish  
Estonian  Lithuanian |  | Sunday    Feb 25th   2018    |

 |


|  |
| 
|  |  |  |  | 
|  | Web  indonesian.cri.cn    |  |

 |

 |


|  |
| 
| Home|Asia Tenggara|Lentera|Blitz Asia|Foto|Travel|Blog|Bahasa Mandarin 
|Pedoman Muslim|Facebook&WeChat |
|  |

 |
|  |

 |


| 
| Tiongkok Tanggapi Sanksi AS terhadap Korut |
|   2018-02-25 14:52:20  CRI |
| 


Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang kemarin (24/2) 
menyatakan, Tiongkok dengan tegas menentang sanksi unilateral terhadap badan 
usaha maupun individu Tiongkok yang dilakukan oleh AS berdasarkan undang-undang 
domestiknya. Perilaku AS itu disebut Tiongkok sebagai "pembenahan tangan 
panjang".

Baru-baru ini Kementerian Keuangan AS mengumumkan akan mengenakan sanksi baru 
terhadap Korut, juga termasuk sejumlah badan usaha, kapal dan perorangan 
Tiongkok.

Untuk itu Geng Shuang mengatakan, pemerintah Tiongkok selalu secara menyeluruh 
dan ketat melaksanakan keputusan Dewan Keamanan terkait Korut dan menunaikan 
kewajiban internasional, semua warga Tiongkok maupun badan usaha dilarang 
melanggar keputusan Dewan Keamanan. Apabila ditemukan ada yang melanggar 
keputusan Dewan Keamanan atau hukum Tiongkok, badan usaha maupun perorangannya 
pasti akan dihukum tegas berdasarkan undang-undang Tiongkok.

Jubir itu menambahkan, Tiongkok dengan tegas menentang AS mengenakan sanksi 
unilateral terhadap badan usaha atau individu Tiongkok berdasarkan 
undang-undang domestiknya, "pembenahan tangan panjang" ini ditolak tegas 
Tiongkok. Tiongkok telah meminta AS segera menghentikan kesalahan itu, demi 
menghindari kerugian kepada kedua pihak di bidang lain.
 |

 |  | 
| 
|  |
|  |
| 
|  |  |  |

 |
|  |
|  |

 | 
|  |
| 
|  |  |  |

 |
|  |

 |


|  |
| 
|
|  |

 |
| 
| 
|  |

 |

 |
|  |
|  |
| Terpopuler |
| 
|  |
| 
| • Tiongkok Harapkan Berbagai Pihak Pelihara Momentum Dialog Korut-Korsel |
| • Sidang Politbiro Komite Sentral PKT Dengar Laporan Penyusunan Rancangan 
Area Baru Xiong'an |
| • App Ponsel DU30 Resmi Diluncurkan |
| • PLTU Takalar Resmi Beroperasi |
| • Atlet Tiongkok Minta ISU Perlakukan Setiap Atlet Secara Adil |
| • Presiden dan Ketua DPR Indonesia Ucapkan Selamat Tahun Baru |
| Indeks>> |

 |

 |
|  |
|  |
| 
|  |
|  |
|  |
|  |

 |
| Komentar Pembaca |
| 
| 
| • Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota 
Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam 
memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 
60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu 
Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu 
penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di 
salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. 
Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah : |
| • 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong 
berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon 
balasan ! |
| • 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, 
judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, 
informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi. |
| • 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang 
yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer 
satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau 
dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya 
kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua 
meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia 
suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo 
yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama |
| Indeks>> |

 |

 |
|  |
| Komentar(0 Komentar)   
发布   
   - Weibo
   - QQ
   - 
   - Pengunjung
   - 手机登录
Belum ada komentar
热评话题
   
   - Turki dan AS Akan Bentuk Mekanis
   - Wakil PM Tiongkok Akan Hadiri Up
   - Bulgaria dan Hungaria Himbau UE
   - Xi Jinping Kirim Kawat Simpati A
   - Model Mobil Karting Beijing - ch
Disponsori oleh Changyan |
|  |

 |


|  |
| © China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040 |



    

Kirim email ke