From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] 
Sent: Tuesday, February 27, 2018 2:44 AM



https://news.detik.com/berita/d-3887386/alumni-trisakti-berniat-teruskan-perjuangan-ibunda-elang?_ga=2.205725328.207733820.1519670085-83830072.1519670085


Senin 26 Februari 2018, 22:51 WIB
Alumni Trisakti Berniat Teruskan 

Perjuangan Ibunda Elang
Jabbar Ramdhani - detikNews

 Foto pemakaman Hiratetty Yoga, ibunda Elang Mulia Lesmana (Dok. IKAUSAKTI) 

Jakarta - Ibunda Elang Mulia Lesmana, Hiratetty Yoga, meninggal dunia karena 
penyakit kanker yang diidapnya pada Minggu (25/2) kemarin. Bunda Tety, sapaan 
akrabnya, terus berjuang menagih pemerintah untuk menuntaskan kasus 12 Mei 
1998, yang merenggut putranya.

"Sampai akhir hayatnya, Bunda Tety terus berjuang untuk menuntaskan dan menagih 
ke pemerintah untuk kejelasan kasus 12 Mei 1998 yang merenggut nyawa putranya, 
Elang," kata Ketua Bidang Humas, Publikasi, dan Media Ikatan Alumni Universitas 
Trisakti (IKAUSAKTI) Revie Sylviana lewat keterangan tertulisnya, Senin 
(26/2/2018).

Revie mengatakan hal ini diketahui saat perwakilan pengurus IKAUSAKTI membesuk 
Bunda Tety di RS Dharmais beberapa waktu lalu. IKAUSAKTI menyatakan berdukacita 
atas meninggalnya Bunda Tety, yang pada usia tua kehilangan anak yang jadi 
harapan keluarganya.

"Sepeninggal Bunda Tety, kami seluruh aktivis Alumni Universitas Trisakti masih 
dan akan terus menagih utang penyelesaian atau penuntasan kasus ini kepada 
pemerintah sampai benar-benar tuntas," ucap Ketua IKAUSAKTI 2017-2021, Saidu 
Solihin.

Penuntasan kasus ini jadi salah satu dari empat agenda utama kepengurusan 
IKAUSAKTI. IKAUSAKTI juga akan meminta pemerintah mengakui Universitas Trisaksi 
sebagai Kampus Reformasi dan Pahlawan Reformasi.

"Fokus kami adalah perjuangan untuk status Pahlawan Reformasi. Semoga hal ini 
bisa segera terwujud menjelang peringatan 20 tahun peristiwa Tragedi 
Universitas Trisakti pada 12 Mei mendatang. Kami amat sangat mengharapkan 
dukungan dan kejelasan dari pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko 
Widodo. Semoga segera ada titik terang. Damailah di sisi-Nya, Bunda Tety. Salam 
kami untuk Elang. Kami akan lanjutkan perjuangan!" tutupnya. 
(jbr/fjp)










Kirim email ke