*Militer sedang memborong posisi di bidang administrasi sipil diberbagai
pelosok. Berani sekaliorang Papua menolak jenderal menjadi pejabat
gubernur. Ada yang menyusul?*


http://regional.liputan6.com/read/3258237/ramai-ramai-menolak-jenderal-untuk-penjabat-gubernur-papua


Ramai-Ramai Menolak Jenderal untuk Penjabat Gubernur Papua

[image: Katharina Lita] <http://www.liputan6.com/me/katharina.lita>

Katharina Lita <http://www.liputan6.com/me/katharina.lita>

05 Feb 2018, 10:29 WIB


[image: Papua]
<http://regional.liputan6.com/read/3258237/ramai-ramai-menolak-jenderal-untuk-penjabat-gubernur-papua#>

Spanduk tanda tangan Pilkada damai Papua. (Liputan6.com / Katharina Janur)

*Liputan6.com, Jayapura -* Ramai-ramai anggota DPR Papua dari lima wilayah
adat menolak usulan Mendagri yang akan menempatkan Pelaksana Tugas Gubernur
Papua dari sosok perwira tinggi TNI/Polri pada Pilkada Serentak 2018. Para
wakil rakyat itu justru meminta penjabat Gubernur Papua
<http://news.liputan6.com/read/3242499/mendagri-ingin-plt-gubernur-papua-juga-dari-jenderal-tnipolri>
harus dari sipil, sebab tugas TNI/Polri adalah pengamanan negara, bukan
masuk pada tatanan birokrasi.

Usulan dari Mendagri untuk sosok jenderal duduk di bangku Gubernur Papua
justru membuat warga Papua terus bertanya, apakah Papua selalu diidentikkan
dengan konflik pilkada yang berkepanjangan? Apalagi hubungan masyarakat di
Papua dengan aparat TNI/Polri tak pernah mesra.

"Kami yakin negara ini masih memiliki sosok seorang sipil, sebagai penjabat
Gubernur Papua. Silakan diusulkan pada provinsi lain untuk penempatan
seorang jenderal dan jangan diberikan pada Papua," kata Jhon Walil, salah
satu anggota DPR Papua dari daerah pemilihan La Pago.

Baca Juga

   -

   Perludem dan KPU Sebut Ada Penyelewengan Sistem Noken di Papua
   
<http://news.liputan6.com/read/3246923/perludem-dan-kpu-sebut-ada-penyelewengan-sistem-noken-di-papua>
   -

   Mendagri Ingin Plt Gubernur Papua Juga dari Jenderal TNI/Polri
   
<http://news.liputan6.com/read/3242499/mendagri-ingin-plt-gubernur-papua-juga-dari-jenderal-tnipolri>
   -

   Polda Papua Siagakan Satgas Anti-Hoax Hadapi Pilkada 2018
   
<http://pilkada.liputan6.com/read/3238024/polda-papua-siagakan-satgas-anti-hoax-hadapi-pilkada-2018>

Para anggota DPR Papua yakin dengan penolakan ini, Mendagri dapat mengubah
usulannya untuk Papua. Sehingga tidak menabrak undang-undang atau aturan
lainnya.

"Jangan pernah beranggapan bahwa Papua ini terus dirundung suasana konflik,
sehingga harus menurunkan perwira tinggi TNI/Polri menjadi penjabat
gubernur,” kata Yonas Nussy menambahkan.

Untuk itu, penunjukan penjabat gubernur harus membuat nyaman masyarakat di
Papua, sebab penempatan seorang jenderal pada pemerintahan justru akan
menambah masalah baru.

"Jadi sekarang, jangan menambah beban rakyat untuk berpikir ganda.
Bagaimana pun harus sosok sipil sebagai pengganti Gubernur Papua," ujarnya.

Anggota DPR Papua wilayah pemilihan Saireri, Yohanis Romsubre, justru
menuding ada rencana terselubung dalam penempatan sosok jenderal,
sebagai penjabat
Gubernur Papua
<http://news.liputan6.com/read/3246923/perludem-dan-kpu-sebut-ada-penyelewengan-sistem-noken-di-papua>.
Salah satunya dengan diformulasikan dalam Permendagri Nomor 30/2016, di
mana Permendagri ini mengamankan kepentingan kelompok tertentu.

“Ketakutan kami hari ini, kondisi itu akan berbalik. Bukannya aman, tapi
justru akan kacau, karena ada kepentingan yang mau diamankan lewat
Permendagri yang dipolitisasi,” ujar Yohanis.

1 dari 3 halaman
------------------------------
Lembaga Kultural Papua Ikut Menolak

[image: Papua]
<http://regional.liputan6.com/read/3258237/ramai-ramai-menolak-jenderal-untuk-penjabat-gubernur-papua#>

Prosesi pedaftaran salah satu kandidat kepala daerah di KPU Papua.
(Liputan6.com / Katharina Janur)

Majelis Rakyat Papua (MRP) yang merupakan lembaga masyarakat adat Papua
juga menolak usulan ini. MRP justru bingung dengan sikap Mendagri yang
terkesan memiliki ketakutan berlebihan untuk Papua. "Justru ini adalah
sebuah kemunduran dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kami merasa
aneh," kata Ketua MRP, Timotius Murib, Minggu (4/2/2018).

MRP mengklaim walaupun Papua selalu terjadi konflik saat pelaksanaan
pilkada, konflik tersebut dapat diselesaikan antara warga yang bertikai
dengan baik. "Jadi kerawanan seperti apa yang terjadi di Papua? Selama ini
kami lihat semua masalah bisa diatasi. Jangan jadikan Papua untuk ketakutan
yang berlebihan," ucapnya.

Apalagi ribuan TNI/Polri telah disebar di Papua. Jumlahnya justru lebih
banyak aparat keamanan dibandingkan dengan warga Papua. Pengamanan secara
terbuka dan tertutup juga telah dilakukan bagi masyarakat Papua.

Walau begitu, Sekda Papua, Hery Dosinaen, justru mendukung keputusan
Mendagri, Tjahjo Kumolo, yang akan menempatkan seorang jenderal sebagai
Pelaksana Tugas Gubernur Papua.

"Usulan ini adalah kewenangan Beliau. Kami di daerah siap menjalankan tugas
sesuai tupoksi," kata Hery belum lama ini.



2 dari 3 halaman
------------------------------
Konflik Pilkada Papua

[image: Papua]
<http://regional.liputan6.com/read/3258237/ramai-ramai-menolak-jenderal-untuk-penjabat-gubernur-papua#>

Kampanye salah satu pasangan di Pilkada Puncak Jaya. (Liputan6.com /
Katharina Janur

Pilkada serentak 2018 di Papua diikuti oleh tujuh kabupaten, yakni
Kabupaten Mimika, Puncak, Jayawijaya, Nduga Paniai, Deiyai dan Mamberamo
Tengah serta Pilkada Gubernur Papua.

Kepolisian Daerah Papua justru memetakan hampir semua kabupaten di Papua
rawan akan gangguan keamanan. Salah satunya adalah keterlibatan kelompok
kriminal bersenjata untuk mengacaukan Pilkada Papua.

Walau begitu, Polda Papua memiliki cara tersendiri dalam meredam konflik
ini, salah satunya terus berkomunikasi dengan tokoh adat, agama dan
masyarakat setempat untuk bekerjasama dalam proses Pilkada Papua hingga
usai.

Bawaslu justru menempatkan Provinsi Papua dan Kabupaten Mimika menjadi
daerah paling rawan dari 171 daerah yang melaksanakan Pilkada serentak
2018, menyusul Provinsi Maluku dan Kalimantan Barat.

Untuk mengantisipasi hal ini, Polda Papua bahkan membutuhan bantuan 1000-an
pasukan diluar pasukan yang dimilikinya. "Ada sekitar 2000-an personel TNI
yang dilibatkan dalam perbantuan pengamanan pilkada serentak," kata Kapolda
Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar, dalam sebuah kesempatan.

*Saksikan video pilihan berikut ini:*

* 
https://www.vidio.com/watch/1260528-soal-usulan-pejabat-polri-jadi-gubernur-ini-kata-jokowi-fokus-pagi
<https://www.vidio.com/watch/1260528-soal-usulan-pejabat-polri-jadi-gubernur-ini-kata-jokowi-fokus-pagi>*

Kirim email ke