Hallo bung Tjipto bagaimana kabarnya? Sudah lama tidak ada kabar dan tidak
tau keadaan bung. Saya sebagaimana biasa, baik-baik dan sehat-sehat saja. Tapi
beberapa hari ini jarang keluar rumah karena udara sangat dingin dan lagi di
luar banyak orang sakit.
Terima kasih pemberitauannya tentang darimana asal kutipan tulisan
Suhardiman yang saya kutip bisa ditemukan.
Salam untuk kawan-kawan kita lainnya yang ada di sana. S.Manap.
Den torsdag, 1 mars 2018 14:39 skrev "Rachmat Hadi-Soetjipto
[email protected] [GELORA45]" <[email protected]>:
Hallo Bung Manap. Selamat siang.
Kalau Bung ingin tahu dari Artikel mana kutipan itu, harap Bung buka di GOOGLE
-- "18 Mei 1963 : Presiden RI seumur hidup".
Semoga bermanfaat.
Salam - Tjipto
"S Manap [email protected] [GELORA45]" <[email protected]> hat am 1.
März 2018 um 11:05 geschrieben:
Pengangkatan Soekarno menjadi Presiden seumur hidup diusulkan oleh
militer. Waktu itu pimpinan utama militer dipegang oleh A.H Nasution. Tujuan
militer mengangkat Soekarno menjadi Presiden seumur hidup jelas untuk menjegal
PKI sebagai musuh utamanya.
Jurubicara militer dalam mengangkat Soekarno menjadi Presiden seumur
hidup adalah Suhardiman. Coba kita simak kata-kata Suhardiman di bawah ini:
"Jadi, saya melakukan by pass politik dengan cara mengusulkan
pengangkatan Soekarno menjadi Presiden seumur hidup, dengan demikian pemilu
batal. Jadi, apa yang saya lakukan adalah untuk mencegah PKI menang di pemilu,
sehingga presiden juga tidak diganti dengan tokoh-tokoh PKI dan yang terpenting
UUD 45 dan pancasila tetap menjadi dasar negara Indonesia". (Maaf, saya lupa
dari mana ucapan Suhardiman ini saya kutip).
Jauh sebelum militer mengusulkan Soekarno menjadi Presiden seumur hidup
melalui juru bicaranya Suhardiman, dalam satu rapat umum DN Aidit sebagai
ketua PKI pernah menantang: "Mari kita melaksanakan pemilihan umum". Pada
waktu itu PKI yakin kalau pemilihan umum dilaksanakan maka PKI akan menang.
(Saya ikut dalam rapat umum itu, tapi lupa dalam rangka apa dan juga tidak
ingat tanggalnya).
Usul militer supaya mengangkat Soekarno menjadi Presiden seumur hidup,
tidak dibantah oleh PKI. Sebab kalau PKI melawan/membantah, bisa diartikan PKI
menentang Soekarno.
S.Manap..
Den torsdag, 1 mars 2018 6:22 skrev "[email protected] [GELORA45]"
<[email protected]>:
Ah.... apa bedanya dengan Suharto yang selalu bilang bahwa bukan dia
yang kepingin tapi rakyat yang mau angkat dia jadi presiden terus menerus. Kalo
ga mau siapa bisa maksa?
Salahnya dia ga mau turun2 sih jadi ja ada yang ngecoup. Dan kebetulan
caranya jahat sekali dengan ngorbankan 3 juta manusia tidak bersalah. Suharto
juga ga mau turun2 jadi ada yang ngecoup juga. Dilengserkan secara paksa. Jadi
ga terhormat deh turunnya. Biarlah jadi pembelajaran generasi setelahnya.
---In [email protected], <chalik.hamid@...> wrote :
----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sie Tik Tan sietik.tan@...
[perhimpunanpersaudaraan] <[email protected]> Kepada:
"[email protected]"
<[email protected]> Terkirim: Rabu, 28 Februari 2018
21.35.52 GMT+1 Judul: Re: [perhimpunanpersaudaraan] Fw: Re: [GELORA45] Xi
Bisa Perpanjang Kekuasaan
Soekarno menjadi presiden seumur hidup bukan atas initiative serta
usaha Soekarno pribadi untuk tetap berkuasa sampai akhirnya hayatnya. Bahkan
kalau tidak salah diperkirakan ini justru usul dari AD ( Nasution?). Apakah
dng demikian Soekarno dan juga lendukung2-nya terjebak? Mengingat kegiatan
kekuatan imperialis serta kaki tangan nya , kaum reaksioner dalam negeri untuk
mendiskreditkan Soekarno. Antaranya dng mengkritik gagasan Demokrasi
Terpimpin, sebagai suatu bentuk pengekangan demokrasi, maka dng pengangkatannya
sebagai presiden seumur hidup digunakan oleh kaum imperialis serta antek2- nya
sebagai bukti bahwa Soekarno memubentuk suatu rejim otoriter. Tampak nya kaum
kiri dlm hal ini PKI juga ikut terjebak mungkin karena beranggapan kedudukan
Soekarno sebagai presiden seumur hidup bisa merupakan tameng dlm menghadapi
kaum reaksioner terutama dr kalangan AD. Dan dng ketidak kepercayaan nya pada
kekuatan rakyat revolusioner, PKI malah mengharapkan dng " teori 2 aspek dlm
kekuasaan negara" , bisa memperkuat kedudukannya dlm pemerintahan melalui
Soekarno. Ternyata illusi ini dibayar mahal dng pembataian yg besar2-an
terhadap kaum progresif Indonesia dan juga pembodohan terhadap rakyat yg tetap
masih berlaku sampai saat ini dng dipertahankan kan nya hoax G-30S/PKI sebagai
ketetapan hukum . Bahwa Soekarno, tidak secara pribadi berinisiatif atau
berusaha menjadi presiden seumur hidup , bisa disimak melalui cuplikan
pidatonya Nawaksara pada 5 Juli 1966 dibawah ini.
3. Pengertian Presiden seumur hidup Malahan dalam Sidang Umum MPRS ke-ll
pada bulan Mei tahun 1963 itu Saudara-saudara sekalian telah menetapkan saya
menjadi Presiden se-umur-hidup. Dan pada waktu itu pun saya telah menjawab
keputusan Saudara-saudara itu dengan kata-kata: “Alangkah baiknya jikalau nanti
MPR, yaitu MPR hasil pemilihan-umum, masih meninjau soal ini kembali.” Dan
sekarang ini pun saya masih tetap berpendapat demikian!
Verstuurd vanaf mijn iPad
Op 28 feb. 2018 om 05:28 heeft Chalik Hamid chalik.hamid@...
[perhimpunanpersaudaraan] < [email protected]> het
volgende geschreven:
----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: jonathangoeij@.... [GELORA45] <
[email protected]> Kepada: " [email protected]" <
[email protected]> Terkirim: Rabu, 28 Februari 2018 04.06.02 GMT+1
Judul: Re: [GELORA45] Xi Bisa Perpanjang Kekuasaan
Sekedar omongan penonton dipinggiran.
Yuan Shikai adalah contoh dalam negeri Tiongkok sendiri, bukannya dari
barat.
Contoh dari Indonesia: Soekarno, presiden seumur hidup. Soeharto, tanpa
term limit.
Dari Philipina: Ferdinand Marcos, tanpa term limit.
---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
The next Yuan Shikai? TIDAK mesti begitu! Saya YAKIN, RAKYAT
Tiongkok setelah melalui proses panjang lebih 10 tahun perjuangan RBKP yang
mereka lalui dengan gegap-gempita dengan pengorbanan penderitaan begitu banyak
orang, lalu hampir 40 tahun terakhir dengan kemajuan dahsyat pembangunan
ekonomi nasional yang mengangkat kesejahteraan dan kebahagiaan HIDUP RAKYAT
BANYAK, ... dengan sendirinya mempunyai KEMAMPUAN untuk menentukan sendiri
JALAN HIDUP yang mereka PILIH dan TENTUKAN sendiri! Rakyat Tiongkok sedang
berusaha keras mengoreksi kesalahan-kesalahan langkah perjalanan bangsa yang
terjadi dimasa, tentu termasuk sejarah kerajaan feodal ribuan tahun yl., ...
Bisa kita perhatikan bagaimana mereka senantiasa memperbaiki diri sepanjang
perjalanan pembangunan bangsa dan masyarakatnya maju lebih baik dari masa
kemasa! Kondisi dan syarat masyarakat Tiongkok tentunya TIDAK BISA
disamakan begitu saja dengan masyarakat di AS, Eropah yang sudah maju lebih
dahulu, dan TIDAK BISA hendak berlakukan ketentuan-ketentuan disana yg dianggap
“BAIK/BAGUS” itu juga di Tiongkok! Apa yang BAIK/BAGUS disana belum tentu juga
BAIK/BAGUS disini! Apa yang terjadi disitu belum tentu begitu juga yang akan
terjadi disini, ... Disana SEPENUH nya KAPTALISME bahkan sudah menjadi
IMPERIALISME, sedang di Tiongkok jalankan SOSIALISME berkarakteristik Tiongkok,
yang jelas tidak sepenuhnya sesuai dengan sistem kapitalisme dan juga berbeda
dengan sosialisme-Lenin yang ambruk dengan sendirinya itu. Tiongkok menempuh
JALAN nya SENDIRI yg TIDAK BISA disamakan begitu saja! Jadi, memang tidak
bisa disamakan begitu saja, ... dan kita sebagai penonton dari luar, yaa
seperti penonton sepakbola diatas panggung dengan segala komentar yang
dilontarkan saja. Siapa yang benar, ya lihatlah pertandingan yang sedang
berlangsung itu! Salam, ChanCT From: Jonathan Goeij
jonathangoeij@... [GELORA45] Sent: Tuesday, February 27, 2018 11:54 PM To:
Yahoogroups Subject: Re: [GELORA45] Xi Bisa Perpanjang Kekuasaan
The next Yuan Shikai? ---In [email protected], <SADAR@...>
wrote :
Masalah usul perubahan konstitusi dengan menghapuskan “masa jabatan
Ketua/Presiden dan Wk.Ketua/Presiden dihapuskan” pada Kongres Rakyat, ....
telah menimbulkan banyak pemikiran. Sebenarnya saja, kalau kita perhatikan
dengan lebih cermat, ketentuan masa jabatan yang berlaku didunia juga beraneka
ragam. AS menetapkan 2X masa jabatan, tapi di Eropah, seperti Inggris dan
Jerman tidak membatasi, begitu juga dengan Jepang, .... lalu apakah disana
terjadi kekuasaan kaisar seumur hidup? Kenyataan juga TIDAK! Bakan kalau lihat
bagaimana Bukin Di Rusia berakal, untuk meneruskan kekuassan lebih 2X masa
jabatan dengan permainan yang jeli itu, juga bisa terjadi. Entah mengapa
orang selalu jadi berpikira kekuasaan Ketua Mao di masa nya merupakan kekuasaan
kaisar seumur hidup. Padahal melihat jalan pikirannya, Ketua Mao justru
memelopori memisahkan kekuasaan Partai Komunis dan kekuasaan NEGARA, begitulah
tahun 1959, dengan resmi Mao hanya menjabat ke PKT dan Komisaris militer/TPRT,
sedang presiden dijabat oleh Liu Shaochi. Pemikiraqn demikian ini justru yang
HENDAK dilaksanakan Deng di tahun 1982, memisahkan kekuasaan PKT dan Kekuasaan
NEGARA. Tapi, nampaknya ketika itu terjadi pertarungan sengit antara fraksi
Maois dan fraksi Sosial-Demokrat, akhirnya TETAP mempertahankan 3 jabatan
(Ketua PKT, Komisaris Militer dan Presiden) dipegang seorangsaja! Dan kenyataan
sistim 3 jabatan dipegang seorang inilah yang diberlakukan sampai sekarang,
TIDAK menjalankan pemikiran Ketua Mao dan yang hendak diikuti oleh Deng!
Padahal yang saya ketahui, sistem kepemimpinan Partai Komunis itu berlandaskan
pimpinan KOLEKTIF, bukan perseorangan ketua! Yang diutamakan adalah
kepemimpinan KOLEKTIF, ... kenapa sekarang jadi menekankan perseorangan? Kenapa
tidak membuat KETENTUAN yg lebih baik dalam memilih PENERUS?! Bukan hanya
pertahankan 3jabatan pada seorang, tapi juga menghapuskan pembatasan kekuasaan
masa 2 X jabatan. Katanya hendak mengembangkan demokrasi lebih luas, ...
bukankah usul penghapusan masa jabatan itu jadi menjurus kekuasaan pada seorang
KETUA saja? Jangan berikan kekuasaan terlalu besar pada seseorang, ...! Apalagi
mengingat manusia diusia senja, memasuki usia 70 kesehatan jasmani dan rohani
nya bisa saja merosot drastis, ... begitulah Ketua Mao saat mencetuskan
Revolusi Sosialis di Tiongkok tahun 1956 terburu nafsu mewujudkan masyarakat
sosialisme di TIongkok, ... sedang saat mencetuskan RBKP diduga pemikirannya
hanyut oleh RASA-TAKUT berlebih terjadi restorasi kapitalisme di RRT. Pemikiran
berlebih yang membuat dirinya TIDAK BISA lagi mendengar apalagi menerima BEDA
PENDAPAT! Entah bagaimana akhirnya keputusan Kongres Rakyat, ... bisa dan
berhasil tidak menentang usul PKT menghapus 2X masa jabatan ini??? Salam,
ChanCT From: 'Lusi D..' lusi_d@... [GELORA45] Sent: Tuesday,
February 27, 2018 2:20 AM To: jonathangoeij@... [GELORA45] ; Gelora45 ;
[email protected] ; Daeng ; Tatiana Lukman jetaimemucho1@...
[GELORA45] ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Harry Singgih ; Farida Ishaja ; Gol ;
Mitri ; Lingkar Sitompul ; Ronggo A. ; indo1@... ; Oman Romana ; Harsono
Sutedjo ; danar@... ; Sie Tik Tan ; Sahala Silalahi ; Tjoa ; Nunu Nugroho
Subject: Re: [GELORA45] Xi Bisa Perpanjang Kekuasaan Lalu kalau
dimens bagaimana?
Am 26 Feb 2018 04:11:13 +0000
schrieb "jonathangoeij@... [GELORA45]" < [email protected]>:
> wuhuang wansui wansui wanwansui!
> 吾皇 萬歲 萬歲 萬萬歲!
>
>
#yiv0639462826 #yiv0639462826 -- #yiv0639462826ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv0639462826
#yiv0639462826ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv0639462826
#yiv0639462826ygrp-mkp #yiv0639462826hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-mkp #yiv0639462826ads
{margin-bottom:10px;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-mkp .yiv0639462826ad
{padding:0 0;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-mkp .yiv0639462826ad p
{margin:0;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-mkp .yiv0639462826ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-sponsor
#yiv0639462826ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv0639462826
#yiv0639462826ygrp-sponsor #yiv0639462826ygrp-lc #yiv0639462826hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv0639462826
#yiv0639462826ygrp-sponsor #yiv0639462826ygrp-lc .yiv0639462826ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv0639462826 #yiv0639462826actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv0639462826
#yiv0639462826activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv0639462826
#yiv0639462826activity span {font-weight:700;}#yiv0639462826
#yiv0639462826activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv0639462826 #yiv0639462826activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv0639462826 #yiv0639462826activity span
span {color:#ff7900;}#yiv0639462826 #yiv0639462826activity span
.yiv0639462826underline {text-decoration:underline;}#yiv0639462826
.yiv0639462826attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv0639462826 ..yiv0639462826attach div a
{text-decoration:none;}#yiv0639462826 .yiv0639462826attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv0639462826 .yiv0639462826attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv0639462826 .yiv0639462826attach label a
{text-decoration:none;}#yiv0639462826 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv0639462826 .yiv0639462826bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv0639462826
.yiv0639462826bold a {text-decoration:none;}#yiv0639462826 dd.yiv0639462826last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv0639462826 dd.yiv0639462826last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv0639462826
dd.yiv0639462826last p span.yiv0639462826yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv0639462826 div.yiv0639462826attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv0639462826 div.yiv0639462826attach-table
{width:400px;}#yiv0639462826 div.yiv0639462826file-title a, #yiv0639462826
div.yiv0639462826file-title a:active, #yiv0639462826
div.yiv0639462826file-title a:hover, #yiv0639462826 div.yiv0639462826file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv0639462826 div.yiv0639462826photo-title a,
#yiv0639462826 div.yiv0639462826photo-title a:active, #yiv0639462826
div.yiv0639462826photo-title a:hover, #yiv0639462826
div.yiv0639462826photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv0639462826
div#yiv0639462826ygrp-mlmsg #yiv0639462826ygrp-msg p a
span.yiv0639462826yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv0639462826
.yiv0639462826green {color:#628c2a;}#yiv0639462826 .yiv0639462826MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv0639462826 o {font-size:0;}#yiv0639462826
#yiv0639462826photos div {float:left;width:72px;}#yiv0639462826
#yiv0639462826photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv0639462826
#yiv0639462826photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv0639462826
#yiv0639462826reco-category {font-size:77%;}#yiv0639462826
#yiv0639462826reco-desc {font-size:77%;}#yiv0639462826 .yiv0639462826replbq
{margin:4px;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv0639462826
#yiv0639462826ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv0639462826
#yiv0639462826ygrp-mlmsg select, #yiv0639462826 input, #yiv0639462826 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv0639462826
#yiv0639462826ygrp-mlmsg pre, #yiv0639462826 code {font:115%
monospace;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-mlmsg #yiv0639462826logo
{padding-bottom:10px;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-msg
p#yiv0639462826attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv0639462826
#yiv0639462826ygrp-reco #yiv0639462826reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-sponsor
#yiv0639462826ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv0639462826
#yiv0639462826ygrp-sponsor #yiv0639462826ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv0639462826
#yiv0639462826ygrp-sponsor #yiv0639462826ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv0639462826 #yiv0639462826ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv0639462826
#yiv0639462826ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv0639462826