Kivlan Zein mimpi di siang bolong. Dulu saja hanya 3 juta jiwa. Dibunuh 
Suharto 1 juta (menurut Sarwo Edhi). Sekarang meningkat berpuluh kali, menjadi 
60 juta. Kivlan Zein, hahahahahahaha.
   ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>Terkirim: Minggu, 4 Maret 2018 13.09..54 
GMT+1Judul: [GELORA45] Kivlan Zein: Jika Ditotal Pengikut PKI Ada 60 Juta
     

  
Kalau pengikut PKI ada 60 jutaorang maka tentu saja Jenderal Kivlan Zein 
khawatir bahwa nantirakyat NKRI tidak banyak yang akan bisa masuk surga sebab 
dipengaruhiajaran PKI nan kafir, jadi barangkali solusinya supaya lebih banyak 
orang pergi beribadah ke tanah suci sebelum dunia kiamat. Disana sudah ada 
HabibRizieq jadi hubungan ke atas bisa beres untuk hari kemudian.Selain itu 
kalau benar jumlah pengikut PKI ada 60 juta orang makatidak mengherankan kalau 
mereka bangkit dan menysup ke mana sajatermasuk kolong tempat tidur jenderal. 
hehehehehehehe




http://www.panjimas.com/news/2018/03/03/kivlan-zein-jika-ditotal-pengikut-pki-ada-60-juta/

KivlanZein: Jika Ditotal Pengikut PKI Ada 60 Juta 

3 Mar 2018 
 

 
 
Jakarta (Panjimas.com) – Dalam diskusi kebangsaan Presidium Alumni 212, Tebet, 
Jakarta Selatan, Jumat (2/3), Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Kivlan Zein 
mengungkapkan, saat ini telah ada belasan juta orang yang menjadi pengikut 
Partai Komunis Indonesia (PKI). Jika dihitung dengan anak cucunya penganut 
komunis di Indonesia sudah mencapi 60 Juta orang.
 
“Informasinya sudah ada 15 juta pengikut plus simpatisan PKI. Totalnya bisa 60 
juta orang diprediksi dalam satu tahun ke depan PKI akan kembali bangkit di 
tanah air,” ujar Kivlan seperti diberitakan jawapos.com.
 
Kivlan yang pernah menjabat sebagai Mantan Kepala Staf Kostrad ABRI ini pun 
meyakinkan, saat ini pengikut PKI sedang melakukan gerakan pengumpulan masa 
secara perlahan-lahan. “Motifnya ingin berkuasa. Ingin mengubah menjadi negara 
komunis, menjadi negara diktator. Melarang adanya demokrasi dan tidak ada 
Tuhan,” papar Kivlan.
 
Menurut Kivlan, fenomena yang terjadi saat ini yakni sebagian orang mengaku 
mencintai Pancasila, namun di sisi lain juga mengakui paham komunisme. “Itu 
adalah kebohongan (kalau mengaku-aku Pancasila). PKI tidak mengaku adanya Tuhan 
dan Pancasila,” tegas Kivlan.
 
Bahkan Kivlan memprediksi, PKI akan melakukan berbagai cara untuk merebut 
kekuasan. Puncaknya pada pemilu 2019 nanti. “Sekarang belum berkuasa tapi sudah 
berani mengeluarkan simbol-simbol. Itu dilakukan oleh anak-anak PKI. Doktrin 
dia harus berkuasa,” terang Kivlan.
 
Karena itu, dirinya meminta umat muslim untuk berjaga-jaga terkait akan 
bangkitnya PKI di Indonesia. “Bentar lagi PKI akan bangkit, satu tahun lagi dia 
akan bangkit. Mari kita berperang,” pungkasnya. (ass/JP)




    

Kirim email ke