Partai paling berkarya : Ada penyuruh bunuh hakim, ada pembunuh Munir....
Mungkin nanti ada yang lebih hebat : Partai Ninja/partai Yakuza ?

2018-03-08 3:49 GMT+01:00 'Chan CT' sa...@netvigator.com [GELORA45] <
GELORA45@yahoogroups.com>:

>
>
> Pollycarpus dan Muchdi di Partai Berkarya, Ini Tanggapan KontraS
> Reporter:  Riani Sanusi Putri
> Editor:  Ninis Chairunnisa
> Kamis, 8 Maret 2018 07:51 WIB
> [image: Pollycarpus Budihari Priyanto memasuki taksi saat keluar dari
> Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, 29 November 2014. Mantan pilot
> Garuda itu mendapatkan pembebasan bersyarat setelah menjalani delapan tahun
> masa hukuman dari vonis 14 tahun penjara. TEMPO/Prima Mulia]
> <https://statik.tempo.co/data/2014/11/29/id_347904/347904_620.jpg>
>
> *Pollycarpus Budihari Priyanto memasuki taksi saat keluar dari Lapas
> Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, 29 November 2014. Mantan pilot Garuda itu
> mendapatkan pembebasan bersyarat setelah menjalani delapan tahun masa
> hukuman dari vonis 14 tahun penjara. TEMPO/Prima Mulia*
>
> TEMPO.CO, Jakarta – Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
> Tindak Kekerasan (KontraS) Yati Andriyani mengatakan bergabungnya
> Pollycarpus dan mantan Deputi V/Penggalangan Badan Intelejen Negara (BIN)
> Muchdi Purwoprandjono dalam satu partai, yaitu Partai
> <https://www.tempo.co/tag/partai-berkarya>Berkarya
> <https://www.tempo.co/tag/partai-berkarya>, menjadi fakta bahwa ada
> komunikasi antara keduanya.
>
> “Ini petunjuk untuk penegak hukum, bahwa ada relasi-relasi yang terjadi
> antara Pollycarpus dan Muchdi Purwoprandjono,” kata Yati kepada Tempo pada
> Rabu, 7 Maret 2018.
>
> Baca: Pollycarpus Jadi Anggota Partai Berkarya
> <https://nasional.tempo.co/read/1067525/pollycarpus-jadi-anggota-partai-berkarya>
>
> Pollycarpus dan Muchdi PR terlibat dalam kasus pembunuhan aktivis Hak
> Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib. Pollycarpus terbukti menjadi pelaku
> pembunuhan dan telah menjalani hukuman sampai dibebaskan pada 2014.
> Sedangkan Muchdi bebas dari tuduhan sebagai orang yang memerintahkan
> Pollycarpus pada 2008.
>
> Menurut Yati, Pollycarpus hanya salah satu aktor di lapangan yang
> mengeksekusi Munir. Sampai saat ini, kata dia, aktor intelektual kasus
> Munir belum diungkap.
>
> Baca: 12 Tahun Pembunuhan Munir, Ini Beberapa Keanehannya
> <https://nasional.tempo.co/read/802293/12-tahun-pembunuhan-munir-ini-beberapa-keanehannya>
>
> Yati mengatakan, saat itu hakim tidak mempertimbangkan fakta bahwa ada
> komunikasi, setidaknya 37 kali antara Pollycarpus dengan Muchdi. Menurut
> Yati, dengan bergabungnya Pollycarpus dan Muchdi di partai yang sama, maka
> semakin memperkuat fakta bahwa di antara keduanya ada hubungan dalam
> konspirasi pembunuhan Munir.
>
> “Harusnya ini bisa ditelusuri lebih lanjut dan menjadi momentum bagi
> Presiden untuk segera mengumumkan dokumen TPF Munir,” kata Yati.
>
> Menurut Yati, munculnya orang-orang yang diduga terlibat dalam pelanggaran
> HAM di ruang politik, termasuk partai politik, adalah hal terencana. Dia
> mengatakan, fenomena ini akan berdampak pada pengungkapan kasus-kasus
> pelanggaran HAM.
>
> Yati mengatakan cara seperti itu bisa membatasi atau memfilter orang-orang
> yang seharusnya dimintai pertanggung jawaban. “Ini sangat mungkin sebagai
> cara para terduga pelaku pelanggaran HAM masa lalu, maupun pihak yang
> terkait dengan kasus pembunuhan Munir untuk melindungi diri dari proses
> hukum,” kata Yati.
>
> Lama tak terdengar kabarnya, Pollycarpus dan Muchdi PR ternyata bergabung
> dengan partai politik, yaitu Partai Berkarya
> <https://www.tempo.co/tag/partai-berkarya>. Sekretaris Jenderal Partai
> Berkarya Badaruddin Andi Picunang membenarkan bahwa keduanya menjadi
> pengurus partai. "Tugasnya (Pollycarpus) memenangkan partai di Maluku dan
> sekitarnya," kata dia.
>
> 
>

Kirim email ke