----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Marco 45665 comoprim...@gmail.com 
[sastra-pembebasan] <sastra-pembeba...@yahoogroups.com>Kepada: Chalik Hamid 
<nasional-l...@yahoogroups.com>; Sunny ambon <ilmeseng...@gmail.com>; 
'arif.hars...@t-online.de' arif.hars...@t-online.de [temu_eropa] 
<temu_er...@yahoogroups.com>; K. Prawira <k.praw...@ymail.com>; Awind 
<j.gedea...@upcmail.nl>; kh djie <dji...@gmail.com>; 
"sastra-pembeba...@yahoogroups.com" <sastra-pembeba...@yahoogroups.com>; 
Jakarta Globe <jgdir...@jg.thejakartaglobe.com>; Sheila Kartika 
sheila.kart...@yahoo.com [PERS-Indonesia] <pers-indone...@yahoogroups.com>; 
wahana-n...@yahoogroups.com <wahana-n...@yahoogroups.com>; RKB 
<rumahkitabers...@yahoogroups.com>; Billy Gunadi <billyguna...@rogers.com>; 
Hsin Hui Lin <ehh...@gmail.com>; joko harsono jokohars...@yahoo.com 
[nasionalis-indonesia] <nasionalis-indone...@yahoogroups.com>Terkirim: Kamis, 8 
Maret 2018 02.01.39 GMT+1Judul: #sastra-pembebasan# Re: [nasional-list] Cadar 
Menurut Pandangan Cholil Nafis
     

.....Sedangkan HUKUM tanpa ALASAN  dan LOGIKA  ... Tidak akan lebih selain 
SUATU DUGAAN / Rekajasa  atau Pernyataan tanpa Bukti [ Statement without 
evidence > Alligation  ]
2018-03-08 1:39 GMT+01:00 Sunny ambon ilmeseng...@gmail.com [nasional-list] 
<nasional-l...@yahoogroups.com>:

     

  



Kalau mau selidiki harusramai-ramai pergi ke gurun pasir dan merasakan jika 
angin bertiup,nanti bisa tahu kalau tidak tutup aurat bisa tahu lubang 
hidung,telinga, kemasukan pasir dan juga pasir melekat di rambut, badan.Jadi 
perlu tutup aurat bila perlu harus pakai cadar. Bisa juga burqa.Demikianlah 
suatu kewajiban yang dipaksa alam.

Di NKRI ada angin sepoi-sepoibasah yang membawa udara sejuk, air banyak dan 
mandi dua atau tiga kali sehari.




http://khazanah.republika.co. id/berita/dunia-islam/islam- 
nusantara/18/03/08/p5844w366- cadar-menurut-pandangan- cholil-nafis

Cadar Menurut Pandangan Cholil Nafis

Kamis 08 Maret 2018 04:25 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
   



KetuaKomisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis 

Foto: ROL/Fakhtar K Lubis 

Cholil mengatakan seluruh tubuh kecuali wajah dan telapaktangan perempuan aurat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Dakwah Majelis UlamaIndonesia (MUI) 
Pusat KH Muhammad Cholil Nafis menerangkan cadardalam bahasa Arab disebut niqab 
atau burqa, yaitu yang menutupi wajahkecuali mata. Sedangkan hijab adalah 
sesuatu yang menutup kepala danseluruh badannya.

"Khumur adalah penutup kepala dan leher, intinya adalahperangkat dari penutup 
aurat perempuan," kata KH Cholil melaluiketerangan tertulis kepada 
Republika.co.id, Rabu(7/3).

Ia menerangkan, secara teologis dasar dalil yang menimbulkanperbedaan adalah 
firman Allah Surat An Nur Ayat 31 yang artinya "danjanganlah mereka menampakkan 
perhiasannya kecuali yang (biasa) nampakdari padanya". Kata zinah perhiasan ini 
yang jadi pangkalperbedaan ulama.

Menurut Ibn Jabiir yang boleh tampak hanya baju dan wajah. MenurutAll Auza'i 
yang boleh nampak hanya baju, wajah dan kedua telapaktangan. Menurut Ibnu 
Mas'ud yang boleh nampak seluruhnya kecualibajunya. Menurut Ibnu Abbas yang 
boleh nampak hanya wajah dan keduatelapak tangannya. Menurut Imam Malik yang 
boleh nampak seluruhtubuh, wajah dan telapak tangannya aurat wanita.

"Saya sepakat dengan fatwa Al Azhar bahwa seluruh tubuhkecuali wajah dan 
telapak tangan perempuan adalah aurat. Artinya,wajah dan telapak tangannya tak 
wajib ditutupi. Dalilnya hadis Asma'binti Abi Bakar, dan aurat wanita saat 
shalat tak wajib tutup wajah,"jelasnya.

KH Cholil menjelaskan, jadi dalam ranah fikih khilafiyah bolehmemilih dalil 
yang dianggap kuat untuk dijadikan pedoman. Namun tetapmenghormati perbedaan 
pendapat yang dianggap kuat dan dirasa lebihmaslahat oleh orang lain. Sehingga 
tidak tepat mencela apalagimelarangnya seperti Universitas Islam Negeri Sunan 
Kalijaga (UINSuka) Yogyakarta.

Ia menegaskan radikalisme menjadi alasan pelarangan niqab ataucadar, tentu 
perlu dibuktikan hasil risetnya. Kalau karena kesopanandi kampus, mana yang 
tidak sopan antara orang yang menutup auratdengan orang yang pakai pakaian 
super ketat dan transparan. 

"Pertanyaannya, mana letak kebhinekaan kita? Mana letak nalarlogik kampus Islam 
Negeri Indonesia?" ujarnya.






   

    

Kirim email ke