----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'j.gedearka' [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: "[email protected]" 
<[email protected]>; [email protected] 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; Persaudaraan 
<[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>Terkirim: Kamis, 8 Maret 2018 19.09.42 GMT+1Judul: 
[GELORA45] PKB Buka Peluang Poros Baru Bersama Demokrat & PAN di Pilpres 2019
     
 


 
 
https://tirto.id/pkb-buka-peluang-poros-baru-bersama-demokrat-amp-pan-di-pilpres-2019-cFQB
 
  Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menyerahkan KTP 
beserta kartu anggota PKB kepada Komisioner KPU Hasyim Azhari saat verifikasi 
faktual parpol oleh KPU di Kantor DPP PKB, Senin (29/1/2018). ANTARA FOTO/Reno 
Esnir  2 Shares        Reporter: M. Ahsan Ridhoi    08 Maret, 2018  dibaca 
normal 1 menit        
   -  Wacana poros baru muncul usai Wakil Ketua DPP PAN menyatakan kemungkinan 
berkoalisi dengan Demokrat dan PKB 
   Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sedang menjalin komunikasi 
dengan sejumlah partai politik berkaitan dengan koalisi di Pilpres 2019.      
tirto.id -  Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terbuka dengan kemungkinan poros 
baru bersama Demokrat dan PAN di Pilpres 2019. 
 
 "Bisa saja [poros baru]. Itu semua bagian dari dinamika demokrasi," kata 
Sekretaris Fraksi PKB, Cucun Syamsurizal pada Tirto, Kamis (8/3/2018). 
 
 Cucun menyatakan saat ini Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin 
sedang menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik berkaitan dengan 
koalisi di Pilpres 2019. 
 
 "Kader juga sudah memandatkan Cak Imin sebagai cawapres," kata Cucun. 
 
 Selain dengan partai politik, kata Cucun, Cak Imin juga menjalin komunikasi 
dengan para ulama Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam yang menjadi basis 
dukungan PKB selama ini. 
 
 "Cak Imin selalu meminta saran ulama untuk memimpin bangsa ini," kata Cucun. 
 
 Hal senada juga disampaikan Ketua DPP PKB, Lukman Edy. Menurutnya, PKB, PAN, 
dan Demokrat memang sangat berpeluang membentuk poros baru di Pilpres 2019. 
 
 "Misalnya tiga partai ini tidak bergabung dengan partai yang lain, tertuama 
poros Jokowi atau poros Prabowo, maka mereka pasti akan membentuk poros baru," 
kata Lukman, di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/3/2018).. 
 
 Namun, kata Lukman, PKB akan memutuskan sikap untuk Pillpres 2019 setelah 
melakukan Musyawarah Alim Ulama dan Rapat Pleno. "Insyaallah dalam waktu 
dekat," kata Lukman. 
 
 Wacana poros baru mulai muncul setelah Wakil Ketua DPP PAN, Yandri Sutanto 
menyatakan kemungkinan menjalin koalisi dengan Demokrat dan PKB seperti halnya 
di Pilgub DKI Jakarta pada 5 Maret lalu. 
 
 Demokrat merespons baik wacana tersebut. Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat, 
Agus Hermanto menyatakan partainya terbuka dengan kemungkinan poros baru.. 
 
 Tiga partai ini pernah bekerja sama di Pilkada DKI Jakarta 2017. Mereka 
mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Sylviana Murni. Namun, pasangan 
tersebut tak lolos putaran kedua. Kalah dari pasangan Basuki-Djarot dan 
Anies-Sandiaga. 
 
 Dari ketiga partai ini, nama sosok yang digadang maju di Pilpres 2019 adalah 
Cak Imin dari PKB, AHY dari Demokrat dan Zulkifli Hasan dari PAN. 
 
 
 
 
 
 
 
 
    

Kirim email ke