https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3909707/bahas-isu-perpecahan-bangsa-ulama-jatmi-

siap-jadi-wadah-pemersatu?_ga=2.61906348.123349378.1520709652-1395756450.1520709652


Sabtu 10 Maret 2018, 23:46 WIB


 Bahas Isu Perpecahan Bangsa, Ulama JATMI


 Siap Jadi Wadah Pemersatu

Arif Syaefudin - detikNews
Share *0* <https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3909707/bahas-isu-perpecahan-bangsa-ulama-jatmi-siap-jadi-wadah-pemersatu?_ga=2.61906348.123349378.1520709652-1395756450.1520709652#> Tweet <https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3909707/bahas-isu-perpecahan-bangsa-ulama-jatmi-siap-jadi-wadah-pemersatu?_ga=2.61906348.123349378.1520709652-1395756450.1520709652#> Share *0* <https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3909707/bahas-isu-perpecahan-bangsa-ulama-jatmi-siap-jadi-wadah-pemersatu?_ga=2.61906348.123349378.1520709652-1395756450.1520709652#> 5 komentar <https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3909707/bahas-isu-perpecahan-bangsa-ulama-jatmi-siap-jadi-wadah-pemersatu?_ga=2.61906348.123349378.1520709652-1395756450.1520709652#> Bahas Isu Perpecahan Bangsa, Ulama JATMI Siap Jadi Wadah Pemersatu Foto: Arif Syaefudin/detikcom <https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3909707/bahas-isu-perpecahan-bangsa-ulama-jatmi-siap-jadi-wadah-pemersatu?_ga=2.61906348.123349378.1520709652-1395756450.1520709652#><https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3909707/bahas-isu-perpecahan-bangsa-ulama-jatmi-siap-jadi-wadah-pemersatu?_ga=2.61906348.123349378.1520709652-1395756450.1520709652#><https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3909707/bahas-isu-perpecahan-bangsa-ulama-jatmi-siap-jadi-wadah-pemersatu?_ga=2.61906348.123349378.1520709652-1395756450.1520709652#><https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3909707/bahas-isu-perpecahan-bangsa-ulama-jatmi-siap-jadi-wadah-pemersatu?_ga=2.61906348.123349378.1520709652-1395756450.1520709652#> *Pati* - Pengurus Jam'iyyah Ahli Thoriqoh Mu'tabaroh Indonesia (JATMI) sepakat untuk meningkatkan kebangkitan persatuan umat yang saat ini tengah diuji dalam pusaran isu perpecahan. Mereka siap menjadi wadah penyatuan bangsa.

Hal tersebut menjadi kesepakatan yang muncul dalam kegiatan muktamar kesebelas Jatmi, di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an AKN Marzuqi, pimpinan KH. Ahmad Khoirunnasihin, di Dukuh Selempung, Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Pati, Sabtu (10/3/18).

Dalam muktamar tersebut, para ulama dan guru mursyid yang tergabung dalam Jatmi sepakat mendukung Pemerintahan yang sah. Mereka meyakini pemerintah akan fokus untuk menyejahterakan rakyat bila mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

"Jatmi konsen pada upaya peningkatan kebangkitan ukhuwah yang bisa menyatukan bangsa dalam bingkai NKRI, termasuk kebangkitan umat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan," jelas juru bicara Jatmi, Rangga, Sabtu (10/3/18).

Menurut Rangga, ada alasan yang menjadi dasar bagi Jatmi dalam mendukung Pemerintahan yang sah. Salah satunya, hadis Nabi yang menyebut, Allah akan memuliakan bangsa yang memuliakan pemimpinnya. *Baca juga: *Diduga Minum Obat Kuat, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Hotel <https://news.detik.com/read/2018/03/08/191635/3906206/1536/diduga-minum-obat-kuat-seorang-pria-ditemukan-tewas-di-hotel>


Sebaliknya, Allah akan merendahkan suatu bangsa yang merendahkan pemimpinnya. Karena itu, JATMI memastikan akan konsisten mengawal dan mendoakan pemerintahan yang sah untuk kebaikan rakyat.

"Pemerintahan harus kita dukung, kita tidak boleh bughat atau melawan pemerintah yang sah. Itu komitmen kita dan itu yang kita teguhkan dalam muktamar kesebelas ini," jelasnya.
*(bgs/bgs)*









Kirim email ke