----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Chan CT' sa...@netvigator.com 
[nasional-list] <nasional-l...@yahoogroups.com>Kepada: GELORA_In 
<GELORA45@yahoogroups.com>Terkirim: Senin, 12 Maret 2018 04.09.47 GMT+1Judul: 
[nasional-list] Solusi Pemkot Surabaya bagi anak putus sekolah
     


Solusi Pemkot Surabaya bagi anak putus sekolah

 Senin, 12 Maret 2018 06:50 WIB
 
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Surabaya (ANTARA News) - Pemerintah Kota Surabaya memberi solusi terhadap 
anak-anak putus sekolah dengan mengembalikan mereka ke pendidikan formal dan 
non formal serta mengembangkan minat dan bakat anak.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Surabaya, Senin, mengatakan Pemkot akan 
menyisipkan beberapa kegiatan dalam upaya mengembangkan minat dan bakat anak, 
seperti mengarahkan mereka yang kreatif, dan memberikan bimbingan usaha bagi 
anak yang ingin berwirausaha melalui program pejuang muda.

"Yang ingin usaha nanti akan kami latih, dan nanti kalau usianya sudah 18 
tahun, baru kami berikan modal," ujarnya.

Risma mengatakan bahwa esensi utama dari upaya Pemkot Surabaya kali ini adalah 
bagaimana bisa mengembalikan mereka ke sekolah, supaya mampu mengubah hidupnya 
ke arah yang lebih baik, karena orang hidup itu harus punya bekal, yakni 
pendidikan.

"Kami coba akan treatment lebih detail lagi, untuk mengetahui mereka tertarik 
di bidang apa, supaya dia langsung difokuskan kemana dan ke bisnis apa," 
katanya.

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pengendalian Penduduk, 
Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya, terus 
memperhatikan dan memfasilitasi kebutuhan anak-anak yang mengalami permasalahan 
kesejahteraan sosial.

Salah satu bentuk perhatian pemkot adalah dengan menggelar acara tatap muka 
secara langsung bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Hal itu diharapkan 
bisa menyelesaikan problematika anak putus sekolah di Surabaya.

Pada saat acara tatap muka yang digelar di eks Gedung Siola beberapa hari lalu, 
Risma menyampaikan agar mereka bisa belajar untuk hidup secara mandiri dan 
tidak terus bergantung kepada orang tua. Sebab, tidak selamanya orang tua mampu 
menopang kehidupan mereka.

Risma mengatakan bahwa setiap orang pasti butuh untuk makan dan masa depan. 
Untuk itu, ia berpesan agar anak-anak putus sekolah ini mau mengubah jalan 
hidupnya menjadi lebih baik. 
Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Fitri Supratiwi
    
  • [GELORA45] Solusi Pemkot ... 'Chan CT' sa...@netvigator.com [GELORA45]
    • [GELORA45] Fw: [nasi... Chalik Hamid chalik.ha...@yahoo.co.id [GELORA45]

Kirim email ke