----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Chan CT' sa...@netvigator.com 
[GELORA45] <GELORA45@yahoogroups.com>Kepada: GELORA_In 
<gelor...@yahoogroups..com>Terkirim: Selasa, 13 Maret 2018 00.08.03 GMT+1Judul: 
Fw: [GELORA45] Dalam Survei Prabowo Kalah dari Jokowi, Ini Kata,DPP Gerindra 
---- Alasan Prabowo Subianto Tak Hadiri Deklarasi Capres oleh Gerindra
     

  From: 'j.gedearka' j.gedea...@upcmail.nl [GELORA45] Sent: Tuesday, March 13, 
2018 3:29 AM


 

https://nasional.tempo.co/read/1069121/dalam-survei-prabowo-kalah-dari-jokowi-ini-kata-dpp-gerindra?

TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_2


Dalam Survei Prabowo Kalah dari Jokowi, Ini Kata 


DPP Gerindra 
Reporter: 
M Yusuf Manurung
Editor: 
Juli Hantoro
Selasa, 13 Maret 2018 01:13 WIB   
Sekretaris Jendral Partai Gerindra, Ahmad Muzani, memberi sambutan saat 
perayaan puncak ulang tahun ke-10 di Lapangan Arcici di Jakarta, 11 maret 
2018.. Dewan Pimpinan daerah Partai Gerindra DKI Jakarta mendeklarasikan 
Prabowo Subianto sebagai calon Presiden pada pemilihan 2019. TEMPO/Fakhri 
Hermansyah
 
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi DPP 
Gerindra Prasetyo Hadi tidak mengkhawatirkan hasil beberapa lembaga survei yang 
menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto kalah dibanding Jokowi.

Menurut dia, survei itu hanya sebagai bahan pertimbangan untuk merumuskan 
strategi bukan patokan menang atau kalah. "Kita yakin. Insyaallah kita akan 
menang," katanya di DoubleTree Hotel, Jakarta Pusat, Senin, 12 Maret 2018.

Baca juga: Alasan Prabowo Subianto Tak Hadiri Deklarasi Capres oleh Gerindra

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan elektabilitas yang 
lebih rendah dari inkumben itu, karena saat ini Prabowo belum melakukan 
gerakan. Dia yakin angka itu akan naik. "Diam aja gak ngapa-ngapain angkanya 
cukup fantastis," katanya.

Simulasi yang dilakukan oleh lembaga survei Poltracking Februari lalu, 
elektabilitas Jokowi masih unggul 55,9 dibandingkan dengan Prabowo di angka 
29,9 persen.

Baca juga: Muzani Teruskan Dukungan Gerindra Jakarta ke Prabowo Subianto

Desember 2017, survei Indo Barometer menunjukan elektabilitas Jokowi mencapai 
34,9 persen sedangkan Prabowo hanya 12,1 persen. Sedangkan dalam Survei PolMark 
elektabilitas Jokowi berkisar 50,2 persen dan Prabowo 22 persen.


                                                                                
         ==============

https://nasional.tempo.co/read/1068911/alasan-prabowo-subianto-tak-hadiri-deklarasi-capres-oleh-gerindra


Alasan Prabowo Subianto Tak Hadiri Deklarasi 


Capres oleh Gerindra 
Reporter: 
Arkhelaus Wisnu Triyogo
Editor: 
Rina Widiastuti
Senin, 12 Maret 2018 13:25 WIB   
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. TEMPO/Dhemas Reviyanto
 
TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan 
deklarasi Dewan Pimpinan Daerah untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai calon 
presiden adalah inisiatif daerah. Fadli menyebutkan Prabowo Subianto sedang 
berada di luar negeri ketika deklarasi dukungan itu dilakukan oleh pengurus 
daerah.

"Kalau deklarasi itu inisiatif dari daerah-daerah dari DPD di seluruh 
Indonesia, tapi memang Pak Prabowonya masih di luar negeri," kata Fadli Zon di 
Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 12 Maret 2018. Fadli mengatakan 
Prabowo akan tiba di Indonesia pada 15 Maret 2018.

Baca: 4 Pertimbangan Prabowo Subianto Sebelum Maju Jadi Capres 2019

Fadli Zon mengatakan deklarasi untuk mengusung Prabowo sebagai calon presiden 
akan diselenggarakan setelah rapat koordinasi nasional pada April 2018. 
"Setelah itu baru akan deklarasi," ujarnya. Menurut dia, keputusan ini pun 
masih harus dikomunikasikan dengan koalisi partai pendukung Prabowo.

Partai Gerindra, kata Fadli Zon, menegaskan bakal mengusung Prabowo. "Bukan 
orang lain, tapi untuk cawapres, kami akan mendudukkannya dengan mitra calon 
koalisi," ujarnya. Pembahasannya, kata dia, berkaitan dengan elektabilitas, 
kapasitas, dan kapabilitas calon.

Ahad, 11 Maret 2018, DPD Gerindra DKI Jakarta mendeklarasikan Ketua Umum 
Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden yang akan berlaga dalam 
Pemilihan Presiden 2019. Deklarasi ini, kata Ketua DPD DKI Jakarta Partai 
Gerindra, M. Taufik, adalah bentuk penyerapan suara masyarakat, khususnya di 
DKI Jakarta, untuk menyampaikan aspirasi kepada pengurus pusat agar segera 
mencalonkan sang ketua umum sebagai capres.

Baca: Muzani Teruskan Dukungan Gerindra Jakarta ke Prabowo Subianto

Atas dorongan dari masyarakat itu, Taufik meyakini bahwa Prabowo Subianto akan 
menanggapi usulan pengurus daerah secara positif. "Setelah ini saya kira DPP 
menyahuti karena ini kan suara masyarakat," kata Taufik, Ahad, 11 Maret 2018.











    

Kirim email ke