----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Marco 45665 [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: Chalik Hamid 
<[email protected]>Cc: GELORA_In <[email protected]>; 
'[email protected]' [email protected] [temu_eropa] 
<[email protected]>; Persaudaraan 
<[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>Terkirim: Rabu, 14 Maret 2018 22.47.11 GMT+1Judul: Re: 
[nasional-list] MPR dan UKP PIP Sepakat Hidupkan GBHN
     

GBHN -  MPR & TITIEK SOEHARTO  > Suatu Paduan (Mischung) yang sangat 
Controversial dan Fake    
   - ​ Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) >  Titiek Soeharto (Ketua MPR )  
setuju agar GBHN dihidupkan kembali   


.... COBA Kita semua minta agar  TITIK SOEHARTO berpidato langsung secara resmi 
di SIDANG MPR dan Menerangkan ( juga dalam bentuk Tertulis ) untuk memberikan 
Penjelasan dan MENERANGKAN dengan se -jelas2-nya  kepada Publik dan Masyarakat 
Bangsa ini:  APA ITU GBHN ?  >> APA DASAR2 POKOK , ISI ,DAN TUJUAN GBHN >> 
APAKAH GBHN itu Suatu System, Filosofi, Ajaran atau Doktrin ataukah Policy 
Pemerintah
>>APAKAH  GBHN dan TITIEK SOEHARTO selaku KETUA MPR  dan sebagai  GOLKAR   ( 
>>melalui Pengesyahan Undang2 yang misalnya akan disulkan DPR RI ) akan juga 
>>memberikan dan menyetujui untuk memberikan PELUANG BAGI dan atau akan 
>>berusaha  Memaksakan USULNYA dan atau akan MENGUSULKAN PEMBERIAN GELAR '' 
>>GELAR PAHLAWAN BESAR NASIONAL SEPANJANG MASA''  kepda PARA KORUPTOR KAKAP 
>>(misalnya untuk Bapaknya ) .... dan Apakah JUGA MPR yang dipimpin TITIEK 
>>SOEHARTO dalam Rangka GBHN akan memberi peluang yang menguntungkan (melalui 
>>Undang2 ) bagi TUKANG BAYAR SUARA, TUKANG SOGOK, MANIPULATOR HUKUM, PREMAN2 
>>POLITIK , Para PETRUS , PENCULIKKAN POLITIK, SPEKULAN LAHAN DAN TANAH 
>>PERTANIAN serta LAHAN2 KEHUTANAN, dan PARA PENYELUNDUP SEGALA JENIS KEKAYAAN 
>>MILIK NEGARA , bagi PARA PENGUSAHA MONKEY BUSINESS, bagi PARA INGKAR PAJAK 
>>dan PELUANG bagi PARA PEMILIK  ACCOUNT2 GELAP DI LUAR NEGRI ... dan PEMILIK 
>>ASSET GELAP (tanpa Nama ] di dalam dan terutama di Luar Negri...? 
Sementara sekian dulu tentang GBHN DAN MPR ( TITIEK SOEHARTO ).....YANG TIBA2 
BEGITU SANTER  DIBICARAKAN LAGI ..... ( JELAS  hanya untuk menarik Pergatian 
dan mencari Suara menjelang PEMILU 2019 yad. dan untuk Usaha satu2nya :Yang dng 
Afdiknya Tommy Soeharto sedang Mencari Pendukung dan Dukungan dikalangan ATAS 
untuk BISA MENJADIKAN BAPAKNYA yang udah diliang Kubur itu menjadi PAHLAWAN 
...entah Pahlawan APA.... 
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------>>
 Yang jelas seperti dikatakan ORANG2 BIJAK yang RATIONIL mengatakan sbb: KITA 
TAK PERLU BANYAK PAHLAWAN YANG SUDAH MATI  ( sudah Tidak bisa lagi memberikan 
Sesuatu kpd Bangsa...)...tapi Kita BUTUH 2 -  3 PAHLAWAN YANG MASIH HIDUP dan 
GIGIH dan PROFESIONAL - TANPA CACAT HUKUM  BERJUANG DAN MEMPERJUANGKAN NASIB 
dan MASA DEPAN  BANGSA DAN NEGARANYA 


2018-03-14 20:48 GMT+01:00 'j.gedearka' [email protected] [nasional-list] 
<[email protected]>:

     
 


 
 
https://tirto.id/mpr-dan-ukp- pip-sepakat-hidupkan-gbhn-cGbi
 
  Ketua MPR Zulkifli Hasan. ANTARA FOTO/Reno Esnir.  0 Shares        Reporter: 
M. Ahsan Ridhoi    14 Maret, 2018  dibaca normal 1 menit        
   -  Soal GBHN, Megawati Soekarnoputri akan menjadi perantara konsultasi 
antara MPR, UKP PIP dengan Jokowi 
   GBHN diperlukan dihidupkan agar pemimpin Indonesia memiliki visi dan misi 
yang sama dalam membangun Indonesia.       tirto.id ​​- Majelis Permusyawaratan 
Rakyat (MPR) dan Unit Kerja Pemerintah Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) 
bersepakat menghidupkan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang 
telah dihapus sejak reformasi. 
 
 Kesepakatan ini diambil usai pertemuan antara MPR dengan UKP PIP hari ini, 
Rabu (14/3/2018), di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat. 
 
 Ketua MPR, Zulikifli Hasan menyatakan MPR dan UKP PIP bersepakat pembangunan 
di Indonesia terganggu karena tidak ada GBHN. Sehingga, perlu amandemen 
terbatas terhadap UUD 1945 untuk menghidupkan kembali GBHN. 
 
 "Ada yang perlu kembali, ada yang tadi akhirnya ketemu satu titik terang, 
perlunya amandemen terbatas, itu yang disepakati. Mengenai perlunya kami punya 
haluan negara. Itu nanti yang akan kami konsultasikan," kata Zulkifli, di 
Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018). 
 
 Selain itu, menurut Zulkifli, GBHN diperlukan agar pemimpin Indonesia memiliki 
visi dan misi yang sama dalam membangun Indonesia ke depannya dan pembangunan 
bisa berkesinambungan. 
 
 "Oleh karena itu diambil kesimpulan, perlukah atau pembangunan kita seperti 
apa sekarang. Bupati punya visi misi, gubernur, presiden punya visi misi, 
sambungannya tidak mudah. Ganti menteri, ganti kebijakan," kata Zulkifli. 
 
 Hal yang sama disampaikan Anggota MPR, Ahmad Basarah. Menurutnya, GBHN 
diperlukan agar pembangunan tidak seperti tari poco-poco yang maju dua langkah, 
mundur tiga langkah alias stagnan. 
 
 "Nanti hasil kesepakatan ini akan dikonsultasikan ke Presiden Jokowi," kata 
Basarah di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2018). 
 
 Menurut Basarah, Megawati Soekarnoputri akan menjadi perantara konsultasi 
antara MPR, UKP PIP dengan Jokowi. Setelah itu, hasil konsultasi akan 
disampaikan ke ketua umum parpol-parpol di MPR. 
 
 "Kalau sudah ada persetujuan presiden kan nanti kuat," kata Basarah. 
 
 Akan tetapi, Basarah menyatakan hidupnya kembali GBHN tidak akan menghapus 
sistem pemilihan langsung yang berlangsung saat ini. 
 
 "Jadi presiden tidak akan menjadi mandataris MPR," kata Basarah. 
 
 Pertemuan antara MPR dan UKP PIP dihadiri Megawati Soekarnoputri, Mahfud MD, 
Try Sutrisno dan sejumlah tokoh lainnya. Pertemuan tersebut berlangsung 
tertutup selama lebih kurang 2 jam. 
 
 Baca juga:    
   - ​​Aburizal Bakrie Dukung Penerapan GBHN
   - GBHN Dihidupkan Lagi, PKS Mendukung
  
 
 Baca juga artikel terkait GBHN atau tulisan menarik lainnya M. Ahsan Ridhoi  
  (tirto.id - san/yan)  
 
 
 
 
 
  

   

    

Kirim email ke