Makanya saya bilang, sampai kapanpun Indonesia itu tidak akan maju karena 
pikiran cupat pemuka2 islamnya. Agama selalu dinomor satukan bukannya yang bisa 
bikin Indonesia maju. Selamat ngayal Indonesia bisa maju dengan orang2 seperti 
si soleha ini 

 
 

---In [email protected], <ilmesengero@...> wrote
 

 Apakah tidak baik kalau Jokowi gandengn tokoh “kafir”? Apakah keharusan yang 
dimaksudkan supaya tidak bertentangan dengan ayat  Ali Imran 28 dan Al Maa-idah 
51?
 

 
https://www.antaranews.com/berita/693747/gus-sholah-jokowi-harus-gandeng-tokoh-islam
 
https://www.antaranews.com/berita/693747/gus-sholah-jokowi-harus-gandeng-tokoh-islam
 Gus Sholah: Jokowi harus gandeng tokoh Islam Sabtu, 17 Maret 2018 19:26 WIB
 


 KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) (ANTARA FOTO/Syaiful Arif)
 Jombang (ANTARA News) - Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, Jawa 
Timur, KH Salahuddin Wahid mengatakan Joko Widodo (Jokowi) harus menggandeng 
tokoh Islam dalam Pemilihan Presiden 2019.

"Saya kira begitu. Kalau bukan dari Islam pemilih Pak Jokowi bisa jauh 
berkurang," kata Gus Sholah, sapaan akrab adik kandung Gus Dur itu di Jombang, 
Sabtu.

Menurut rektor Universitas Hasyim Asyari itu, Jokowi bisa memilih tokoh Islam 
dari kalangan partai politik maupun nonparpol.

"Banyak pilihan. Dari parpol misalnya Rommy (ketua umum PPP M Romahurmuziy), ia 
calon yang baik. Dari luar parpol misalnya Pak Mahfud MD, juga calon yang 
baik," katanya.

Menurut mantan ketua PBNU itu, pemilihan calon wakil presiden yang tepat akan 
turut menentukan kemenangan pasangan capres-cawapres mendatang karena capresnya 
hampir pasti hanya dua, yakni Jokowi dan Prabowo Subianto.

"Calon ketiga sulit untuk diwujudkan. Jadi tinggal siapa yang jadi pendamping 
dua calon itu. Masih ada waktu beberapa bulan untuk menentukan," katanya.

Mantan wakil ketua Komnas HAM itu pun tak setuju seandainya Pilpres 2019 hanya 
diikuti satu calon.

"Calon tunggal kurang bagus bagi demokrasi," kata cawapres pada Pilpres 2004 
berpasangan dengan Wiranto itu.

Sementara itu Ketua Umum PPP M Romahurmuziy mengatakan partainya terus 
berkomunikasi dengan partai-partai yang berkomitmen mengusung Jokowi pada 
Pilpres 2019 untuk memberikan cawapres terbaik sesuai kebutuhan Jokowi.

"Kami PPP berfokus pada apa-apa yang dibutuhkan presiden ke depan karena tugas 
wakil itu mendampingi presiden," katanya.
 Pewarta: Sigit Pinardi
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2018
 






Kirim email ke