----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Jonathan Goeij 
[email protected] [GELORA45] <[email protected]>Kepada: 
Yahoogroups <[email protected]>Terkirim: Senin, 19 Maret 2018 15.44.08 
GMT+1Judul: [GELORA45] FUIR Desak Anies-Sandi Mundur karena Abaikan Umat dan 
Habib Rizieq
     






FUIR Desak Anies-Sandi Mundur karena Abaikan Umat dan Habib Rizieq


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Netralnews.com - FUIR Desak Anies-Sandi Mundur karena Abaikan Umat dan H...

Netralnews.Com

Sejumlah massa yang menamakan diri Forum Ummat Islam Revolusioner (FUIR), 
berdemonstrasi depan Gedung DPRD DKI J...
 |

 |

 |



Senin, 19 Maret 2018 | 16:30 WIB



NNC/Adiel ManafeForum Ummat Islam Revolusioner (FUIR), berdemonstrasi depan 
Gedung DPRD DKI Jakarta


JAKARTA, NNC - Sejumlah massa yang menamakan diri Forum Ummat Islam 
Revolusioner (FUIR), berdemonstrasi depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin 
(19/3/2018) siang.

Dengan mobil komando, massa aksi membawa spanduk dan pamflet yang bertuliskan 
'Anies-Sandi Hanya Manfaatkan Suara Umat Islam', 'Penista Agama Mau Lari Dari 
Jerat Hukum, Anies Diam', 'Anies Hanya Retorika Tak Bela Umat dan Ulama.'

Aksi ini digelar karena mereka merasa kecewa terhadap Gubernur dan Wakil 
Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan - Sandiaga Uno, yang tak peduli dengan 
berbagai persoalan yang dihadapi umat Islam, salah satunya soal ulama yang 
dizalimi, seperti Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab.

Padahal, menurut mereka, kemenangan Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017tak lepas 
dari andil Habib Rizieq dan perjuangan umat Islam.

"Anies-Sandi telah mulai meninggalkan perjuangan dan menjauhi umat yang telah 
bersusah payah mendukungnya," ujar Koordinator FUIR M. Al-Fatih di depan Gedung 
DPRD DKI.

Sebagai contoh, ia menyinggung Anies yang tidak pernah bersilaturahmi dengan 
Habib Rizieq yang kini berada di Mekkah, Arab Saudi. "Saat tokoh-tokoh, umat 
bersilaturahmi mengunjungi HRS di pengungsian, Anies hanya diam," paparnya.

Kemudian, lanjut Al-Fatih, ketika Habib Rizieqdikabarkan pulang ke Indonesia, 
umat berbondong-bondong menggelar acara penyambutan, namun Anies seakan-akan 
tak peduli.

"Umat Islam berbondong-bondong ingin menyambutnya dan menimbulkan kegaduhan dan 
perdebatan tajam di masyarakat, Anies tak melakukan pembelaan apa-apa, Anies 
hanya diam," lanjutnya.

Tak hanya itu, Fatih juga menyinggung sikap diam Anies saat terpidana kasus 
penista agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bermanuver untuk melakukan 
peninjauan kembali (PK) terhadap kasusnya.

Atas semuanya itu, mereka meminta DPRD DKI Jakarta memanggil Anies-Sandi untk 
menanyakannya alasan mereka yang tak peduli dengan nasib umat dan ulama.

"DPRD DKI harus panggil Anies-Sandi dan menanyakan kenapa Anies diam saja 
ketika ulama dizolimi," ujar salah seorang orator di atas mobil komando.

Bahkan orator itu mendesak Anies-Sandi mundur dari jabatan mereka sebagai orang 
nomor satu dan dua di ibukota. "Wakil rakyat harus memanggil (Anies-Sandi), 
atau segera saudara Anies-Sandi untuk mundur dari Gubernur dan Wakil Gubernur 
DKI Jakarta," tegasnya.


Reporter : Adiel ManafeEditor : Wulandari Saptono
    

Kirim email ke