Birokrasi Tak Boleh Hambat Kerja BUMD 
http://nusantara.rmol.co/read/2018/03/20/331503/Birokrasi-Tak-Boleh-Hambat-Kerja-BUMD-
 Gubernur & Wakil Gubernur DKI Sulit Diakses 
  SELASA, 20 MARET 2018 , 10:55:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

 
http://rmol.co/images/berita/normal/2018/03/694669_11011120032018_Anies-Baswedan-Sandiaga-Uno.jpg
 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno/Net

 
 RMOL. Birokrasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dinilai menghambat kiner­ja 
Badan Usaha Mi­lik Daerah (BUMD). Kondisi ini sangat merugikan warga Jakarta.

 Untuk itu, DPRD DKI Jakarta mengingatkan Gubernur Anies Baswedan agar tim yang 
diben­tuknya tidak menjadi pengham­bat kerja BUMD seperti dialami PD Dharma 
Jaya. 

"Informasi yang saya dapat, sekarang ini BUMD sulit men­gakses Gubernur dan 
Wakil Gubernur karena harus bertemu dengan tim-tim lebih dulu. Pa­dahal, kerja 
BUMD saat ini su­dah cepat. Janganlah birokrasi menjadi penghambat," kata 
anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike saat di­hubungi, kemarin. 

Yuke menuturkan, dana Pub­lic Service Obligation untuk PD Dharma Jaya Rp 41 
miliar berlarut-larut dicairkan karena permasalahan birokrasi. Padahal uang 
untuk mengendalikan harga daging itu sudah tersedia. 

"Sebentar lagi bulan Rama­dan dan Idul Fitri. Tahun lalu harga Sembako, Daging 
Sapi dan Ayam terkendali karena kerja BUMD Pangan termasuk PD Dharma Jaya. Saya 
prediksi kalau BUMD Pangan ini diotak-atik kepentingan politik, sangat berisiko 
terhadap harga pangan saat Ramadan dan Lebaran nanti," jelasnya. 

Seperti diketahui, Direktur Utama (Dirut) PD Dharma Jaya Marina Ratna Dwi 
Kusumajati merasa sangat kecewa dengan kondisi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 
di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan. Saking kecewanya, dia berniat 
mundur dari jabatan direktur BUMD. 

Menurutnya, banyak masalah di bawah kepemimpinan Guber­nur Anies Baswedan. 
Misalnya, proses pencairan dana public service obligation (PSO) yang terlampau 
lama. 

Dana PSO itu belum cair dari November 2017 hingga Maret 2018. Hal itu membuat 
Direktur BUMD seperti dirinya sangat ke­bingungan karena harus mencari dana 
talangan untuk November hingga Desember 2017. 

Selain itu, dana reimburse untuk Desember 2017 juga be­lum dapat dicairkan. 
Padahal, kebutuhan daging ayam untuk warga yang disubsidi harus terus dipenuhi. 

Tak hanya itu, sekarang kerja sama antar-SKPD tidak berjalan dengan baik. Di 
bawah kepemimpinan Anies, SKPD seperti bermain send­iri-sendiri tanpa 
koordinasi sama sekali. 

Hal itu sangat menghambat sistem pelayanan masyarakat. Akibat masalah di atas 
ban­yak masyarakat yang dirugi­kan. ***

 

 

 

Kirim email ke