Presiden Xi Peringatkan Upaya Separatisme Taiwan
C-5 | Rabu, 21 Maret 2018 | 12:17

http://sp.beritasatu.com/home/presiden-xi-peringatkan-upaya-separatisme-taiwan/123308

Sejumlah pelajar dan mahasiswa Taiwan terus menyuarakan keinginan untuk 
membebaskan diri dari pemerintah Tiongkok. [theguardian] 

Berita Terkait

  a.. Tiongkok Ancam Aksi Militer Jika AS Teruskan RUU Terkait Taiwan 
  b.. Tiongkok Setujui Amandemen Konstitusi Loloskan Xi Presiden Seumur Hidup 
  c.. 2018, Belanja Militer Tiongkok Capai US$ 175 Miliar 
  d.. Soal Jinping, Gedung Putih Tak Ambil Pusing 
  e.. Ditentang, Plot Xi Jinping Jadi Diktator


[BEIJING] Presiden Tiongkok Xi Jinping memperingatkan Taiwan bahwa wilayah itu 
akan menghadapi sanksi sejarah atas setiap upaya separatisme yang dilakukan. 
Pernyataan itu ditanggapi Taiwan dengan meminta Tiongkok membebaskan diri dari 
klise lama berupa ancaman dan kekuatan.

Bagi Tiongkok, Taiwan masih menjadi salah satu isu paling sensitif dan memiliki 
potensi konflik militer. Permusuhan antara Tiongkok dan Taiwan berkembang sejak 
pemilu 2016 saat terpilihnya Presiden Tsai Ing-wen, yakni anggota dari Partai 
Progresif Demokratik yang pro-kemerdekaan.

Tiongkok menduga Tsai ingin mendorong kemerdekaan resmi untuk Taiwan sehingga 
melanggar “garis merah” bagi para pemimpin Partai Komunis di Beijing. Namun, 
Tsai mengaku ingin mempertahankan status quo dan berkomitmen untuk memastikan 
perdamaian.

Akhir pekan lalu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah 
menandatangani rancangan undang-undang (RUU) yang mendorong para pejabat AS 
berkunjung ke Taiwan untuk bertemu dengan para pejabat Taiwan dan sebaliknya.

Kementerian Luar Negeri Taiwan menyatakan pemerintah pulau yang berdiri sendiri 
itu akan terus mendukung asas saling mempercayai dan saling menguntungkan untuk 
memelihara kontak dan komunikasi dengan AS. Pejabat AS dan Taiwan sudah saling 
mengunjungi, tapi kunjungan tersebut tidak diberitakan guna menghindarkan 
kemarahan Tiongkok.

AS sejauh ini tidak memiliki hubungan resmi dengan Taiwan, namun diwajibkan 
hukum untuk membantu dalam pertahanan dan menjadi sumber senjata utama Taiwan.

Memastikan

Dalam pidatonya saat sesi tahunan parlemen, Kongres Nasional Rakyat, yang 
dihadiri 3.000 delegasi, Xi menyatakan dirinya akan memastikan warga Taiwan 
menikmati kesempatan dari setiap kesempatan pembangunan di Tiongkok dan 
mendorong reunifikasi damai tanah air.

Di pertemuan itu, para delegasi juga membentuk sebuah badan anti-korupsi baru 
untuk mengawasi lebih dari 100 juta pegawai pemerintah dan meluncurkan 
reorganisasi ulang dari kementerian-kementerian pemerintah.

“Ini adalah aspirasi bersama semua warga Tiongkok dan dalam kepentingan dasar 
mereka untuk mengamankan kedaulatan Tiongkok dan integritas wilayah, serta 
mewujudkan sepenuhnya reunifikasi Tiongkok,” kata Xi.

“Setiap tindakan dan trik untuk memecah Tiongkok ditakdirkan akan gagal dan 
dikecam oleh rakyat dan mengalami sanksi sejarah,” tandas Xi disambut tepuk 
tangan orang-orang yang hadir.

Menurut Xi, Tiongkok memiliki kepercayaan diri dan kemampuan untuk mengalahkan 
setiap aktivitas separatis. “Orang-orang Tiongkok memiliki keyakinan sama bahwa 
tidak akan pernah mengizinkan dan benar-benar mustahil untuk memisahkan setiap 
inci dari wilayah negara kita yang besar,” ujarnya.

Kirim email ke