Mantan Jubir Presiden: 90 Persen Ekonomi Dikendalikan Rizal Ramli 
http://politik.rmol.co/read/2018/03/16/330862/Mantan-Jubir-Presiden:-90-Persen-Ekonomi-Dikendalikan-Rizal-Ramli-
 
  JUM'AT, 16 MARET 2018 , 04:51:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

 
http://rmol.co/images/berita/normal/2018/03/507905_05102616032018_Rizal_Ramli_rmol.jpg
 
 Rizal Ramli/RMOL

 RMOL. Ekonom senior Dr. Rizal Ramli dinilai sebagai tokoh sentral yang 
berhasil membangkitkan ekonomi bangsa pada masa pemerintahan Presiden keempat 
RI Abdurahman Wahid alias Gus Dur.

 

 Tidak tanggung-tanggung, penilaian itu disampaikan oleh Jurubicara 
Kepresidenan era Presiden Gus Dur Adhie M. Massardi.

Menurut Adhie, RR saat itu berhasil mengangkat ekonomi bangsa. Buktinya, pada 
masa pemerintahan Gus Dur yang bergejolak hanya masalah politik, sementara 
sektor ekonomi aman-aman saja.

"Zaman Gus Dur kan politik saja (yang bergejolak), ekonominya tidak. Kenapa itu 
terjadi, karena di zaman Gus Dur (ekonomi) memang diatasi betul," katanya saat 
berbincang dengan redaksi, Kamis (15/3).

Kenapa itu bisa terjadi, jelas Adhie, karena saat itu Gus Dur sebagai Kepala 
Negara mempercayakan sepenuhnya urusan ekonomi kepada Menko Perekonomian RR.

"Kalau politik urusan Presiden, nah kalau ekonomi ini zaman Gus Dur yang 
mengendalikan 90 persen adalah Rizal Ramli. Gus Dur hanya eksekutif akhirnya. 
Tapi konsep segala macam ini Rizal Ramli. Terbukti bisa mengatasi masalah 
ekonomi menengah ke bawah ini relatif clear lah. Pendapatan petani juga 
meningkat, kita juga bisa menaikkan gaji PNS dua kali, total 125 persen dalam 
21 bulan," urainya.

Hal itu menurut Adhie, karena jiwa aktivis yang dimiliki oleh RR. Dimana sejak 
usia belia, RR selalu menentang kebijakan pemerintahan orde baru yang 
dinilainya tidak pro terhadap masyarakat menengah ke bawah.

"Kalau ekonomi ini kebijakannya hanya dua. Ikut pemilik modal atau berpihak 
kepada rakyat. Kalau ikut pemilik modal pasti lebih banyak keuntungan dinikmati 
yang di atas, investor luar negeri, tapi kalau berpihak ke rakyat ya pasti akan 
untung banyak ya rakyatnya," bebernya.

"Jadi menurut saya sih kalau jalan ekonominya mengikuti apa yang dilakukan oleh 
Rizal Ramli ya rakyat kita yang menengah ke bawah pasti akan lebih sejahtera 
lah dibandingkan dengan ekonomi yang neoliberal ya," lanjutnya.

Karenanya, menurut Adhie yang juga Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), 
bangsa ini sangat membutuhkan sosok ekonom yang berintegritas tinggi melindungi 
masyarakat menengah ke bawah serta berani terhadap pemodal kelas kakap..

"Bangsa Indonesia perlu sosok seperti Rizal Ramli yang integritasnya kuat, 
memiliki keberpihakan yang kuat kepada rakyat," demikian Adhie.

Tokoh perubahan Rizal Ramli telah menyatakan kesiapan dirinya sebagai Calon 
Presiden pada Pilpres 2019. "Saya siap memimpin Indonesia agar lebih baik, 
lebih adil, dan lebih sejahtera," kata dia di kediamannya, Jalan Bangka IX No 
49R, Jakarta Selatan pada 5 Maret lalu.

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur yang dijuluki "Capres Rakyat" itu 
diyakini bisa memperbaiki ekonomi dan perubahan politik.

Salah satu yang membuat RR merasa terpanggil adalah fakta bahwa Presiden sering 
diintervensi oleh kekuatan besar, baik dari dalam maupun luar negeri. 
Akibatnya, banyak kebijakan yang sebetulnya bagus dibatalkan. Ekonomi Indonesia 
yang stagnan di angka 5 persen dalam tiga tahun terakhir, misalnya, adalah 
contoh benderang betapa besarnya kekuatan yang mengintervensi Presiden.

"Hal-hal seperti inilah yang mendorong saya memutuskan siap memimpin Indonesia. 
Dengan potensi SDA yang berlimpah, rakyat yang rajin dan ingin bekerja, saya 
yakin Indonesia bisa tumbuh 10 persen dalam periode 2019-2024. Dengan 
pertumbuhan ekonomi yang tinggi, akan banyak tersedia lapangan kerja, upah 
meningkat, dan kemiskinan akan berkurang," ungkap RR. [rus]

 

Kirim email ke