Si Tuabangka ini, Amien, tidak tau diri. Sejak reformasi, sejak dia tidak
kebagian jadi Presiden RI, seperti teman-temannya Megawati dam Gus Dur; Amien
jadi penghambat kemajuan di Indonesia. Semua perbutannya, selalu tidak sejalan
dengan usaha Pemerintah. Ketika Jokowi terpilih jadi Presiden, dia mau jalan
kaki dari Jogya ke Jakarta. Ternjata dia takabur, menelan ludah yang dia
semprotkan. Sampai sekarang ucapannya tidak terlaksana. Umur sudah semakin
tua, badan sudah menjadi bongkok, tapi tetap ngacau. Agaknya sebagai tukang
kacau sudah menjadi darah dagingnya. Dia tidak sanggup jalan kaki seperti yang
dia janjikan. Masyarakat jadi marah terhadapkanya.
----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>Kepada: "[email protected]"
<[email protected]>Terkirim: Rabu, 21 Maret 2018 07.59.43 GMT+1Judul:
[GELORA45] Sebut Nama Ahok, Eks Ketua BEM UI Anggap Tsamara Amany Provokatif
Soal Sikap Amien Rais
Sebut Nama Ahok, Eks Ketua BEM UI Anggap Tsamara Amany Provokatif Soal Sikap
Amien Rais
Rabu, 21 Maret 2018 10:17
KolaseAmien Rais dan Tsamara Amany
TRIBUNJABAR.ID - 'Serangan' Amien Rais kepada Presiden Joko Widodo ternyata
berbuntut panjang.
Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ini menilai program pembagian
sertifikat yang dilakukan Jokowi termasuk pengibulan alias pembohongan kepada
publik.
Hal itu diungkap Amien Rais saat menjadi pembicara dalam diskusi 'Bandung
Informal Meeting' di Kota Bandung, Minggu (18/3/2018).
"Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat, bagi tanah, sekian hektar,
tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan.
Ini apa-apaan? tanya Amien Rais kepada peserta diskusi.
Alhasil, banyak pihak yang ikut buka suara menanggapi kritik tajam Ketua
Majelis Kehormatan PAN itu.
Sederet tokoh mulai merapatkan barisan untuk membela Jokowi.
Satu di antaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar
Panjaitan.
Tribun Jabar melansir Tribunnews, Luhut geram hingga mengancam orang-orang yang
sering mengkritik pemerintah secara asal-asalan.
Bahkan Luhut mengaku siap membongkar dosa dari orang yang bersangkutan.
"Jangan asal kritik saja. Saya tahu track record-mu kok. Background saya ada
spion juga. Kalau kau merasa paling bersih kau boleh ngomong. Dosamu banyak
juga kok. Udah lah, diam saja lah. Jangan main-main, kalau main-main kita cari
dosamu. Memang kamu siapa?" ungkap Luhut saat menjadi pembicara pada seminar
nasional 'Kebijakan dan Koordinasi Bidang Maritim untuk Kesejahteraan Nelayan,
Senin (19/3/2018).
Kontan saja nama Amien Rais dan Luhut Panjaitan langsung menjadi perbincangan
panas.
Ternyata ada lagi satu tokoh yang ikut mempertanyakan maksud Amien Rais.
Adalah Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany yang justru
terlibat adu argumen dengan mantan Ketua BEM Univesitas Indonesia, Faldo
Maldini.
Hal ini bermula saat Tsamara menunjukkan dukungan kepada Jokowi soal bagi-bagi
sertifikat.
"Presiden tunjukkan kepedulian terhadap rakyat kecil dengan bagi-bagi
sertifikat tanah kok dianggap ngibul?
Astagfirullah. Kritik itu sah saja. Tapi kata pepatah Jawa, ngono yo ngono ning
ojo ngono," cuit Tsamara, Senin (19/3/2018).
Rupanya cuitan politis cantik itu mendapat tanggapan dari akun Faldo Maldini.
Faldo menganggap cuitan Tsamara itu terlalu menunjukkan kebencian sehingga
membuat dirinya tak merenungkan kritik Amien Rais.
Menurutnya, sebagai ikon politisi muda yang jadi panutan, Tsamara harus adil
dari dalam pikiran untuk menanggapi kritik seperti yang dilontarkan Amien Rais.
Aktivis mahasiswa ini juga meminta Tsamara mengingat lagi sosok Ahok yang
jelas-jelas tak setuju dengan politik bagi-bagi sertifikat namun tetap tak
menunjukkan kebencian.
Twitwar antara politisi muda dan aktivis mahasiswa ini semakin 'panas' saat
Faldo meminta Tsamara membaca kembali buku tentang Reforma Agraria agar paham
dan bisa menyerap kritik Amien Rais dengan pikiran lebih terbuka.
Tsamara yang mendukung Ahok, ungkap Faldo, tampak tak bisa menerima kritik dari
Amien Rais secara terbuka. Sementara, Ahok yang satu pemikiran dengan Amien
Rais justru dibela Tsamara secara mat-matian.
Menanggapi kritik Faldo, Tsamara pun lantas membalas cuitan itu.
Tsamara tetap pada pendiriannya untuk mempertanyakan pernyataan Amien Rais yang
dinilai terlalu sentimen kepada Jokowi.
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Sebut Nama Ahok, Eks
Ketua BEM UI Anggap Tsamara Amany Provokatif Soal Sikap Amien Rais,
http://jabar.tribunnews.com/2018/03/21/sebut-nama-ahok-eks-ketua-bem-ui-anggap-tsamara-amany-provokatif-soal-sikap-amien-rais?page=all.
Penulis: Amalia Qisthyana Amsha
Editor: Amalia Qisthyana Amsha