*Jadi Jokowi & co mau mengulangi apa yang dilakukan Yao Bao, monggo-monggo!*


http://id.beritasatu.com/moneyandbanking/presiden-bank-main-aman-di-era-dinamis-adalah-ilusi/173275



*Presiden: Bank Main Aman di Era Dinamis adalah Ilusi*
*Oleh Novy Lumanauw dan Nida Sahara* | Jumat, 16 Maret 2018 | 11:47



[image: Presiden Joko Widodo. Foto: Investor Daily/IST] Presiden Joko
Widodo. Foto: Investor Daily/IST

Berita Terkait

   -

   Bank Harus Keluar dari Zona Nyaman
   <http://id.beritasatu.com/home/bank-harus-keluar-dari-zona-nyaman/173276>
   -

   Pemerintah Capai Sejumlah Prestasi 2015
   
<http://id.beritasatu.com/home/pemerintah-capai-sejumlah-prestasi-2015/136705>
   -

   Pemerintah Perhatikan Stabilitas Keamanan dan Politik
   
<http://id.beritasatu.com/home/pemerintah-perhatikan-stabilitas-keamanan-dan-politik/121768>
   -

   Catatan Presiden Jokowi Soal Kunjungan Kenegaraan
   
<http://id.beritasatu.com/advertorial-bni/catatan-presiden-jokowi-soal-kunjungan-kenegaraan/107602>
   -

   Presiden Jokowi Bertemu Gubernur Jenderal Selandia Baru
   
<http://id.beritasatu.com/home/presiden-jokowi-bertemu-gubernur-jenderal-selandia-baru/173383>


Menurut Jokowi, hanya sebuah ilusi apabila perbankan bermain aman pada era
yang begitu dinamis, kemajuan sistem informasi yang sangat pesat, dan makin
terbuka.



"Main aman tidak ada, yang ada hanya malas atau kurang cerdas, ragu-ragu.
Orang yang berpikir mempertahankan *status quo*, aman-aman saja, itu hanya
ilusi. *Nggak *ada seperti itu, di saat dunia berubah begitu cepat,"
katanya.


Presiden Jokowi mengingatkan, jika dalam era sekarang tidak mengikuti
perubahan, perbankan akan mati secara pelan-pelan. Selain itu, industri
jasa keuangan saat ini juga sepenuhnya terbuka. Persaingan tidak hanya
terjadi dalam satu negara, tapi juga dengan negara lain.



“Orang bisa ambil kredit, buka tabungan di mana saja di era saat ini.
Misalnya, orang terbang ke Singapura hanya sekitar satu jam, dan orang buka
rekening sangat mudah, pinjam sangat gampang. Karena itu kita tidak punya
pilihan, kita harus terbuka," katanya.


Ihwal makin ketatnya persaingan, Presiden mencontohkan perusahaan Tiongkok,
Alibaba, yang pada 2013 meluncurkan produk tabungan Yue Bao. "Saat itu
bank-bank konvensional di Tiongkok tenang-tenang saja. Tapi dalam waktu
empat tahun, Yue Bao melejit menjadi produk tabungan terbesar di dunia,"
kata Presiden Jokowi.

Yue Bao berhasil mengelola dana US$ 160 miliar, melampaui JP Morgan dengan
dana kelolaan US$ 150 milar. Keberhasilan produk tersebut karena Alibaba
memasukkan Yue Bao ke dalam aplikasi *mobile *yang diintegrasikan dengan
Alipay, yaitu sistem pembayaran perusahaan ritel *online *Tiongkok
tersebut. (hg)

Kirim email ke