*Abu Tours bungkam karena mempunyai dukungan luas di kalangan berkuasa teristimewa Kementrian Agama dan MUI? Kementrian Agama terkenal sebagai sarang penyamun. Jangan dilupakan bahwa dua menteri agama terkait kasus korupsi dan dihukum penjara, Said Agil al Munawar dan Suyradharma. Kedua oknom ini adalah anggota MUI. *
http://www.mediaindonesia.com/read/detail/150748-bos-abu-tours-bungkam-soal-penggelapan-dana-jemaan-rp1-triliun *Bos Abu Tours Bungkam soal Penggelapan Dana Jemaan Rp1 Triliun* Oleh: *Lina Herlina* Pada: Kamis, 22 Mar 2018, 17:00 WIB Nusantara <http://www.mediaindonesia.com/nusantara> <http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.mediaindonesia.com/read/detail/150748-bos-abu-tours-bungkam-soal-penggelapan-dana-jemaan-rp1-triliun> <http://twitter.com/home/?status=Bos%20Abu%20Tours%20Bungkam%20soal%20Penggelapan%20Dana%20Jemaan%20Rp1%20Triliun%20http://www.mediaindonesia.com/read/detail/150748-bos-abu-tours-bungkam-soal-penggelapan-dana-jemaan-rp1-triliun%20via%20@mediaindonesia> [image: Bos Abu Tours Bungkam soal Penggelapan Dana Jemaan Rp1 Triliun]*MI/DWI APRIANI* CEO PT Amanah Bersama Umat atau Abu Tours, M Hamzah Mamba, Kamis (22/3), bungkam terkait kasus hukum yang menjerat dirinya, lantaran diduga telah menggelapkan dana jemaah. Hamzah, yang sempat diperiksa selama 18 jam di Markas Polda Sulawesi Selatan, sebagai saksi kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang jemaah umrah, saat dimintai keterangan memilih bungkam dan mengalihkan pembahasan. "Kita jangan bahas itu dulu, karena kita sementara fokus pada pemberangkatan jemaah. Dan sudah banyak jemaah yang berangkat," tegas Hamzah.Hanya saja, pada kesempatan itu, ia mengklarifikasi informasi yang beredar, bahwa ada 100 jemaah Abu Tours, asal Makassar, dikabarkan terlunta-lunta di Malaysia, karena harus menunggu berjam-jam di Bandara Internasional Kuala Lumpur, dalam perjalanan pulang dari umrah. Untuk kondisi itu juga, Hamzah melempar tanggung jawab kepada vendor yang diajaknya bekerja sama memberangkatkan jemaah. "Kami bekerja sama dengan vendor karena banyak jemaah yang ingin cepat berangkat. Namun, perjalanan kemarin jadi pelajaran. Sekarang saya ambil alih semuanya, karena takut ada masalah lagi," ketus Hamzah. Meski demikian, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, memastikan, pemberangkatan jemaah tidak berpengaruh pada proses penyidikan kasus Abu Tours. "Penyidik tetap lanjut, saat ini, lagi mengumpulkan keterangan para saksi. Seperti permintaan Kapolda Irjen Pol Umar Septono, kasus ditangani dengan hati-hati, karena jumlah korban pelapor yang banyak dan tentu tidak ingin rugi," urai Dicky. Tidak hanya itu, Polda Sulsel juga sudah membentuk tim audit dan investigasi kasus Abu Tours. "Tim ini akan menelusuri aliran dana jemaah umrah yang hingga kini belum berangkat. Dananya ditaksir lebih dari Rp1 triliun," seru Dicky. Bahkan, katanya, dana yang lebih dari Rp1 triliun itu, berasal dari 50 ribu lebih jemaah yang belum diberangkatkan Abu Tours. "Jadi jumlahnya ternyata lebih banyak dari jumlah yang kita ketahui selama ini, hanya sekitat 16 ribu," tandas Dicky. (OL-1)
