https://nasional.tempo.co/read/1072719/jika-tak-jadi-cawapres-jokowi-golkar-minta-tambah-jatah-menteri


 Jika Tak Jadi Cawapres Jokowi, Golkar Minta


 Tambah Jatah Menteri

Reporter:


       Antara

Editor:


       Kodrat Setiawan

Jumat, 23 Maret 2018 20:57 WIB
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono saat memimpin rapat Dewan Pakar Partai Golkar di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, 20 November 2017. Rapat digelar terkait ditangkapnya Ketua Partai Golkar Setya Novanto oleh KPK. TEMPO/Subekti. <https://statik.tempo.co/data/2017/11/20/id_664135/664135_720.jpg>

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono saat memimpin rapat Dewan Pakar Partai Golkar di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, 20 November 2017. Rapat digelar terkait ditangkapnya Ketua Partai Golkar Setya Novanto oleh KPK. TEMPO/Subekti.

*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono memberikan pilihan jika calon wakil presiden atau cawapres Jokowi <https://www.tempo.co/tag/cawapres-jokowi> di Pilpres 2019 bukan dari Golkar.

"Kalau tidak seperti itu (cawapres dari Golkar), jangan juga kemudian menyakiti perasaan kami. Bisa profesional (cawapres dari unsur profesional) atau penambahan (kursi Golkar) di kabinet," kata Agung di sela Rakernas Golkar di Jakarta, Jumat, 23 Maret 2018.

*Baca juga: Airlangga Hartarto Dinilai Tak Bisa Dongkrak Elektabilitas Jokowi <https://nasional.tempo.co/read/1072653/airlangga-hartarto-dinilai-tak-bisa-dongkrak-elektabilitas-jokowi>*

Kemarin, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie atau ARB mendukung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menjadi cawapres Jokowi di Pilpres 2019.

Agung mengatakan Golkar telah menyatakan dukungannya bagi Jokowi di Pilpres 2019 meskipun Jokowi bukan kader Golkar. Menurut dia, agar dukungan Golkar semakin kuat maka harus dipertimbangkan cawapres dari Golkar.

Agung mengatakan jika sosok cawapres Jokowi nantinya bukan lah sosok yang dikenal oleh Golkar, maka akan menimbulkan tanda tanya terhadap soliditas dukungan Golkar nantinya.

Menurut Agung, Golkar dari awal mendukung Jokowi, bukan hanya omong kosong. Golkar membentuk kelompok-kelompok masyarakat pendukung Jokowi. "Sehingga sekarang pak Jokowi sudah jauh lebih baik dari 2014, wajar dong kalau dapat posisi, masa kami tidak dapat apa-apa," kata dia soal cawapres Jokowi <https://www.tempo.co/tag/cawapres-jokowi>.








Kirim email ke