Menteri Rini Targetkan 2018 Tak Ada BUMN MerugiReporter:  AntaraEditor:  Dewi 
Rina CahyaniMinggu, 25 Maret 2018 14:05 WIB 
Menteri BUMN Rini Soemarno tengah meninjau persiapan Open Traffic Simpang Susun 
Semanggi, 28 Juli 2017. TEMPO/INGE KLARA

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri BUMN Rini M Soemarno menargetkan pada 2018 tidak ada 
lagi perusahaan yang menderita kerugian, dari jumlah BUMN yang mengalami 
defisit selama 2017 sebanyak 12 perusahaan.

"Tahun 2016 jumlah BUMN yang rugi mencapai 24 perusahaan, tahun 2017 turun 
menjadi 12 perusahaan. Tahun 2018 targetnya tidak ada lagi yang rugi," kata 
Rini, saat mengikuti Fun Bike BUMN 2018, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, 
Minggu.

Menurutnya, berbagai langkah akan dilakukan untuk memperbaiki kinerja keuangan 
terutama yang masih dalam keadaan defisit. "Banyak cara, namun yang paling 
utama adalah sinergi. Misalnya, BUMN dalam satu sektor yang sama, logistik 
pengadaan barang bisa dikoordinasikan sehingga lebih efisien," ujarnya.

Baca juga: Cegah Skimming, BNI Periksa 17 Ribu Mesin ATM-nya

Selain itu, sinergi BUMN juga diarahkan untuk saling memanfaatkan jasa ataupun 
produksi yang dihasilkan beberapa perusahaan. Ia menyoroti beberapa BUMN yang 
masih dalam tekanan keuangan yaitu PT Garuda Indonesia yang perlu berbenah agar 
kinerja operasi lebih bagus lagi.

Khusus untuk Garuda, kerugian karena lebih dikarenakan perusahaan ini terjebak 
dalam perang tarif dan rute penerbangan internasional yang tidak efisien. 
Sedangkan Krakatau Steel kerugiannya membengkak disebabkan antara lain adanya 
dumping baja dari China.

Untuk itu ujarnya, BUMN yang merugi harus melakukan efisiensi, termasuk 
menjalin sinergi antar perusahaan. BUMN yang memiliki bisnis atau usaha yang 
sama juga diarahkan digabung.

Pada kesempatan itu, Rini menjelaskan secara konsolidasian 128 BUMN, pada 2017 
membukukan laba komprehensif Rp183 triliun, naik sekitar 10 persen dibanding 
2016. "Saya berterima kasih pada semua insan BUMN yang telah bekerja keras 
selama ini. Saya harapkan di tahun 2018, semua BUMN bisa untung dan keluarga 
besar BUMN bisa bahagia dan sejahtera bersama," ujar Rini.

ANTARA

Kirim email ke