dlm hal Indonesia 1999 rasanya CA lebih banyak bragging buat meningkatkan 
nilai jual, selain perusahaan itu berdiri 2013 juga th 1999 relatif belum ada 
medsos, cuman ada e-groups yg baru berdiri 1998 yg dikemudian diakuisisi Yahoo 
ganti nama jadi yahoogroups. juga orang Indonesia yg ber-medsos ria masih 
sangat sedikit sekali dibandingkan saat ini.
 

lengkapnya: Full-Scale General Election Campaign Management CA was contracted 
to manage the election campaign of one of Indonesia’s major political parties 
following the restoration of democracy in 1999. The campaign was extremely 
complex and needed to appeal to over 200 million people across 40 languages in 
the Indonesian archipelago. With the recent Asian financial crisis and 
departure of the former ruler, CA played an important role in managing the 
robust feelings present in the populace.
 

---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote :

 
 Kalimat aslinya:
 

 "CA was contracted to manage the election campaign 
 of one of Indonesia’s major political parties following
 the restoration of democracy in 1999."
 

 https://ca-political.com/casestudies/casestudyindonesia 
http://https://ca-political.com/casestudies/casestudyindonesia

 

 Silakan analisa sendiri maksudnya. 

 





 --- jonathangoeij@... wrote:
 

   th 1999 belum ada twitter, youtube, facebook.
 cambridge analytica sendiri baru berdiri th 2013
 

--- ajegilelu@... wrote :

 Cara Cambridge Analytica Gunakan Medsos Menangi Trump 
https://autotekno.sindonews.com/read/1292338/133/cara-cambridge-analytica-gunakan-medsos-untuk-menangi-trump-1521870532

 

 “yakni dengan "meracuni" isi kepala para pendukung dan 
nonpendukungnya melalui situs media sosial atau medsos 
seperti Twitter, YouTube, dan Facebook.”
 

 
Partai di Indonesia pernah pakai jasa Cambridge Analytica 
https://www.merdeka.com/dunia/negara-negara-ini-pernah-pakai-jasa-cambridge-analytica-termasuk-indonesia/malaysia-indonesia.html

 

 Merujuk pada catatan kinerja yang ditampilkan di situs resminya, 
 Cambridge Analytica menyebut pernah berkiprah di Indonesia 
 pada Pemilu 1999 silam. Meski begitu, tidak ditulis siapa klien 
 yang menggunakan jasanya, kecuali penyebutan bahwa mereka 
 pernah bekerja untuk sebuah partai besar di pemilu yang dilakukan 
 pasca-geger reformasi itu.
 









 

 









 
  

Kirim email ke