Xi Jinping Adakan Pertemuan dengan Kim Jong Un
2018-03-28 09:32:40 CRI
Atas undangan Sekjen Partai Komunis Tiongkok (PKT) merangkap Presiden
Tiongkok Xi Jinping, Ketua Partai Buruh Korea Utara (Korut) merangkap Ketua
Komisi Pertahanan Nasional Kim Jong Un telah mengadakan kunjungan informal ke
Tiongkok mulai tanggal 25 Maret hingga 28 Maret.
Dalam kunjungan tersebut, Xi Jinping dan Kim Jong Un telah mengadakan
pertemuan di Balai Agung Rakyat Beijing. Sekjen Xi Jinping dan istrinya Peng
Liyuan telah menyediakan jamuan sambutan bagi Ketua Kim Jong Un dan istrinya Ri
Sol-ju, kemudian bersama-sama menyaksikan pertunjukan Kesenian.
Anggota Tetap Politbiro Komite Sentral PKT selaku Perdana Menteri
Tiongkok Li Keqiang, Anggota Tetap Politbiro Komite Sentral PKT merangkap
Sekretaris Sekretariat Sentral PKT Wang Huning, dan Wakil Presiden Tiongkok
Wang Qishan masing-masing menghadiri kegiatan-kegiatan terkait.
Dalam pembicaraannya, atas nama Komite Sentral PKT, Xi Jinping
menyampaikan sambutannya atas kunjungan Kim Jong Un ke Tiongkok untuk yang
pertama kalinya. Xi Jinping menyampaikan terima kasih atas kawat ucapan selamat
Kim Jong Un berkaitan dengan terpilihnya Xi Jinping sebagai Sekjen Komite
Sentra PKT dan Ketua Komisi Militer Sentral Komite Sentral PKT usai Kongres
Nasional PKT ke-19 dan terpilihnya kembali sebagai presiden beberapa waktu yang
lalu. Sekjen Xi Jinping menyatakan bahwa kunjungan kali ini bermakna penting
dan spesial, hal ini sepenuhnya memperlihatkan perhatian tinggi ketua Kim Jong
Un dan Komisi Sentral Partai Buruh Korut pada hubungan kedua partai maupun
kedua negara.
Pada kesempatan itu, Kim Jong Un menyatakan, selama ini hal-hal yang
menggembirakan berturut-turut telah terjadi di Tiongkok, termasuk kesuksesan
Kongres Nasional PKT ke-19 tahun lalu serta kesuksesan Sidang Tahunan Kongres
Rakyat Nasional (KRN) dan Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat (MPPR)
Tiongkok yang baru berakhir. Dengan dukungan seluruh partai dan rakyat
Tiongkok, Xi Jinping sebagai pemimpin inti, terpilih kembali sebagai Presiden
dan Ketua Komisi Militer Sentral Tiongkok, maka dirinya sendiri yang berkunjung
ke Tiongkok untuk menyampaikan ucapan selamat secara langsung. Hal ini juga
sesuai dengan tradisi persahabatan antar Korut dengan Tiongkok. Saat ini,
situasi Semenanjung Korea berkembang pesat dan terjadi banyak perubahan
penting, baik dari segi persahabatan maupun dari segi moral, dirinya ingin
melaporkan kondisi tersebut kepada Sekjen Xi Jinping secara langsung.
Xi Jinping menunjukkan, persahabatan tradisional Tiongkok dan Korut yang
dididik bersama oleh para pemimpin generasi tua kedua negara merupakan warisan
berharga bagi kedua pihak. Persahabatan tradisional tersebut akan diteruskan
secara turun temurun. Ini adalah alternatif strategis bersama yang dilakukan
atas dasar sejarah serta kenyataan, dan juga atas konfigurasi regional
internasional serta situasi hubungan Tiongkok-Korut, alternatif ini adalah
satu-satunya pilihan yang tepat, dan tak boleh sedikitpun terganggu oleh
masalah.
Xi Jinping menekankan, PKT maupun pemerintah Tiongkok selalu mementingkan
hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Korut, mempertahankan dengan baik,
serta memperkokoh dan mengembangkan hubungan antar kedua negara dengan baik,
ini adalah pedoman teguh PKT dan pemerintah Tiongkok. Untuk itu, Sekjen Xi
Jinping menyarankan: pertama, terus memainkan peranan sebagai pembimbing
pertukaran tingkat tinggi antar kedua negara. Kedua, sepenuhnya melakukan cara
tradisional komunikasi strategis. Ketiga, aktif mendorong perdamaian dan
pembangunan. Keempat, memperkokoh dasar persahabatan antar rakyat kedua negara.
Kim Jong Un menyatakan, setelah mendengarkan pendapat penting Xi Jinping
terkait persahabatan kedua negara serta pengembangan hubungan kedua partai dan
kedua negara, dirinya terdorong dan terinspirasi. Beliau menyatakan bahwa
persahabatan Korut dengan Tiongkok yang dididik oleh para pemimpin generasi tua
tetap teguh.
Pemimpin kedua negara juga bertukar pendapat mengenai situasi Semenanjung
Korea.
Xi Jinping menunjukkan bahwa sejumlah perubahan positif telah terjadi
pada Semenanjung Korea tahun ini. Tiongkok mengapresiasi tinggi upaya-upaya
yang telah dilakukan Korut. Berkaitan dengan masalah Semenanjung Korea,
Tiongkok bertekad tetap mempertahankan tujuan denuklirisasi, memelihara
perdamaian dan kestabilan di Semenanjung Korea, serta menyelesaikan
masalah-masalah melalui dialog dan konsultasi.