Bung Chan tidak tahu ya para calon walikota, calon gubernur, calon presiden, pimpinan DPR, pimpinan MPR, ber-bondong2 beranjangsana menghadap sang guru bangsa minta restu. Calon wali kota Bekasi Nur Supriyanto menemui pimpinan sekaligus pendiri Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Arab Saudi. Hal itu dilakukan dirinya untuk meminta dukungan maju di Pilkada 2018. https://pilkada.tempo.co/read/1073563/calon-wali-kota-bekasi-minta-dukungan-rizieq-shihab-maju-pilkada
Sudirman Said Temui Rizieq Shihab di Arab, Berharap Dukungan http://jateng.tribunnews.com/2018/03/28/sudirman-said-temui-rizieq-shihab-di-arab-berharap-dukungan On Thursday, March 29, 2018, 1:07:43 AM PDT, Chan CT <[email protected]> wrote: Tapiiii, ... apa MUI, FPI sendiri yang sesuai merk yang terpajang PEMBELA ISLAM tetap berani gunakan Habib Rizieq yang jelas bejad moral begini??? Pelajaran PERTAMA berchating mesum, ... Gak takut umat muslim berubah jadi semacam Habib Rizieq, atau memang mau mereka begitu??? Hehehee, ... From: [email protected] [GELORA45] Sent: Thursday, March 29, 2018 3:00 PMTo: [email protected] Subject: Re: [GELORA45] Tak Mau 'Nyapres', Rizieq Shihab Hanya Ingin Jadi Guru Bangsa pelajaran favoritnya: chat mesum ---In [email protected], <djiekh@...> wrote : IMAM jadi GOEROE, apa ganti agama.......... On 29 March 2018 at 07:15, ajeg ajegilelu@... [GELORA45] <[email protected]> wrote: Dan, Megawati kepala sekolahnya (BPIP). Hhhaaaa --- jonathangoeij@... wrote: Baguslah kalau Rizieg Shihab jadi guru bangsa dan Firza Hessein jadi ibu guru bangsa. ---& nbsp; Tak Mau 'Nyapres', Rizieq Shihab Hanya Ingin Jadi Guru Bangsa Nindya Maharani, CNN Indonesia | Rabu, 28/03/2018 06:39 WIB Bagikan : Rizieq Shihab lebih memilih jadi guru bangsa dibanding menjadi capres di pilpres 2019. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay) Jakarta, CNN Indonesia -- Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dipastikan tidak akan mencalonkan diri sebagai presiden di pemilihan presiden (Pilpres). Hal itu disampaikan pengacara Rizieq, Eggi Sudjana kepada CNNIndonesia.com di Hotel Horison, Bekasi, Selasa (27/3). "Dia ingin menjadi guru bangsa saja, ngajar di pesantren," ujar Eggi. | Lihat juga: Rizieq Masuk Bursa Capres, Ketum PBNU Minta Pulang Dulu | Eggi mengatakan Rizieq bertekad untuk mendidi k umat dan masyarakat Indonesia agar bisa mewujudkan negara Indonesia yang berlandaskan syariah. "Bersyariah itu ya mengikuti hukum Allah," jelasnya. Eggi menilai wajar jika umat Islam menghendaki Rizieq menjadi Presiden. Tapi dia kembali menekankan Rizieq secara pribadi tidak mau menduduki kursi kekuasaan itu. "Kuncinya di umat Islam, kalau jemaah menghendaki, ya kan enggak boleh enggak mau jadi imam. Tergantung kita sekarang," kata Eggi. | Lihat juga: Rizieq Shihab Dukung Prabowo Maju Capres 2019 | Eggi menambahkan sejauh ini Rizieq sedang mempersiapkan capres yang akan diusung di pilpres 2019 melawan petahana Joko Widodo nanti. "Siapa yang mau jadi capres, harus betul-betul komit pada Islam, nanti dia (Rizieq) yang endorse," kata Eggi. Menurut Eggi harus ada kesepakatan apabila ingin diusung oleh Rizieq. Kesepakatan itu berupa penerapan hukum Allah di Indonesia jika calon yang bersangkutan terpilih. "Kesepakatannya tegakkan hukum Allah. Indonesia bertaqwa dengan cara NKRI bersyariah," tegas Eggi. | Lihat juga: Rizieq Shihab Atur Strategi Koalisi Hadapi Rezim Jokowi | Nama Rizieq Shihab sebelumnya masuk bursa nama tokoh yang dianggap responden layak maju sebagai calon presiden dalam Survei Pemilu Presiden yang dilakukan Lembaga Media Survei Nasional (Median). Survei digelar pada tanggal 1-9 Februari 2018 d engan mengambil 1.000 responden dengan tingkat batas kesalahan sebesar kurang lebih 3,1 persen menempatkan Rizieq memiliki elektabilitas sebesar 0.3 persen. (DAL)
