Pengenaan Bea Masuk Terhadap Tiongkok Akhirnya Akan Merugikan Kepentingan 
AS 
        2018-04-04 16:06:12  CRI 
      Dini hari ini waktu Beijing, Kantor Perwakilan Perdagangan AS mengumumkan 
sebuah daftar komoditi Tiongkok yang dikenakan tarif ekstra, termasuk sekitar 
1300 komoditi Tiongkok yang diekspor ke AS mungkin digenakan bea masuk ekstra 
25% pada masa depan.

      Menurut Kantor Perwakilan Perdagangan AS, daftar ini diperoleh setelah 
diperhitung melalui sistem komputer, dapat memberi tekanan semaksimal kepada 
ekspotir Tiongkok, dengan lebih baik melindungi kepentingan produsen AS.. Akan 
tetapi, dengan meneliti isi daftar ini, AS dirasakan berbuat sia-sia belaka 
yang merugikan negara lain tapi tidak menguntungkan dirinya.

      Beberapa produk yang dikenakan tarif ekstra adalah produk yang seharus 
tidak dijual kepada AS karena mungkin terdapatnya masalah polusi dalam proses 
produksi, seharusnya dibatasti ketat untuk diekspor, sedangkan seiring dengan 
perkembangan Tiongkok, kebutuhan domestik terhadap produk-produk ini pun akan 
bertambah lebih lanjut, oleh karena itu produk-produk Tiongkok ini dikenakan 
tarif ekstra, bukanlah soal yang buruk bagi Tiongkok.

      Di bidang produk baja dan aluminium, Tiongkok bukanlah negara ekspor 
besar bagi AS. Kalau pemerintah Trump mempertimbangkan soal politik, ingin 
melindungi sektor bidang ini di AS, tidak cukuplah dengan membatasi Tiongkok 
saja.

      Produk permesinan tergolong pula dalam daftar tersebut, di antaranya 
banyak produk adalah dibutuhkan oleh warga AS dalam kehidupan sehari-hari. 
Hasil pergesekan perdagangan pasti akan memberi bebanan yang lebih berat kepada 
konsumsi warga AS yang biasa khususnya orang lapisan tengah dan bawah.

      Menanggapi perbuatan AS, Tiongkok telah mengambil tindakan setimpal yang 
sama skalanya terhadap produk impor menurut peraturan terkait.
     

Kirim email ke