Penipu mengaku kapolres ditangkap
 Kamis, 12 April 2018 08:10 WIB
 
Ilustrasi - Polisi (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Jakarta (ANTARA News) - Polda Metro Jaya menangkap tiga pria yang menipu 
sejumlah korban dengan modus mengaku sebagai kapolres di wilayah hukum Polda 
Papua berinisial TM (51), RM (42) dan ES (49).

"Pelaku juga mengincar korban yang memiliki nama marga karena mengaku memiliki 
kekerabatan," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun 
Komisaris Besar Polisi Ade Ary di Jakarta, Kamis.

Ary mengatakan ketiga anggota sindikat aksi kejahatan itu mencari calon korban 
yang memiliki marga kesukuan asal Sumatera Utara melalui aplikasi Google.

Ary menyebutkan salah satu korban bernama Eiko Sihombing asal Sumatera Utara 
yang ditipu tersangka TM dengan mengaku sebagai kapolres di Papua.

Kepada Eiko, TM yang mengaku baru dimutasi meminta bantuan untuk mengurus 
kepindahan ke daerah Cibubur, Jakarta Timur.

Ary mengungkapkan TM memanggil korban dengan sebutan "Bapak Uda" atau "Om" 
karena mengaku sebagai adiknya bapak Eiko.

TM meminta bantuan uang sebesar Rp10 juta kemudian kembali meminta uang Rp22 
juta dan Rp33 juta untuk mengurus barang yang tertahan di Pelabuhan Tanjung 
Priok, Jakarta Utara.

Tersangka juga menawarkan motor Harley Davidson yang baru dibeli Rp750 juta 
dijual seharga Rp250 juta kemudian meminta uang tanda jadi untuk jual beli 
motor gede tersebut.

Sadar menjadi korban penipuan, Eiko melapor ke Polda Metro Jaya kemudian 
petugas menciduk tersangka TM dan dua rekannya RM dan ES di sekitar Jakarta 
Selatan.

"Tersangka telah melakukan aksi penipuan sejak dua tahun dengan jumlah korban 
mencapai 20 orang," ujar Ary.

Baca juga: Komplotan penipuan CPNS di Semarang diringkus 
Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Fitri Supratiwi

Kirim email ke