Mengapa Pendukung Jokowi Senang Prabowo Maju Pilpres 2019?Reporter:  
AntaraEditor:  Widiarsi AgustinaMinggu, 15 April 2018 10:10 WIB 
Dari kiri: Prabowo Subianto, Hikmanto Juwana (moderator), dan Jokowi, sebelum 
acara Debat Capres 2014 di Jakarta, 22 Juni 2014. ANTARA/Widodo S. Jusuf

TEMPO.CO, Jakarta -- Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, 
Pangi Syarwi Chaniago, ini karena partai pendukung Jokowi senang ketika Rapat 
Koordinasi Nasional Partai Gerindra memutuskan mengusung Prabowo Subianto 
sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Mengapa? karena 
dengan keputusan itu maka akan tercipta kontestasi seperti pada Pilpres 2014.

"Agenda setting pendukung Jokowi kelihatan sekali, yaitu bagaimana caranya agar 
terulang kembali 'head to head' Jokowi dengan Prabowo. " kata Pangi dalam 
keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu 14 April 2018 malam.

Saat ini menurut Pangi, yang dilawan Prabowo adalah Jokowi sebagai petahana.. 
"Dulu Jokowi bukan petahana saja Prabowo kalah," kata

Pangi menilai apabila Prabowo berhadapan dengan Jokowi, artinya sama saja Ketua 
Umum Partai Gerindra itu kembali memberikan "tiket gratis" kepada Jokowi 
menjadi presiden dua periode.


Baca juga: 
Prabowo Subianto Siap Duel dengan Jokowi di...
Kata Sekjen Gerindra Soal Prabowo Telanjang...

Menurut dia, seharusnya, Prabowo belajar banyak dari Ketua Umum PDI Perjuangan 
Megawati Soekarnoputri yang lebih memilih menahan diri dan merelakan PDIP untuk 
mengusung Jokowi sebagai presiden di Pilpres 2014.

"Karena itu mendaur ulang pertarungan lama antara Jokowi-Prabowo pada Pilpres 
2019 menjadi tidak menarik lagi untuk ditonton. Padahal masyarakat ingin 
pertarungan aktor baru sehingga film menjadi menarik dan seru," ujarnya.

Di sisi lain, menurut Pangi, kekuatan mesin partai pendukung Prabowo di Pilpres 
kalah banyak dan kalah kuat dari koalisi parpol pendukung Jokowi. Selain itu 
dia menilai, saat ini Jokowi sedang menyiapkan beberapa "senjata" pendongkrak 
elektabilitas yang membuat pemilih enggan bergeser dalam mendukung Jokowi.

"Keunggulan pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi yang menjadi 
kelebihannya. Ini akan membuat Prabowo makin sulit lagi mengimbangi Jokowi" 
katanya.

Kirim email ke