Apakah sama dengan Hezbollah di Libanon? 

---In GELORA45@yahoogroups.com, <ilmesengero@...> wrote :

 
 
 Mau bertarung atau baku hantam, monggo-monggo, silahkan berebut untuk dapat 
bidadari cantik nan sexy di taman firdaus! hehehehehe
 
 
 
http://www.suara-islam.com/read/kabar/nasional/25727/Pertarungan-Hizbullah-Lawan-Hizbussyaithan-Menurut-Amien-Rais
 
http://www.suara-islam.com/read/kabar/nasional/25727/Pertarungan-Hizbullah-Lawan-Hizbussyaithan-Menurut-Amien-Rais
 
 
 
 
 Pertarungan Hizbullah Lawan Hizbussyaithan Menurut Amien Rais 13 April 20:59 | 
Dilihat : 371 
 Prof Dr HM Amien Rais, MA. 
 Jakarta (SI Online) - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr HM Amien Rais 
menjelaskan tentang adanya dua kelompok dalam perjuangan membela agama Allah. 
Dua kelompok yang saling berhadapan itu adalah Hizbullah -sebagai kelompok 
pejuang pembela agama Allah- dan kelompok sebaliknya yang disebut dengan 
Hizbussyaithan. 
 "Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk 
bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, 
tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? 
untuk melawan hizbus syaithan," ujar Amien dalam tausiyah usai mengikuti 
Gerakan Indonesia Salat Subuh berjamaah di Masjid Baiturrahim, Mampang 
Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018) pagi.
 "Orang-orang yang anti Tuhan, itu otomatis bergabung dalam partai besar, itu 
partai setan. Ketahuilah partai setan itu mesti dihuni oleh orang-orang yang 
rugi, rugi dunia rugi akhiratnya... Tapi di tempat lain, orang yang beriman 
bergabung di sebuah partai besar namanya hizbullah, Partai Allah. Partai yang 
memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan," imbuh dia.
 Saat dikonfirmasi usai memberikan tausiyah, Amien enggan membeberkan partai 
apa saja yang masuk kategori hizbus syaithan.
 "Saya enggak katakan begitu. Jadi bukan partai, tapi cara berpikir. Cara 
berpikir yang untuk Allah dan yang diikuti oleh setan. Gelombang pro setan 
merugi, gelombang besar yang didikte kehendak Allah pasti menang," kata dia.
 Dalam tausiyahnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) 
mengatakan perubahan suatu negara tak lepas dari perubahan politik. Dengan kata 
lain, ia menegaskan politik adalah panglima dalam perubahan.
 "Perubahan ekonomi, perubahan pendidikan, penegakan hukum, penegakan akhlak, 
dan lain-lain itu  tergantung kepada kekuasaan politik itu," kata Amien.
 Perubahan kekuasaan politik di Indonesia, tegas dia, harus diperjuangkan mulai 
saat ini. Indonesia pada tahun ini menggelar pemilihan kepala daerah serentak 
di 171 daerah (provinsi, kabupaten, kota).  tahun depan bakal digelar pemilu 
legislatif dan pemilihan presiden.
 "It's now or never (sekarang atau tidak sama sekali). Tomorrow, next year, 
will be too late (esok, tahun depan, sudah terlambat). Jadi tahun depan ini 
adalah penentuan yang lebih meyakinkan lagi. Kalau kita biarkan kekuasaan 
hizbusy syaithan, setan enggak pernah bisa kompromi," ujar Ketua Dewan 
Penasihat Persaudaraan Alumni 212 itu. 
 Dalam tausiyahnya Amien juga mengritik pernyataan Presiden Jokowi di Sibolga, 
Sumatera Utara soal pemisahan agama dari politik.
 "Ini presiden yang ilmunya pas-pasan... Sehingga kemudian memang untuk 
merekonstruksi bangsa kita ini, harus mulai dari rekonstruksi pimpinannya," 
kata dia.
 Usai tausiyah, Amien menerangkan ada fakta gerakan 'Ganti Presiden tahun 2019' 
menyebar di Indonesia. Ia mengklaim dari kelas bawah, menengah, guru, hingga 
pegawai telah terpapar itu.
 "Terjadi karena Allah menghendaki, sebagai orang beragama yakin bahwa 
kekuasaan sepenuhnya di tangan Allah," kata Amien.
 "Allah memberikan kekuasaan bagi siapapun yang dikehendaki, akan mencabut 
kembali dari siapapun yang dikehendaki. Saya tidak boleh mendahului takdir 
Allah, tapi prediksi boleh. Memang pamor pak Jokowi secara sistematik merosot 
terus," Amien melanjutkan. 
 sumber: cnn indonesia
 
 
 



Kirim email ke