----- Forwarded Message ----- From: iwamardi [email protected]
[nasional-list] <[email protected]>To: Yahoogroups
<[email protected]>; Yahoo! Inc. <[email protected]>;
[email protected] <[email protected]>; S. Manap
<[email protected]>; Sunny Ambon <[email protected]>Sent: Tuesday, April 17,
2018, 10:29:59 AM GMT+2Subject: [nasional-list] Mengapa kubu soaialis klasik
runtuh satu persatu ?
Mengapa negeri2 sosialis
====================
"klasik/orthodox"runtuh satu persatu ? (1)
=============================
Orangbicara tentang fiksi masa depan yg ideal buat negeri2 berkembang
sptIndonesia dll., yakni masyarakat sosialis . Tapi masyarakat sosialisyg
bagaimana ?
Apa sih hakekat dari masyrakat sosialis itu ? Kalauorang Jawa kuno
mengartikannya sebagai cita2 mereka : masyarakat yg"gemah ripah lohjinawi, toto
tentrem kerto raharjo" (kayaraya serba kecukupan,teratur tenteram kecukupan
bahagia dan adiltentunya).
Menurut Marxisme, masyarakat "dimana manusia bekerjamenurut kemampuannya dan
mendapat upah menurut hasil kerjanya.".
Banyakusaha2 species manusia dalam sejarah kehidupan mereka telah dicoba,salah
satu usaha yg modern adalah membuat (mendirikan) negarasosialis "orthodox
(klasik)" á la negeri2 kubu sosialisdiabad yg lalu yg sayangnya pada th
1989/1990 berguguran tumbang satupersatu....Bentuk masyarakat sosialis yang
semula diyakini akanmenjadi benteng kemajuan terakhir sistem tatanan komunitas
manusiaini (setidak2nya menurut teori Marxisme , sebelum menginjak ke
sistemmasyarakat komunis) telah gagal menjalani kelangsungan hidup
mereka.Mereka gugur satu persatu dari sebab2 dalam sendiri.
Mengapa ?Apakah untuk Indonesia juga akan diusahakan bentuk
sosialisme"orthodox" yg semacam itu yg berhenti ambruk ditengah jalan?
Sebenarnya untuk penguasa Indonesia tidak perlu susah2 menindas komunisme
....jadikan Indonesia negeri sosial seperti negeri2 Skandinavia atau New
Zealand, maka komunisme, walau disana resmi dibolehkan tapi tak akan hidup
subur ! Bikin rakyat Indonesia bahagia seperti rakyat Norwegia misalnya !
Membuat satu rakyat dg jalan komunisme "orthodox" toch telah terbukti tak
mungkin terlaksana (contoh: negeri2 kubu sosialis "klasik" akhirnya roboh satu
persatu spt batu2 domino !). Sebab? Dasar (prisip) nya sejak semula sudah salah
! Prinsip Diktatur Proletariat telah menyalahi prinsip2 dialektika sendiri, bhw
gerak maju satu materi disebabkan adanya kontradiksi intern (kesatuan hal2 yg
bertentangan !) , sedang di prinsip Diktatur Proletariat, semua ide , pandangan
, langkah2 apapun yang sedikit berbeda dg pimpinan negara (walaupun sehat &
benar) akan ditumpas dg kekerasan, bukan dg berdialog(berdialektika). Inilah
sebab kegagalan negeri2 sosialis "orthodox", mereka melawan (menyalahi) sendiri
prinsip2 dialektika yg katanya menjadi prinsip mereka. Manusia itu adalah
makhluk/binatang yg paling sempurna tingkat evolusinya saat ini, tapi masih
tetap mengidap sifat2 egoisme, sifat hereditas (turun temurun) yg mula2 berguna
demi kelanjutan existensinya. Sifat ini tidak(belium) bisa hilang begitu saja ,
maka para penguasa negeri2 sosialis orthodox dg atau tanpa sadar telah
mengembangkan sifat egoisme ini seenaknya karena tidak ada kontrol dari rakyat
bawah(dilarang keras !) Tak adanya (dilarangnya) kontradiksi intern inilah yg
terutama membikin macet perkembangan maju negeri2 sosialis orthodox itu,
terutama di bidang perkembangan ekonomi dan perkembangan jiwa (semangat )
berinovasi . Karena macet , maka mereka roboh sendiri dari dalam satu persatu
(sayang !). Maka. BK yg berpandangan sangat jauh menjorok kedepan, melihat hal
ini, dia sama sekali tidak pernah menyinggung tentang perlunya prinsip Diktatur
Proletariat ini untuk dimasukkan sbg salah satu prinsip "sosialisme à la
Indonesia" yg dia cita2kan buat Indonesia ! Dalam sejarah telah terbukti,
"Diktatur Proleariat" akan menjelma menjadi "Diktatur Perseorangan" atau
"Diktatur Klik" demi kepentingan mereka para pemimpin.
Negeri2 besar dan kecil mantan anggota kubu sosialis "orthodox" spt
RRT,Rusia,Vietnam dll telah menemukan jalannya sendiri2 menuju masyarakat
idaman manusia , masyarakat yang "gemah ripah lohjinawi, toto tentrem kerto
raharjo" (menurut fisafat klasik Jawa). (bersambung)
Mengapa negeri2 sosialis
====================
"klasik/orthodox"runtuh satu persatu ? (2)
=================================
Dan QUO VADIS Indonesia mendatang dibawah pimpinan generasi baru ?
========================================================
(lanjutan)
Ketiga negeri ini sedang dan akan menjadi negeri2 superpower baru setelah
redupnya soviet uni dan negeri2 sosialis klasik pada th 1989/1990 dan gagalnya
poltik ekonomi RRT tahun2 60/70an.
Vietnam akan menjadi macan kecil Asia Tanggara spt Korea Selatan, walau
sejarahnya lain sama sekali.
Dalam sejarah ke egoisan manusia , bukan hanya di jaman pra-feodalisme dan
feodalisme saja kita amati, tetapi dijaman kapitalisme gamblang kita lihat
bermacam2 pewujudan egoisme manusia..Penghisapan manusia atas manusia
membengkak menjadi penghisapan bangsa terhadap bangsa yang lain , era dimana
imperialisme dan kolonialisme menandai era yg memalukan disejarah kemanusiaan,
satu bentuk egoisme kelompok manusia thd kelompok lainnya.
Yg menyedihkan adalah sifat egois ini bahkan mencuat keluar pada era negeri2
sosialis (klasik) masih megah berdiri. Bagaimana perang antar negeri sosialis
bisa terjadi sementara imperialis masih menancapkan cakarnya dinegeri2 dunia
ketiga ? Bagaimana RRT dan Soviet benar2 saling menembak dan berperang hanya
masing2 mereka ngotot memegang teguh dan menjajakan thesis masing2 , yg satu
menamakan dirinya sosialisme yg realis, yg lain mengecamnya dg kata
„revisionis" ? Demi keegoisan mereka, mereka saling baku tembak menembak
diperbatasan negara mereka .
Anehnya, apa yg mereka (oleh satu pihak) pernah dihujat mati2an sbg revisionis
itu sekarang justru menjadi unggulan mereka masing2 dalam membangun negeri
mereka ........dan memang secara real kita menemui kemajuan2 luar biasa di
kedua negeri itu.
Keduanya menjadi kutub2 super power dunia yg baru sejak bergugurannya negeri2
sosialis klasik abad yg lalu.
Dan....kedua negeri super yg sempat saling adu senjata itu sekarang menjadi
koalisi(mitra) akrab dalam menghadapi super power kawakan AS yg terus berusaha
hendak menguasai dunia.
Seperti diatas , dipangkal tulisan ini, masyarakat yg (relatif) adil makmut
telah dicapai di negeri2 Skandinavia dan juga di Selandia baru, walau mereka
tidak menamakan dirinya negeri sosialis, tetapi pada hakekatnya negeri2 itu
telah mencapai tingkat idaman para pekerja dan para petani, dimana secara umum
mereka telah puas dg kehidupan mereka, dipandang dari segi penghasilan&daya
beli, jaminan sosial dan kesehatan, dalam hal pendidikan anak2 mereka menjelang
hari depannya, sistem jaminan hari tua yg mereka terima dll. dll...
Negeri2 ini, ambillah kita namakan pseudo sosialis, telah membawa rakyatnya
ketingkat kepuasan mereka , satu kondisi yg untuk Indonesia masih menjadi
tujuan , satu fiksi-baik yg masih harus diperjuangkan oleh generasi2 sekarang
dan mendatang !
Saya sengaja mengambil negeri2 Skandinavia dan Selandia baru sbg contoh kondisi
kepuasan rakyat yang bisa manjadi contoh untuk Indonesia, karena negeri2 ini
bisa memakmurkan rakyatnya pada dasarnya TANPA menindas dan menghisap rakyat
negeri lain, baik mengexloitasi SDA atau SDM suatu negeri lain.
Lain misalnya dg negeri2 spt AS dan sementara negeri2 Eropa barat yg terus
menjalankan politik neo-kolonialismenya dan neo imperialismenya: * menyedot
SDA, * mengexploitasi SDM dan *menjadikan negeri2 ½ jajahan mereka menjadi
pasaran hasil industri dan pertanian mereka dan * membuat negeri2 itu sangat
tergantung kpd negeri2 neo kolonialis itu selama2nya atau selama mungkin, dg
segala penipuan, trick2 dan kalau perlu menggunakan kekerasan.
Belajar dari runtuhnya negeri2 benteng sosialisme didunia itu, dan mengamati
olah negeri2 maju yg neoliberal dan kebablasan dalam mencari kesejahteraan
negerinya dg membuat negeri2 lain menjadi sapi perahan mereka, kemudian melirik
kenegeri2 pseudo sosialis Skandinavia dan Selandia baru ditambah dg Korea
Selatan yang sejarahnya paling mirip dg Indonesia (merdeka setelah PD II) yg
kini menjadi negeri super power di bidang industri Elektronika, Automotive dan
Perkapalan ...lalu negeri2 mana yag patut menjadi contoh atau teladan (walau
tak mungkin 100% dicontoh !) ?
Mantan negeri2 sosialis klasik (orthodox) tak bisa kita contoh, krn selama
menjadi negeri sosialis sampai gugurnya sistem itu, mereka telah membangun
dasar2 industri berat & ringan, selain telah mewarisi disiplin buruh & petani
yg kuat. Sedangkan Indonesia bukan mantan negeri sosialis. Lagipula kita tidak
perlu mencontoh negeri2 itu yang bisa cepat maju tetapi juga „cepat“ mati dari
sebab2 dalam (dlm kurun waktu k.l. 70 tahun), karena dengan prinsip Diktatur
Proletariat seakan memang seperti diprogramkan berumur „pendek“ spt itu.
Negeri2 barat yg maju yg mempunyai sejarah gelap sbg kolonialis , imperialis
dan neokolonialis &neoimperialis tak mungkin menjadi contoh kita.
Negeri2 Skandinavia dan Selandia baru, bisa kita jadikan panduan & teladan sbg
tujuan membangun masyarakat adil & makmur dg jaminan2 sosial, kesehatan dan
pendidikan, walau mereka mempunyai sejarah yang sangat berlainan dg negeri
kita. Tetapi bisa manjadi contoh tatanan masyarakat kita dimasa depan, walau
jalannya lain.
Tinggal Korea Selatan, negeri ini adalah yg paling mirip dg Indonesia dilihat
dari sejarahnya:
1) Keduanya merdeka setelah PD II.
2) Keduanya pernah mengalami penindasan oleh bangsa sendiri yg berwujud
Diktatur Fasist . Mereka oleh Syngman Rhee dan Park Chung Hee, Indonesia oleh
Diktatur Orba – Suharto. Bedanya Park Chung Hee kuasa sampai 1979, Suharto
sampai 1998 (resminya) tapi pewaris2nya masih ikut berkuasa sampai sekarang..
3) Sama2 mengalami kekejaman militer fasis Jepang.
4) Sama2 berjiwa patriotis.
Bedanya:
1) Rakyatnya berani melawan kekuasaan diktatornya lebih keras dari Indonesia yg
semangatnya betul2 dilumpuhkan rejim fasis.
2) Indonesia mempunyai kekayaan alam (daratan maupun lautan) yg luar biasa
hebatnya, sedang Korsel jauh lebih sedikit, maka Indonesia selalu jadi inceran
negeri2 neo kolonialis/neo imperialis.
3) Korea bagi barat adalah negeri „buffer“ thd Korut dan RRT , maka dia selalu
ditunjang disegala bidang oleh negeri2 nekolim (neo kol.. dan imp.) .Sedang
Indonesia sejak lahirnya menjadi incaran mereka untuk disedot SDA dan SDM nya ,
dan dijadikan tempat pelemparan barang2 hasil produksi industri dan pertanian
negeri2 nekolim.
Jadi secara singkat : Tujuan mirip seperti negeri2 Skandinavia dan Selandia
Baru, Cara hampir mirip seperti Korea Selatan.
Jangan dilupakan (sebagai wawasan) bhw Korea Utara , tak kan lama lagi pasti
akan mengubah arah tatanan ekonominya, lebih kurang akan mirip seperti RRT dan
Vietnam dan akan menjadi salah satu macan kecil Asia Timur.
Sekarang terserah kpd para generasi muda pemimpin2 penerus Revolusi Agustus
1945 mau diapakan Indonesia ini dimasa mendatang !
Tetap menjadi negeri embel2, menggadaikan kekayaan SDA dan SDM kpd kaum nekolim
dan kalian bisa memperkaya diri sendiri, atau bangun mendobrak pintu gerbang &
pagar penjara kemelaratan dan ketergantungan NKRI, penjara yg dibangun &
diketatkan rejim orba selama (32 + x) tahun itu..dan membangun Indonesia baru
yg cemerlang dimasa mendatang buat BANGSA INDONESIA ?...
Silahkan, kekuasaan dan keputusan ada ditangan kalian !
..