Menteri India: Orang India adalah penemu internet dan teknologi satelit 
http://www.bbc.com/indonesia/majalah-43820473 5 jam lalu

 Bagikan artikel ini dengan Facebook 
http://www.bbc.com/indonesia/majalah-43820473#  Bagikan artikel ini dengan 
Twitter http://www.bbc.com/indonesia/majalah-43820473#  Bagikan artikel ini 
dengan Messenger http://www.bbc.com/indonesia/majalah-43820473#  Bagikan 
artikel ini dengan Email 
mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=http%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fmajalah-43820473
  Kirim http://www.bbc.com/indonesia/majalah-43820473#share-tools




 Hak atas fotoGETTY IMAGESImage captionBiplab Deb merujuk pada Mahabharata 
untuk menguatkan pendapatnya. Seorang menteri India mengklaim bahwa internet 
sudah ditemukan ribuan tahun yang lalu oleh orang-orang India kuno, dan 
digunakan dalam perang Bharata Yudha antara Pandawa dan Astina.
 Biplab Deb, menteri besar dari negara bagian Tripura, menyampaikan 
pandangannya itu di sebuah acara, Selasa (17/4) malam lalu.
 Dia mengambil contoh dari epik Hindu kuno Mahabharata untuk membuktikan 
pandangannya. Tetapi masih belum banyak yang mendukungnya ternyata.
 Yang terjadi malah olok-olok dan cemoohan di media sosial. "Tripura CM Biplap 
Deb" menjadi tren di Twitter, dan banyak warganet India menjadikannya 
bulan-bulanan.
 Tokoh senior partai berkuasa di India akan diadili terkait penghancuran masjid 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-39641992 Dua sungai suci di India secara 
hukum 'diperlakukan seperti manusia' 
http://www.bbc.com/indonesia/majalah-39349273 Kalau pengacara menuntut Dewa 
Rama ke pengadila 
http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/02/160208_majalah_dewa_rama Tetapi 
ini bukan pertama kalinya pejabat tinggi India menciptakan kehebohan sejenis. 
Sudah ada beberapa menteri di pemerintahan nasionalis Hindu BJP saat ini - 
termasuk Perdana Menteri Narendra Modi - yang mengklaim bahwa sejumlah 
pencapaian ilmiah atau teknologi modern telah ditemukan India berabad-abad lalu.
 Pada tahun 2014, PM Narendra Modi mengatakan kepada para dokter dan staf medis 
di sebuah rumah sakit di Mumbai bahwa bedah kosmetik sudah ada di masa India 
kuno.
 Beberapa bulan lalu, bulan September 2017, menteri muda bidang pendidikan 
Satyapal Singh membuat jutaan orang mengernyitkan alis ketika dia mengatakan 
bahwa pesawat terbang pertama kali disebut dalam epik Hindu kuno Ramayana.
 Berbagai kalangan menyebut, kecenderungan othak-athik gathuk ini adalah tren 
berbahaya:
 Hak cipta gambar @rupasubramanya@RUPASUBRAMANYA 
https://twitter.com/rupasubramanya/status/986442194130231297

 Biplap Deb yang sedang jadi perbincangan sekarang ini, mengatakan bahwa 
pertempuran besar Bharatayudha di padang Kurusetra membuktikan keberadaan bukan 
hanya internet, tetapi juga teknologi satelit di masa India kuno.
 Gara-gara keset kaki, Menlu India ancam cabut visa para karyawan Amazon 
http://www.bbc.com/indonesia/majalah-38589270 Pemuka Jainisme mengatakan 
'banyak anak berpuasa berhari-hari' 
http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/10/161014_majalah_jainisme_india Tak 
dapat pesawat kelas bisnis, anggota parlemen India pukuli pramugara 
http://www.bbc.com/indonesia/majalah-39376365 Dia mengatakan, fakta bahwa 
Sanjaya, salah satu tokoh dalam epik yang juga menjadi dasar pewayangan 
Indonesia itu, telah mampu memberikan laporan begitu rinci -siapa menyerang, 
dengan apa, siapa terbunuh, bagaimana peristiwanya- dari pertempuran yang 
terjadi beberapa kilometer jauhnya dari raja Dhritarashtra itu. Ini membuktikan 
bahwa India kuno saat itu sudah memiliki akses terhadap teknologi satelit dan 
internet .
 Bisa dimengerti kalau pernyataan itu menimbulkan pertanyaan yang lebih 
skeptis. Sebagaimana diungkapkan para profesor sejarah Asia Selatan:
 Hak cipta gambar @AudreyTruschke@AUDREYTRUSCHKE 
https://twitter.com/AudreyTruschke/status/986330549856989185

 Sejumlah pengguna media sosial lain, lebih menyorot pada beberapa masalah 
lebih "praktis" dari anggapan itu.
 Hak cipta gambar @KshitijNagar@KSHITIJNAGAR 
https://twitter.com/KshitijNagar/status/986442192527831040

 Hak cipta gambar @ArifCRafiq@ARIFCRAFIQ 
https://twitter.com/ArifCRafiq/status/986445853148831745



 
 
 

Kirim email ke