----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Chan CT' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: GELORA_In
<[email protected]>Terkirim: Selasa, 27 Februari 2018 05.26.56
GMT+1Judul: [GELORA45] Inovasi Iptek Tiongkok Melangkah ke Jajaran Depan Dunia
| Inovasi Iptek Tiongkok Melangkah ke Jajaran Depan Dunia |
| 2018-02-27 11:31:11 CRI |
|
Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Tiongkok Wan Gang menyatakan, Tiongkok
kini telah menjadi negara inovasi iptek yang kuat dan berpengaruh di seluruh
dunia. Seiring dengan diciptakannya produk inovasi penting oleh Tiongkok
seperti alat selam Jiaolong, teleskop Tianyan dan satelit Wukong, pengaruh
Tiongkok di bidang penelitian dasar mengalami peningkatan drastis. Di sejumlah
bidang, Tiongkok kini mulai menjadi pelopor inovasi.
Wan Gang mengatakan hal itu dalam briefing pers Kantor Penerangan Dewan Negara
pada hari Senin (26/2) kemarin di Beijing. Ia menyatakan, level inovasi iptek
Tiongkok kini tengah mempercepat langkah menuju jajaran terdepan di dunia.
Ia mengatakan, pada tahun 2017, pengeluaran Tiongkok untuk penelitian dan
pengembangan seluruh masyarakat tercatat 76 triliun yuan, atau naik 70,9 persen
dibandingkan tahun 2012. Partisipasi perusahaan selalu berada di atas 75 persen
selama bertahun-tahun. Jumlah tesis internasional yang diumumkan maupun yang
dijadikan referensi menempati urutan kedua di dunia. Jumlah permohonan hak
paten dan jumlah lisensi paten juga menempati barisan terdepan di dunia. Selain
itu, Tiongkok juga berada di urutan pertama di dunia dari segi jumlah peneliti.
Tingkat sumbangan kemajuan iptek naik dari 52,2 persen pada tahun 2012 menjadi
57,5 persen. Kemampuan inovasi nasional juga naik menjadi urutan ke-17 dari
sebelumnya urutan ke-20 pada tahun 2012.
Menurut penjelasan, kini, kapasitas terpasang energi terbarukan dan kapasitas
pembangkit listrik Tiongkok masing-masing menempati urutan pertama di dunia.
Jumlah produksi mobil listrik dan mobil energi baru Tiongkok melampaui 50
persen dari jumlah total di dunia. Panjang jalur kereta cepat Tiongkok
melampaui 60 persen dari panjang total jalur kereta cepat di dunia.
Sementara itu, kecerdasan buatan, big data dan komputasi awan turut memacu
perkembangan pesat ekonomi digital, ekonomi platform dan ekonomi berbagi di
dalam negeri Tiongkok sehingga secara kuat mendorong transformasi dan eskalasi
ekonomi serta pertumbuhan tenaga pendorong yang baru.
Namun, yang patut dicatat ialah meskipun kemampuan inovasi iptek Tiongkok
mengalami peningkatan yang cukup besar, namun inovasi asli Tiongkok masih
relatif lemah. Wan Gang menyatakan, untuk tahap selanjutnya, pihaknya akan
mengambil langkah untuk meningkatkan kemampuan inovasi yang orisinal.
|