https://tirto.id/kriteria-cawapres-pendamping-jokowi-yang-tepat-menurut-pdi-p-cJyo
Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi
yang Tepat Menurut PDI-P
<https://tirto.id/kriteria-cawapres-pendamping-jokowi-yang-tepat-menurut-pdi-p-cJyo>
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PDIP Megawati
Soekarnoputri menghadiri peringatan HUT ke-45 PDIP di
Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (10/1/2018).
tirto.id/Andrey Gromico
Oleh: Yulaika Ramadhani - 29 April 2018
Dibaca Normal 1 menit
/"Ada tiga kriteria yang kami nilai tepat untuk mendampingi Jokowi di
Pilpres mendatang," ujar Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah/
tirto.id <https://tirto.id/> -
DPP PDI Perjuangan memaparkan kriteria figur yang tepat sebagai calon
Wakil Presiden RI mendampingi Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019.
"Yang paling utama, ada tiga kriteria yang kami nilai tepat untuk
mendampingi Jokowi di Pilpres mendatang," ujar Wakil Sekjen DPP PDI
Perjuangan Ahmad Basarah di sela Rakor Tiga Pilar Partai di Surabaya,
Sabtu (28/4/2018) dilansir /Antara/.
Ahmad Basarah menjelaskan, kriteria pertama cawapres nantinya harus
seorang figur yang memiliki visi kenegaraan sama dengan PDI Perjuangan
dan Jokowi, yaitu membangun negara Pancasila sebagaimana cita-cita
Proklamasi 17 Agustus 1945.
Kriteria kedua dan ketiga, lanjutnya, seorang cawapres harus memiliki
faktor elektoral yang dapat menambah elektabilitas Jokowi di bursa
Pilpres 2019 serta tokoh tokoh yang memiliki "chemistry" atau kecocokan
serta mampu bekerja sama yang baik dengan Jokowi.
"Ini karena konsep Presiden dan Wakil Presiden merupakan kepemimpinan
dwi tunggal, yakni menyatu antara jiwa dan raga, berorientasi ke rakyat,
dan yang paling penting, Jokowi harus nyaman dengan wakilnya termasuk
mampu membantu tugas-tugas Presiden jika terpilih nantinya," ujar Ahmad
Basarah.
Di bursa Pemilihan Presiden 2019, selain PDI Perjuangan, beberapa partai
politik sudah menyatakan mengusung Jokowi maju sebagai calon Presiden,
seperti Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai
Golkar. Kemudian, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura,
Partai Perindo, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).
Namun, ketika disinggung nama yang masuk bursa calon pendamping Jokowi,
Wakil Ketua MPR RI tersebut mengaku belum mengerucut ke satu nama dan
figur-figur yang muncul sangat berpeluang.
"Bahkan, nama yang belum muncul dalam bursa pun masih sangat mungkin
untuk digandeng. Tunggu saja, masih ada waktu sebelum masa pendaftaran
calon Presiden dibuka pada 4-10 Agustus 2018," kata Mas Bas, sapaan
akrabnya.
Basarah juga berharap kepada partai-partai politik yang mendukung Jokowi
untuk tetap melanjutkan kerja sama politik jika figur yang ditunjuk
partai tersebut tidak digandeng sebagai cawapres oleh Jokowi.
"Harapan PDI Perjuangan, karena cawapres satu maka banyak terpanggil,
tapi hanya satu yang terpilih. Kalau akhirnya Jokowi memilih bukan di
antara calon yang muncul dari partai politik, kami harapkan kerja sama
politik terus dilanjutkan karena kerja sama tidak diukur dari diterima
atau tidaknya sebagai cawapres," katanya.
Baca juga artikel terkait PILPRES 2019
<https://tirto.id/q/pilpres-2019-c2Z?utm_source=internal&utm_medium=lowkeyword>
atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
<https://tirto.id/author/yulaikaromadhani?utm_source=internal&utm_medium=topauthor>
(tirto.id - Politik)
Sumber: antara
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani