Begitulah mentalitas hasil masyarakat yang berdasarkan pada penghisapan alias 
kapitalisme alias "sosialisme" dengan ciri Tkk. Pokoknya apapun dilakukan buat 
mendapatkan UANG!!!! Persis seperti yang ditulis Wang Zheng yang melukiskan 
perhatian keponakannya hanya kepada UANG!! Sedangkan generasinya pada jaman 
Mao, lain lagi yang menjadi perhatiannya. Mereka memikirkan memajukan dan 
mengkonsolidasi masyarakat sosialis dan membantu revolusi dunia. Fakta seperti 
ini sudah tentu selalu diremehkan dan dilewatkan begitu saja oleh para 
pendukung dan pengagum berat gemilauannya mercu suar dan KA kilatnya... Karena 
yang mereka perhatikan DAN ANGGAP PENTING ADALAH KESENANGAN MEREKA SENDIRI, 
JALAN-JALAN, TINGGAL DI HOTEL, MAKAN DI RESTORAN, ETC.... Mereka lupa masih ada 
jutaan rakyat yang bergulat untuk hidup layak dan bebas dari ketakutan dan 
insecurity!!! 

    On Wednesday, May 2, 2018 5:01 PM, "[email protected] [GELORA45]" 
<[email protected]> wrote:
 

     Ini bukan yangpertamakali di Bali. Dalam setahun terakhir 
sudah banyak komplotan lainnya diringkusdi JKT, SBY, BDG. 
Aneh, kenapa berbondong-bondong menipu bangsanya sendiri 
darinegara orang? Lucunya lagi, kepolisian RRC selalu minta 
ratusan penjahat itu dipulangkan ke negara mereka, danPolri 
selalu setuju. 

Sayang sekali, para ahli itu jadi tak sempat melakukan “alih teknologi” 
dipenjara-penjara Indonesia.
Sayangsekali...
Digaji Rp 40Juta"Kegiatan sudahdari awal tahun meraup keuntungan Rp 6 triliun," 
kata Argo di MapoldaMetro Jaya, Jakarta, Senin, 31 Juli 2017.
- 
KanalGala-Crime

Lakukan Cyber Fraud, 103 WNA asal Cina Diciduk diBali

14jam lalu
Wartawan: H.Dicky Aditya
KEPOLISIAN Daerah Balimenangkap 103 orang warga negara asing (WNA) asal Cina di 
tiga lokasi terpisahdi Pulau Dewata. Mereka diduga melakukan penipuan online 
(cyber fraud) dinegaranya.

Dir Reskrimsus Polda Bali, Kombes Pol Anom Wibowo menyebut ratusan warga Cina 
itudatang ke Bali dan menyalahgunakan visa kunjungan wisata sejak 
Maret-April2018.

"Di Bali mereka melakukan modus penipuan dengan menggunakan saluraninternet 
yang mengaku sebagai petugas hukum yang ada di Cina," ujar Anomseperti 
diberitakan Antara di Mengwi, Kabupaten Badung, Senin (1/5/2018).

Di Jalan Perumahan Mutiara Abianbase, Badung, polisi mengamankan 49 orang 
yangterdiri dari 44 warga Cina dan lima warga Indonesia (yang merupakan 
pekerjarumah tangga di tempat penggerebekan).

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti 51 unit telepon, 
satulaptop, 43 buah paspor, lima unit telepon seluler, dua unit router, dua 
unitprinter dan 26 unit HUB.

Polisi juga menangkap 32 orang di Jalan Bedahulu XI Nomor 39 Denpasar 
yangterdiri dari 28 orang warga Cina dan empat warga Indonesia dengan barang 
bukti20 unit telepon, dua laptop, satu buah paspor, 13 unit router.

Sementara di Jalan Gatsu I Nomor 9 Denpasar, polisi mengamankan 33 orang 
yangterdiri 31 warga Cina dan dua warga Indonesia dengan barang bukti 28 
unittelepon, dua laptop, 38 buah paspor, tiga unit router dan satu unit HUB.

Total warga Cina yang diamankan polisi sebanyak 103 orang dan 11 wargaIndonesia 
yang merupakan buruh atau pekerja rumah tangga.

"Penangkapan tersangka bermula dari melakukan penyelidikan diam-diam danini 
bukan pengungkapan final karena sebelumnya kami sudah melakukan 
penangkapankasus serupa dan bantuan dari masyarakat," katanya.

Dalam pengungkapan kasus ini, Polda Bali memiliki tim analisis yang mendeteksi 
keberadaanpara pelaku yang melakukan komunikasi yang tidak wajar dari Bali ke 
Tiongkok.

"Untuk kasus terdahulu saja, satu kasus yang telah terungkap, para pelakudapat 
menipu satu korbannya mencapai Rp8 miliar," katanya.

Polisi masih mendalami kerugian yang dialami korban para penipu asal 
Cinatersebut.

Dalam aksinya 103 warga Cina melancarkan modus berpura-pura sebagai 
aparatpenegak hukum Cina. Mereka mengelabui korban dengan cara meneror 
korbanbermasalah.

"Para pelaku ini sudah memiliki data korbannya yang memiliki akun tabungandan 
meyakinkan data lainnya bahwa yang menghubungi itu adalah petugas keamananatau 
hukum yang ada di Cina. Setelah berhasil mengintimidasi targetnya dansetelah 
korbannya mengirimkan sejumlah uang kepada sindikat ini langsungkabur," kata 
Anom.

Kasus ini menjadi sorotan di tengah isu kebijakan pemerintah 
melonggarkankehadiran pekerja asing lewat Perpres TKA. Polda Bali kini menjalin 
kerja samadengan kepolisian Cina untuk memulangkan para penipu asal negeri 
tirai bambu. Editor: H. Dicky Aditya
  #yiv5644990230 #yiv5644990230 -- #yiv5644990230ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230ygrp-mkp #yiv5644990230hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-mkp #yiv5644990230ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-mkp .yiv5644990230ad 
{padding:0 0;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-mkp .yiv5644990230ad p 
{margin:0;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-mkp .yiv5644990230ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-sponsor 
#yiv5644990230ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230ygrp-sponsor #yiv5644990230ygrp-lc #yiv5644990230hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230ygrp-sponsor #yiv5644990230ygrp-lc .yiv5644990230ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv5644990230 #yiv5644990230actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv5644990230
 #yiv5644990230activity span {font-weight:700;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv5644990230 #yiv5644990230activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv5644990230 #yiv5644990230activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv5644990230 #yiv5644990230activity span 
.yiv5644990230underline {text-decoration:underline;}#yiv5644990230 
.yiv5644990230attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv5644990230 .yiv5644990230attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv5644990230 .yiv5644990230attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv5644990230 .yiv5644990230attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv5644990230 .yiv5644990230attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv5644990230 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv5644990230 .yiv5644990230bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv5644990230 
.yiv5644990230bold a {text-decoration:none;}#yiv5644990230 dd.yiv5644990230last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5644990230 dd.yiv5644990230last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5644990230 
dd.yiv5644990230last p span.yiv5644990230yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv5644990230 div.yiv5644990230attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv5644990230 div.yiv5644990230attach-table 
{width:400px;}#yiv5644990230 div.yiv5644990230file-title a, #yiv5644990230 
div.yiv5644990230file-title a:active, #yiv5644990230 
div.yiv5644990230file-title a:hover, #yiv5644990230 div.yiv5644990230file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv5644990230 div.yiv5644990230photo-title a, 
#yiv5644990230 div.yiv5644990230photo-title a:active, #yiv5644990230 
div.yiv5644990230photo-title a:hover, #yiv5644990230 
div.yiv5644990230photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv5644990230 
div#yiv5644990230ygrp-mlmsg #yiv5644990230ygrp-msg p a 
span.yiv5644990230yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv5644990230 
.yiv5644990230green {color:#628c2a;}#yiv5644990230 .yiv5644990230MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv5644990230 o {font-size:0;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230photos div {float:left;width:72px;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv5644990230
 #yiv5644990230reco-category {font-size:77%;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230reco-desc {font-size:77%;}#yiv5644990230 .yiv5644990230replbq 
{margin:4px;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230ygrp-mlmsg select, #yiv5644990230 input, #yiv5644990230 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230ygrp-mlmsg pre, #yiv5644990230 code {font:115% 
monospace;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-mlmsg #yiv5644990230logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-msg 
p#yiv5644990230attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230ygrp-reco #yiv5644990230reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-sponsor 
#yiv5644990230ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230ygrp-sponsor #yiv5644990230ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230ygrp-sponsor #yiv5644990230ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv5644990230 #yiv5644990230ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv5644990230 
#yiv5644990230ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv5644990230 

   

Kirim email ke