Ada teman bekerja ke Hongkong selama satu tahun. Saat berangkat membawa uang 60 juta, namun saat balik membawa uang cuma 15 juta. Terpaksa orang tuanya membayari utangnya lagi 45 juta di Bank/LPD.
Karena bapaknya menggarap tanahnya saya, lantas saya nasehat dia : tidak usah dengerin omongan orang walaupun dibilang luas Bojog teke Lutung (berangkatnya Kera datangnya Lutung). Tapi pengalaman itu perlu, saya sendiri belum pernah keluar negeri. From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, May 02, 2018 10:43 PM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Re: 10 Negara dengan Pekerja Bergaji Tertinggi di Dunia Ongkos hidup sudah tentu besar pula. Penghasilan didaftar itu utk US $60 ribu pertahun atau $5000 perbulan kemungkinan median household income sedangkan level bawah masih banyak yg berkisar minimum payment (California minimum wage $11/jam sedang US $7.25/jam). Sewaktu pergi ke Jakarta terus terang terperangah lihat harga rumah yang bunyinya milyar milyar milyar, iya kalau rumah mewah masih masuk akal lha wong rumahnya kecil saja, harga rumah yg tidak beda jauh dgn harga di banyak tempat di US sekalipun. Tidak tahu berapa tepatnya penghasilan penduduk Jakarta tetapi tempo hari Ahok pernah bilang separoh penduduk Jakarta dibawah $2 sehari atau $420 perbulan yg mungkin bisa diterjemahkan sebagai median household income. Artinya ongkos hidup juga besar sedang penghasilan amat sangat kecil. Yg saya katakan diatas adalah realitas yg ada. ---In [email protected]<mailto:[email protected]>, <ilmesengero@...<mailto:ilmesengero@...>> wrote : Gaji besar, tetapi bagaimana dengan ongkos hidup, misalnya harga sewa rumah, listrik, air, makanan, transport umum, biaya pengobatan bila sakit dsb?
