-
- Syarat China agar Proyek Kereta Cepat Selesai 3 Tahun
[image: image_title]
Tim VIVA »
- *BERITA* <https://www.viva.co.id/berita>
- *BISNIS* <https://www.viva.co.id/berita/bisnis>
Rabu, 2 Mei 2018 | 18:12 WIB
-
-
- [image: image_title]
Photo :
- VIVA.co.id/Dusep Malik
Kereta kecepatan tinggi milik China generasi kedua.
- SHARE
-
<https://www.facebook.com/dialog/share?app_id=505071156342030&display=popup&href=https%3A%2F%2Fwww.viva.co.id%2Fberita%2Fbisnis%2F1032382-syarat-china-agar-proyek-kereta-cepat-selesai-3-tahun>
-
<https://twitter.com/intent/tweet?text=Syarat%20China%20agar%20Proyek%20Kereta%20Cepat%20Selesai%203%20Tahun%20%E2%80%93%20VIVA%20https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1032382-syarat-china-agar-proyek-kereta-cepat-selesai-3-tahun>
-
<https://plus.google.com/share?url=https%3A%2F%2Fwww.viva.co.id%2Fberita%2Fbisnis%2F1032382-syarat-china-agar-proyek-kereta-cepat-selesai-3-tahun>
-
<?subject=Lihat%20Syarat%20China%20agar%20Proyek%20Kereta%20Cepat%20Selesai%203%20Tahun%20%E2%80%93%20VIVA&body=Check%20out%20this%20site%20https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1032382-syarat-china-agar-proyek-kereta-cepat-selesai-3-tahun>
*VIVA* – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar
Panjaitan menerima kunjungan *General Manager *China Railway
Corporation, Lu Dongfu, di kantornya, hari ini, Rabu 2 Mei 2018.
Pertemuan
itu membahas progres pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Bidang Kemaritiman
Ridwan Djamaluddin mengatakan, pihak China menyampaikan bahwa berbagai
permasalahan pembangunan kereta cepat sudah dapat diselesaikan.
Meski begitu, mengenai target penyelesaian, China mengatakan bisa
menyelesaikan proyek tersebut tiga tahun dengan syarat pembebasan lahan
sudah tuntas seluruhnya.
"Dia bilang kalau masalah lahan, sudah beres. Dalam tiga tahun bisa
selesai. Pengalaman mereka di sana," kata Ridwan di kantor
Kemenko Maritim,
Jakarta, Rabu 2 Mei 2018.
[image: proyek kereta cepat Jakarta-Bandung]
*Pelaksanaan proyek kereta api kecepatan tinggi Jakarta-Bandung.
(Foto: VIVA.co.id/Arrijal <http://VIVA.co.id/Arrijal> Rachman)*
Meski begitu, Ridwan tak bisa memastikan proyek tersebut selesai pada
2021. Terkait, progres pembebasan lahan pun, menurutnya, masih kewenangan
kontraktor untuk membicarakannya.
"Pokoknya begitu selesai itu, semua lahan siap, dalam tiga tahun bisa
selesai," kata dia.
Pihak China, menurut dia, mengatakan bahwa saat ini proses pembebasan
lahan sudah lebih baik. Mereka berjanji akan memberikan teknologi yang
terbaik bagi Indonesia dan menyediakan kontraktor terbaik di proyek
tersebut.
Sementara itu, terkait cairnya dana pinjaman tahap pertama sebesar
US$170 juta atau setara Rp2,28 triliun dari China Development Bank, akan
dipergunakan untuk mempercepat titik kritis seperti terowongan hingga
stasiun.
"Saya belum tahu (persis) itu mau akselerasi yang mana. Cuma kalau
saya lihat beberapa titik kritisnya, seperti terowongan dia mau
selesaikan.
Stasiun-stasiun utamanya dia mau selesaikan," tuturnya.