Alasan rujuknya lagi-lagi demi investasi asing.

Sibuk kerja tapi bukan untuk membuat Indonesia 
berdikari.

-

2017:
Begini Cara JPMorgan Permainkan Indonesia 
https://finance.detik.com/moneter/d-3387367/begini-cara-jpmorgan-permainkan-indonesia
 

 "Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memutus kontrak dengan JPMorgan 

 Chase Bank. Bank asal Amerika Serikat (AS) itu tak lagi berhubungan dengan 

 pemerintah RI."
  
 “Jadi dugaan pemerintah, JPMorgan sengaja memberi peringkat yang rendah 

 terhadap surat utang pemerintah supaya tidak banyak investor berminat atau 

 bahkan melepasnya.
 

 Nah, setelah itu JPMorgan kemudian menampung surat utang yang dilepas 

 investor itu untuk disimpan dan di kemudian hari dilepas lagi untuk meraup 

 keuntungan.”
 

 

 Mesra lagi, Presiden Jokowi Temui Pentolan 

 JP Morgan di Istana Negara
 Rabu, 2 Mei 2018 14:02 WIB
  
 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah menemui perwakilan JP 
Morgan di Istana Negara pada Rabu (2/5).
  
 Pertemuan tersebut dilakukan untuk memperingati 50 tahun JP Morgan berada di 
Indonesia.
  
 Managing Director Senior Country Officer JP Morgan di Indonesia Haryanto 
Budiman mengatakan, diskusi dengan Presiden Jokowi berlangsung baik.
  
 "Kita diskusi banyak sekali, termasuk diskusi cyber security, investment, 
terkait dengan hal-hal pengurangan birokrasi," ungkapnya di kompleks Istana 
Kepresidenan, Rabu (2/5).
  
 Haryanto melanjutkan, CEO JP Morgan Jamie Simon lebih banyak berdiskusi dengan 
hal-hal yang harus terjadi di negara-negara lain.
  
 "Pokoknya tadi pertemuan sangat produktif, diskusinya berlangsung selama 45 
menit," tambah dia.
  
 Dalam kesempatan yang sama, Jamie juga menyampaikan keoptimisannya dengan 
ekonomi Indonesia.
  
 "Kami percaya Presiden Joko Widodo bisa membuat ekonomi Indonesia tumbuh dan 
menjadi negara yang kuat secara finansial," tambahnya.
  
 Namun sayangnya, pihaknya enggan menjelaskan terkait penunjukkan kembali 
JPMorgan Chase Bank, N.A. sebagai Dealer Utama Surat Utang Negara (SUN).
  
 Pasalnya diketahui, setelah memutuskan hubungan kerja sama JPMorgan Chase 
Bank, N.A sejak 1 Januari 2017, pemerintah melalui Kementerian Keuangan 
(Kemkeu) kembali menjalin kerja sama dengan JP Morgan.
  
 Penunjukan kembali JPMorgan ini dinyatakan sesuai Surat Penunjukan Nomor 
S-45/PMK.8/2018 tanggal 17 April 2018 yang ditandatangani oleh Direktur 
Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko atas nama Menteri Keuangan.
  
 Penunjukan JPMorgan Chase Bank, N.A. sebagai Dealer Utama tersebut mulai 
berlaku efektif sejak tanggal 2 Mei 2018.
 

 Dengan demikian, jumlah dealer Utama kini menjadi 20 institusi yang terdiri 
dari 16 bank dan empat Perusahaan Sekuritas.

 Editor: Fajar Anjungroso
 
 

Kirim email ke