Dalam rangka memperingati hari kelahiran Karl Marx ke-200 saya tampilkan 
tulisan Prof. Jose Maria Sison. Sampai akhir tahun 2018, ILPS akan 
menyelenggarakan berbagai kegiatan berkaitan dengan ajaran dan praktek 
revolusioner Marx dan para penerusnya, Lenin, Stalin dan Mao.                   
         


                                                  KEBENARAN DAN KEKUATAN ABADI 
MARXISME 


                                                                        
OlehProf. Jose Maria Sison                                                      
            Ketua Pendiri, Partai Komunis Filipina

                                                               Ketua, Liga 
InternationalPerjuangan Rakyat

                                                                                
           5 Mei 2018 


 
Sayapikir cara terbaik untuk memperingati hari kelahiran Karl Marx yang ke-200 
adalahmempelajari karya-karyanya dan memahami arti penting ajaran 
revolusionernyabagi sejarah sosial dan keadaan dewasa ini serta merenungkan 
kekuatan dankebenaran abadi dari ajarannya.


 
Kitamengkritik kembali kapitalisme dan kapitalisme monopoli serta berusaha 
menye-garkandan mendorong maju gerakan proletariat dan rakyat revolusioner guna 
menga-khirikapitalisme monopoli yang telah menjadi raksasa jahat dan mengerikan 
serta  mewujudkan sosialisme , tahap persiapankomunisme. Marx telah lama 
memperingatkan kita bahwa yang pokok adalah mengubahdunia.


 
Padausia 26 tahun, 1844, Marx telah menganggap usaha komunis kelas pekerja 
sebagai perjuangannyasendiri. Pada tahun itu ia menerbitkan “Manuskrip Ekonomi 
dan Filsafat 1844”. Iajelaskan proses kapitalisme yang tidak manusiawi di mana 
kelas kapitalis me-misahkankelas buruh dari hasil kerjanya dan dengan demikian 
terjadi akumulasi modal.Ini adalah bagian kerja yang tidak dibayar (kerja yang 
“dibekukan” atau kerja“mati”) yang digunakan untuk mendominasi dan 
mengeksploitasi tenaga kerja hidupdalam siklus eksploitasi lebih lanjut.
 
Padatahun itu juga mulai terjalin kerja sama dan persahabatan seumur hidup 
denganEngels yang telah meninggalkan kesan besar dan dalam dengan karyanya 
“KondisiKelas Buruh di Inggris”. Marx dan Engels setuju untuk kerjasama 
dalampenelitian dan kerja teoritis berkaitan dengan gerakan kelas buruh.


 
 Marxismesebagai Teori Revolusi Proletariat 


 
Marxmengembangkan teori revolusi proletar di jalan besar perkembangan 
peradaban. Iaterinspirasi oleh sumber pengetahuan paling maju ketika itu untuk 
merumuskantiga bagian komponen Marxisme: filsafat materialis, ekonomi politik 
dan ilmu sosial.Ia me-ngajukannya sebagai senjata integral kaum proletariat 
untuk memahaminasibnya dan  membebaskan dirinya danseluruh umat manusia.


 
1.Marx belajar filsafat Jerman, terutama Hegel yang idealis dan Feuerbach 
yangmaterialis. Ia mengambil pandangan materialis ilmiah, merumuskan 
dialektikamaterialis sebagai hukum kontradiksi dalam alam dan masyarakat, dan 
jugasebagai metode berpikir dan bertindak dengan menempatkan dialektika 
metafisisdi atas dasar materialis. Jadi bukan hanya persepsi atas realitas 
sensualtetapi sampai pada aktivitas yang kritis dan revolusioner untuk 
mengubahkenyataan sosial.


 
Iaterapkan materialisme dialektik pada sejarah sosial dan menyusun 
materialismehistoris untuk menjelaskan transformasi dari satu bentuk masyarakat 
ke bentukyang lebih tinggi melalui perjuangan kelas dan kontradiksi kelas di 
dalammasyarakat itu sendiri dan antara cara produksi dan suprastruktur sosial. 
Ia telusuriurutan progresif perkem-bangan masyarakat dari masyarakat komunal 
primitif ke perbudakan,kemudian ke feo-dalisme, setelah itu ke kapitalisme 
sampai sosialisme dankomunisme.


 
Karya-karyafilsafat utama Marx adalah “Manuskrip Ekonomi dan Filsafat 1844” ; 
“Tesis TentangFeuerbach”; “Ideologi Jerman”  (ditulisbersama dengan Engels); 
“Keluarga Suci” atau “Kritik kepada Kritik Kritis terhadapBruno Bauer &Co.” 
(juga ditulis bersama Engels) dan “Kemiskinan Filsafat”untuk menjawab “Filsafat 
Kemiskinan “ dari Proudhon. Karya-karya ini dilengkapidengan karya Engels : 
“Ludwig Feuerbach”; “ Akhir dari Filsafat Klasik Jerman”; “Anti-Dühring” dan 
“Dialektika dalam Alam”.


 
2.Marx mempelajari ekonomi politik Inggris, terutama eksponen dari teori 
nilaikerja, Adam Smith dan David Ricardo. Dengan seksama ia terapkan 
dialektikaMarxis pada data ekonomi yang melimpah, dan itu melahirkan “Das 
Kapital” yangmerupakan kritik besar dan tajam terhadap kapitalisme. Ia pelajari 
komoditassebagai sel produksi dengan mesin berskala besar dan sebagai 
perwujudan tenagakerja ( yang dapat diukur dalam waktu kerja rata-rata yang 
diperlukan secarasosial) dan dengan begitu muncullah  teori nilai lebih yang 
menjelaskaneksploitasi, dengan nilai lebih (tenaga kerja yang tidak dibayar) 
sebagaisumber laba industri, bunga bank dan sewa lahan dalam proses 
produksikapitalis.
 
Iatelusuri akumulasi modal melalui pengambilan keuntungan oleh kaum 
kapitalisyang bersaingan, pertumbuhan modal konstan lebih cepat yang tercermin 
dalampabrik, perlengkapan dan bahan baku dibanding dengan modal variabel 
untukupah, kecenderungan menurunnya keuntungan, krisis overproduksi 
yangberhubungan dengan kemerosotan dalam  upahriil dan permintaan konsumen, 
penggunaan modal finansial secara gila-gilaan danekspansi kolonial dengan 
slogan perdagangan bebas untuk mempertahankan ekonomikapitalis industri.


 
Karya-karyaMarx dalam ekonomi politik termasuk “Kontribusi kepada Kritik 
Ekonomi Politik”;  empat jilid “Das Kapital” (tentang prosesproduksi kapitalis, 
proses sirkulasi, prosesproduksi kapitalis secara keseluruhan, teori nilai 
lebih), “Upah, Harga danKeuntungan”, yang dapat digunakan untuk memudahkan 
studi tentang “Das Kapital”. “Manifesto Komunis” dan “Kritik terhadapProgram 
Gotha” menjelaskan bagaimana mewujudkan sosialisme dan meneruskannya 
kekomunisme.
 
3.Marx mempelajari ilmu sosial Perancis, terutama kaum demokrat revolusioner 
dansosialisutopis. Ia melihat rangkaian perjuangan kelas dalam sejarah sebagai 
sebab daritransformasi sosial. Ia mengerti perjuangan kelas proletariat sebagai 
kuncibagi perjuang an massa demokratis untuk sosialisme. Ia lawan voluntarisme 
dankhayalan yang merupakan ciri sosialisme utopis.
 
Marxmengakui bahwa yang pertama mengajukan konsepsi perjuangan kelas adalah 
kaumdemokrat revolusioner Perancis. Ia menegaskan bahwa kontribusinya adalah 
kon-sepsiperjuangan kelas itu mengarah ke kediktatoran kelas proletariat 
dalammasyarakat sosialis. Itulah inti sari dari teori sosialisme ilmiah, 
yangdidasarkan pada perjuangan massa revolusioner, seperti dijelaskan dengan 
sangatbaik dalam “Manifesto  Komunis” yangterbit tahun 1848.


 
Ituadalah karya Marx dan Engels yang paling terkenal. Ia ditulis dalam 
hubungannya denganLiga Komunis. Manifesto memperkirakan meletusnya 
pemberontakan kaum buruh dan kaumtani seluruh Eropa tetapi belum bisa 
mempengaruhi mereka secara langsung. Marxdan Engels aktif dalam Internasional 
Pertama, Asosiasi Buruh Internasional.Anggota Asosiasi ini turut serta dalam 
Komune Paris tahun 1871, yang bertahan selamadua bulan lebih sebagai prototipe 
kediktatoran proletariat sampai akhirnya di-tenggelamkandalam darah oleh kaum 
borjuasi.
 
Sebagaiilmuwan sosial, Marx memperhitungkan sepenuhnya adanya sisa-sisa 
feodalisme diPerancis, Jerman dan Rusia dan membenarkan tuntutan demokrasi oleh 
kaum tani,yang dalam kasus terbaik dipimpin oleh kaum proletar, tapi ia 
memperhatikanbagaimana kaum borjuis mencoba merebut inisiatif dari kaum 
proletariat. Iamemiliki pandangan yang menyeluruh atas situasi pemberontakan 
tahun 1848 diEropa sebagai-mana tercermin dalam “Brumaire Louis Bonaparte yang 
ke Delapanbelas”dan “Perjuangan Kelas di Perancis, 1848 sampai 1850”  sebelum 
terjadiKomune Paris, 1871, yang menjadi bahan studinya dalam “Perang Dalam 
Negeri diPerancis”.


 
InternasionalPertama menjadi lesu ketika markasnya pindah dari Eropa ke 
NewYork. Tapi pengaruhMarxisme menyebar lebih cepat melalui Internasional 
Kedua, dengan Engels dankawan-kawan lainnya yang menyebarkan teori dan praktek 
Marxis setelah Marx wafat,14 Maret 1883, pada usia 64 tahun. Dalam dekade 
terakhir abad ke-19, Marxismemenjadi arus utama dalam gerakan kelas buruh 
Eropa, baik dalam partai-partai sosialdemokrat maupun serikat buruh.


 
Leninisme sebagaiPengembangan Lebih Lanjut  Marxisme


 
Sejakkekalahan Komune Paris pada tahun 1871, kapitalisme persaingan bebas telah 
berkembangmenjadi kapitalisme monopoli atau imperialisme modern di skala 
bebera-pa negerikapitalis industri. Terdapat pendatang baru dalam arena 
perburuan kolonial yangberjuang untuk membagi kembali dunia sebagai daerah 
ekonomi dan wilayahgeopolitik. Lenin mempertahankan, membela dan mengembangkan 
Marxisme di zamanimperialisme modern dan revolusi proletar.


 
Leninmengakui dengan jelas bahwa kapitalisme monopoli atau imperialisme adalah 
tahaptertinggi dan terakhir dari kapitalisme dan merupakan fase menjelang 
revolusi sosialis.Ia melihat sifat dekaden, sekarat dan agresif dari  
imperialisme; kaum proletariat baik di negeri kapitalismaupun negeri yang 
berkembang bisa mengubah perang agresi imperialis menjadi perangdalam negeri 
revolusioner.
 
Leninmemberi sumbangan besar kepada perkembangan materialisme dialektis ketika 
ia mengidentifikasihukum dasar dialektika sebagai kesatuan dari yang 
bertentangan dan berdiriteguh melawan empirio-kritik dan kecenderungan logis 
positivis dalam filsafatdan berhasil menavigasi di perairan politik Rusia yang 
rumit, di mana kaumMenshevik, kaumdemokrat konstitusional, kaum Narodnik, 
kelompok ultra-Kiri dan kaum kepalabatu pendukung kaisar merupakan hambatan 
bagi revolusi proletar.
 
Leninberdebat dan mengalahkan kaum revisionis klasik yang dipimpin Kautsky 
dalamInternasional Kedua. Tanpa disadari, Kautsky memberi pujian tertinggi 
kepadaLeninisme ketika ia memberi cap Leninisme kepada posisi Lenin yang Marxis 
dalammelawan sovi-nisme sosial, pasifisme sosial, dan imperialisme sosial. 
Sebagaipemikir dan pemimpin Bolshevik, Lenin juga unggul di atas berbagai 
partai danaliran borjuis dalam perjuangan melawan Tsarisme dan pemerintahan 
borjuis berikutnyadi Rusia.


 
TanpaMarxisme, pertama dan selanjutnya, Leninisme, kaum Bolshevik tidak akan 
bisa mencapaikemenangan dalam Revolusi Besar Oktober Sosialis di bawah kondisi 
berkecamuknya perang antar-imperialis pertama, yaitu PerangDunia Pertama dan 
sesudah-nya. Lenin dan Stalin mencapai serangkaian kemenanganideologi dan 
politik dengan mengikuti garis proletar sosialis Marxis-Leninis untukmembangun 
dan mengembang-kan sebuah negeri sosialis yang kuat  di atas seperenam lebih 
permukaan bumi.
 
Merekamendorong maju Internasional Komunis Ketiga dan menginspirasi kaum 
proletariatdan rakyat tertindas di dunia untuk bangkit dan mengalahkan 
imperialisme dankelas reaksioner lokal. Lahir beberapa negeri sosialis dan 
demokrasi rakyatsebagai hasil dari krisis umum kapitalisme monopoli 
berkepanjangan, perangantar-imperialis kedua dan peran menentukan Uni Soviet 
dan rakyat berbagainegeri dalam mengalahkan ke-kuatan fasis. Tahun 1956, 
negeri-negeri sosialis dangerakan pembebasan nasional mencakup sepertiga umat 
manusia dunia dan menjadibenteng melawan kebangkitan imperialisme AS.


 
Namunsayang, pada tahun itulah ketika kaum revisionis modern pimpinan 
Khrushchovmerebut kekuasaan di Soviet Union dari para pengikut Stalin dan 
mulaimenggerowoti sosialisme, mempromosikan revisionisme modern dan 
restorasikapitalis, tidak hanya di Uni Soviet tetapi juga di Eropa Timur dan 
tempatlain. Tahun 1964, pada gilirannya, Brezhnev merebut kekuasaan dari 
Khrushchovhanya untuk memperdalam dan mem- percepat restorasi kapitalis.


 
KawanMao, seorang Komunis besar, melawan revisionisme modern begitu ia 
muncul-kankepalanya yang buruk di Uni Soviet dan dalam pertemuan partai komunis 
dan partaiburuh tahun 1957 dan 1960 di Moskow. Ia juga berhadapan dengan kaum 
kanan danpenyembah revisionisme modern Soviet di Tiongkok yang menentang Lompat 
MajuBesar ke Depan dan gerakan pendidikan sosialis.


 
Maoisme sebagaiPerkembangan Lebih Lanjut Marxisme-Leninisme


 
Tahun1966, sesuai dengan Marxisme dan Leninisme, Mao mengajukan teori dan 
praktik meneruskanrevolusi  di bawah kediktatoran kelasproletar melalui 
Revolusi Besar Kebudayaan Proletar untuk melawanrevisionisme, mencegah 
restorasi kapitalis dan meng-konsolidasi sosialisme. Iamencapai kemenangan 
besar selama sepuluh tahun berlang-sungnya revolusi kebudayaanyang penuh 
liku-liku.


 
Tetapisetelah Mao meninggal tahun 1976, kaum revisionis pimpinan  Deng Xiaoping 
berhasilmelakukan kudeta dan akibatnya restorasi kapitalisme dengan kedok 
melakukan reformasi dan membuka diri guna memajukan"sosialisme" (sebenarnya, 
kapitalisme) dengan karakteristikTiongkok. Restorasi kapitalisme di Tiongkok 
telah membuktikan kebenaran garisMaois untuk melancarkan  revolusi kebudayaan.
 
Maodapat berdiri melawan revisionisme modern Soviet dan agen-agennya di 
Tiongkok ketikamasih hidup. Ia dihargai dan dihormati kaum Proletariat dan 
rakyat Tiongkokkarena telah memimpin revolusi Tiongkok mencapai kemenangan 
dalam tahap demokrasibaru dan sosialis sampai arus subversive revisionisme 
Soviet dan imperialismeAS  membalikkan semuanya setelah Maomeninggal.  


 
Maomemberi kontribusi besar kepada filsafat Marxis-Leninis, ekonomi politik 
danilmu sosial. Dengan demikian, ia mampu memimpin revolusi  Tiongkok mencapai 
kemenangan penuh. Dewasaini, dia masih dihormati sebagai pendiri Republik 
Rakyat Tiongkok oleh merekayang sekarang memerintah Tiongkok dan menggunakan 
nasionalisme borjuis dan kapitalismesebagai panduannya.


 
Pengaruhimperialisme AS dan revisionisme modern Soviet di Tiongkok tak dapat 
diremehkan.Oleh karena itu, Tiongkok bukan lagi sosialis. Teori dan praktik  
meneruskanrevolusi di bawah kediktatoran proletar bertujuan untuk memastikan 
kelas proletariatdan rakyat dunia mengalahkan imperialisme dan maju menuju 
kemenangan sosialismedi dunia. Tapi itu gagal karena restorasi kapitalisme di 
Tiongkok.


 
Tahun1989-91, semua rezim di bawah pemerintahan revisionis sudah siap untuk 
digantikanoleh rezim yang terang-terangan borjuis di Uni Soviet dan di negeri 
lain,kecuali Tiongkok yang masih mempertahankan tabir tipis komunisme guna 
menutupi kapitalismebirokrat. Amerika Serikat menjadi satu-satunya adikuasa dan 
pemenang PerangDingin  melawan Uni Soviet yang telahruntuh karena pengkhianatan 
terakhir kaum revisionis Soviet yang dipimpin Gorbachov.Semua kaum anti-komunis 
dan pengikutnya membual bahwa umat manusia tidak bisamelampaui kapitalisme dan 
demokrasi liberal.


 
Denganarogansi yang kelewat batas, AS menyebarkan gagasan bahwa kapitalisme itu 
abadi,sosialisme sudah mati, dan mendorong terus kebijakan ekonomi neoliberal 
dan kebijakanperang agresif neokonservatifnya dengan memboroskan triliunan 
dolar. Sebelumnya,pada tahun 1980-an di bawah rezim Reagan, AS telah 
mengelabuhi dirinya sendiridengan melibatkan Uni Soviet dalam perlombaan 
senjata yang sangat mahal bagimereka sendiri dan pemberian konsesi kepada 
pabrik-pabrik manufaktur Tiongkokuntuk mempercepat integrasinya ke dalam dunia 
kapitalis.
 
Sekarangsistem kapitalis dunia menghadapi  masalah besar. Dua kekuatan 
kapitalis besar,Tiongkok dan Rusia, bersaing untuk mendapatkan hegemoni politik 
dan ekonomi danmenantang kekuatan kapitalis lama, AS dan Uni Eropa. Di bawah 
kondisi ini,krisis sistem kapitalis dunia dan perang agresif lebih sering 
terjadi daripada sebelumnya.Ini adalah kondisi yang menguntungkan bagi 
kebangkitan gerakan sosialis dananti-imperialis .
 
Transisi menujuKebangkitan Revolusi Proletar Dunia


 
Setelahbeberapa putaran krisis ekonomi domestik dan global yang mencapai 
puncaknyadengan krisis finansial tahun 2008 yang terus menekan ekonomi global, 
AS seka-rangmengalami kemerosotan strategis cepat yang belum pernah terjadi 
sebelumnya; bahkanPentagon sendiri pun menyebutnya sebagai periode 
pasca-keagungan. Dalam duniamultipolar di mana kontradiksi interimperialis 
terus meningkat, pesaing utamaAS dalam ekonomi sekarang adalah Tiongkok, dalam 
bidang militer, Tiongkok danRusia.


 
Sementaraitu,  di satu sisi,  usaha perjuangan sosialis jelas mundur sejaktahun 
1991 atau bahkan lebih awal, di sisi lain kaum proletar dan rakyat tertindasdi 
dunia  mengalami penderitaan yangmengerikan di bawah kekerasan ekonomi 
neoliberal dan perang agresi. Namunjustru karena itu, kontradiksi di kalangan 
kekuatan imperialis meningkat dan telahmuncul kekuatan perlawanan revolusioner 
dari kaum proletariat dan rakyat  tertindas..


 
Selamabeberapa dekade ini, di zaman imperialisme modern dan revolusi proletar, 
kitasepertinya terperangkap dalam dunia krisis berkepanjangan dan semakin 
buruk,gejolak sosial dan perang. Tetapi kita sekarang berada dalam periode 
transisimenuju dunia yang akan dilanda arus revolusioner melawan kejahatan 
dankebusukan kapitalisme finansial monopoli yang dekaden. Kebenaran dan 
kekuatan abadiMarxisme dan perkembangannya lebih lanjut dalam sejarah dan 
situasi sekarangini akan terus memberi dan meningkatkan energi dan ketahanan 
kita. Kaum proletariatrevolusioner dan partai ko-munis serta partai buruh 
sejati yang dibimbing  Marxisme-Leninisme-Maoisme adalah yang palingsiap dan 
efektif dalam melancarkan perjuangan revolusioner melawanimperialisme, 
revisionisme dan kaum reaksi. Dari barisan revolusioner dan revolusiyang 
dipimpin kelas proletariat di berbagai negeri,  lahir pemikir dan pemimpin yang 
paling tegardan militan. 


 
Kitaberada pada momen krusial dalam sejarah dunia, di mana partai dan 
organisasimassa proletariat serta rakyat sekali lagi dengan antusias 
mempelajariajaran-ajaran Marx, Engels, Lenin, Stalin, dan Mao. Mereka 
mencengkam Marxisme,Leninisme dan Maoisme sebagai senjata teoritis dan praktis 
dalam kebangkitandan kemajuan revolusi proletar dunia baru untuk pembebasan 
nasional, demokrasidan sosialisme melawan imperialisme dan semua reaksi.


 
Perjuangankelas yang melahirkan zaman antara kaum proletariat dan kaum borjuis 
tidakakan berakhir sampai kemenangan penuh dan final  sosialisme dan komunisme.
 
Hidup memori dan ajaran Karl Marx!

HidupMarxisme-Leninisme-Maoisme!

Hidupsemua partai komunis dan partai buruh sejati!

Hiduprevolusi proletar-sosialis dunia!

Hidupkaum proletariat dan rakyat sedunia!


 

 

 

 

 
  

Kirim email ke