https://nasional.inilah.com/read/detail/2453977/pks-harap-semua-kasus-rizieq-disetop
*PKS Harap Semua Kasus Rizieq Disetop* Oleh : Ray Muhammad | Minggu, 6 Mei 2018 | 04:00 WIB *NILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menilai sejumlah perkara yang menyeret Habib Rizieq Shihab penuh dengan nuansa politis.* Ia menilai, Rizieq kerap dipersoalkan secara hukum lantaran memang selama ini dikenal memiliki sikap tegas terhadap politik tanah air. "Memang perkara yang melibatkan Habib Rizieq melulu dimaknai kasus politik. Ini karena sikap politik beliau yang tegas, keluarlah berbagai upaya," kata Mardani kepada *INILAHCOM*, Jakarta, Sabtu (5/5/2018). Dia mengharapkan agar ke depan tak terjadi kegaduhan di tengah masyarakat, maka semua kasus Rizieq yang belum tentu terdapat unsur pidana segera disetop. "Maka, pemerintah kalau ingin ada kesejukan dan energi politik yang positif, jangan ganggu ulama. Ada ulama bersikap keras memang tugasnya mengingatkan. Ulama itu perwakilan nabi. Mereka diminta memberikan masukan dan nasihat," ujarnya. Seperti diketahui, Polda Jawa Barat menghentikan kasus dugaan penghinaan Pancasila terhadap Habib Rizieq. Penyidik Polda menilai, laporan yang dibuat oleh Sukmawati Soekarnoputri itu tidak memiliki cukup bukti sehingga dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). [rym] +++++- https://www.inilahkoran.com/?scrname=berita&category=bandung&ID=78069&title=fatwa-habib-rizieq-shihab-ulama-makin-solid-menangkan-asyik Fatwa Habib Rizieq Shihab, Ulama Makin Solid Menangkan ASYIK Oleh : Dery Fitriadi Ginanjar04 Mei 2018 13:59 INILAH, Bandung - Ajakan Habib Rizieq Shihab kepada ulama dan umat untuk memenangkan pasangan Sudrajat-Akhmad Syaikhu (ASYIK) memberikan energi positif. Statement untuk memenangkan ASYIK semakin merapatkan ulama dan umat. Ketua Tim Pemenangan ASYIK Haru Suandharu menilai, sebetulnya ajakan Habib Rizieq Shihab tersebut telah memberikan dampak positif. Hal tersebut semakin menambah semangat kepada tim ASYIK. "Bagi yang mengidolakan Habib Rizieq Shihab, diharapkan ada pengaruhnya. Bagi yang tidak pun, justru menambah kepercayaan kepada ASYIK. Dibawa asyik aja kalau dalam pilkada," kata Haru saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (4/5/2018). Menurut Haru, pertemuan pasangan ASYIK dan Habib Rizieq Shihab di Mekkah tidak ada kontrak politik apapun. Saat itu, Sudrajat dan Syaikhu sedang melaksanakan umroh dan tidak sengaja bertemu petinggi Front Pembela Islam itu. "Saya gak tahu komitmen. Mereka umroh dan ketemu. Silaturahim biasa. Tapi ada nasihat kalau ASYIK jadi pemimpin harus adil, dekat dengan ulama, serta membela kepentingan umat," jelasnya. Haru mengakui belum mengetahui respons umat terkait dukungan Habib Rizieq Shihab. Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini pun tak mempermasalahkan pihak yang kurang simpati kepada Habib Rizieq Shihab. "Orang mendukung kok jadi bumerang? Orang menyatakan dukungan, menasihati, mendoakan, ya disikapi positif. Kalau ada yang gak suka, boleh saja beda pandangan, tetapi tetap memilih ASYIK. Kita ingin bangun Jabar lebih baik, maju, ke sana arahnya," ujarnya. Belum lama ini beredar video Habib Rizieq Shihab mengenakan baju putih duduk diapit Sudrajat yang juga mengenakan baju berwarna sama. Sedangkan Syaikhu tampak memakai kemeja dengan setelan jas hitam. "Malam hari ini, saya bersama keluarga di Mekkah al Mukaromah sangat berbahagia, saya kedatangan tamu para habaib, para ulama, para kiai dari berbagai daerah," katanya dalam video. "Dan di samping saya, juga alhamdulillah ada Pak Sudrajat calon gubernur Jawa Barat, juga dan Pak Ahmad Syaikhu calon wakil gubernur Jawa Barat," sambung Habib Rizieq. Dalam video berdurasi 3,49 menit itu, Habib Rizieq juga mengumumkan sekaligus mengundang umat muslim untuk menghadiri kegiatan doa bersama yang rencananya digelar di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor pada Sabtu 5 Mei 2018. Acara tersebut, kata Habib Rizieq, salah satu tujuannya mendoakan agar Indonesia mendapat pemimpin yang baik pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Dalam kesempatan itu, Rizieq pun berpesan kepada Sudrajat dan Ahmad Syaikhu untuk berkomitmen menjadi pemimpin yang baik. (*)
