Keberpihakan anda pada Statusquo dan penguasa telah membuat anda selalu melihat keatas dan tidak mau melihat kebawah. Dibawah ini contoh orang yang mau melihat kebawah dan memikirkan/ mempertimbangkan kehidupan mereka yang di bawah. Saya bukanlah satu-satunya orang yang melihat pembangunan infrastruktur raksasa hanya mengabdi kepada pemilik modal besar... Orang yang bernama Djoko ini sangat besar kemungkinan tidak pernah tinggal di negeri sosialis seperti anda dan tidak kenal teori-teori revolusioner yang bertujuan membela rakyat jelata. Tapi punya simpati dan bisa merasakan bagaimana kehidupan masyarakat yang miskin. Sungguh memalukan sikap anda pro Statusquo dan pro-penguasa!!! "Menurut Djoko,infrastruktur yang terbangun dengan baik mempermudah pemilik modal memperluaskapitalisasi mereka."Namun, masyarakat miskin akan semakin miskin karenamereka tidak punya kemampuan dan daya untuk merebut kue perekonomian, walaupunkondisi infrastruktur semakin bagus," kata Djoko.Dia mencontohkan pada jalur Tol Jakarta-Cikampek dan TolJakarta-Bogor sulit menemui pemukiman penduduk lama dan lahan pertanian subur,melainkan berubah menjadi kawasan industri dan pemukiman mewah yang baru. TOL TRANS JAWA: Pemerintah Perlu Berdayakan Rakyat Terdampak
Bisnis.com, JAKARTA - Pemberdayaan masyarakat yang terdampak pembangunan tol Trans Jawa merupakan hal yang perlu diperhartikan. Pemerintah perlu melakukan pemberdayaan ekonomi rakyat dalam pembangunan tol Trans Jawa untuk mempertahankan ekonomi masyarakat yang terdampak, kata pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia Djoko SetidjawarnoDalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (23/7/2017), Djoko menekankan pentingnya pembangunan infrastuktur yang diimbangi program-program pemberdayaan ekonomi untuk mobilitas vertikal sosial ekonomi bisa mencegah ketimpangan dan kemiskinan semakin parah. Menurut Djoko, infrastruktur yang terbangun dengan baik mempermudah pemilik modal memperluas kapitalisasi mereka."Namun, masyarakat miskin akan semakin miskin karena mereka tidak punya kemampuan dan daya untuk merebut kue perekonomian, walaupun kondisi infrastruktur semakin bagus," kata Djoko.Dia mencontohkan pada jalur Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Jakarta-Bogor sulit menemui pemukiman penduduk lama dan lahan pertanian subur, melainkan berubah menjadi kawasan industri dan pemukiman mewah yang baru.Djoko mengkhawatirkan semakin mudah masyarakat menengah bawah melepas kepemilikan aset karena iming-iming dan ekspansi bisnis kapitalis."Esensinya adalah bagaimana memberdayakan masyarakat untuk memiliki kemampuan berekonomi yang baik agar mereka mampu memanfaatkan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi," kata Djoko.Oleh karena itu, dia menyarankan agar pemerintah segera membuat program pemberdayaan rakyat, terutama yang diperkirakan terkena dampak pembangunan Tol Trans Jawa, jalan sejajar perbatasan di Kalimantan dan Trans Papua.Dia menambahkan pemberdayaan ekonomi rakyat juga perlu dilakukan pada kawasan sekitar pembangunan bandara dan pelabuhan yang baru dibangun di luar Jawa.Sumber : Antara On Tuesday, May 8, 2018 1:37 PM, "Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45]" <[email protected]> wrote: https://rtd.rt.com/films/spoils-of-destruction/ Spoils of destruction On Tuesday, May 8, 2018 7:24 AM, "'Karma, I Nengah [PT. BI-POS]' [email protected] [GELORA45]" <[email protected]> wrote: Betul pak Hamid, bangun terus infrastruktur. Semua punya utang termasuk saya From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Tuesday, May 08, 2018 1:07 PM To: Yahoo! Inc. <[email protected]>; Jaringan Kerja Indonesia <[email protected]>; Gelora 45 <[email protected]>; Sastra Pembebasan <[email protected]>; Yahoo! Inc. <[email protected]>; Yahoo! Inc. <[email protected]>; DISKUSI FORUM HLD <[email protected]> Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Fw: Asa anak negeri di tol Trans Sumatera Maju terus Jokowi. Berikan infrastruktur untuk kemakmuran bagi Rakyat Indonesia. Betapa indah pembangunan ini. Ada yang bilang tol ini dibangun untuk pemodal, misalnya untuk mengakut kelapasawit. Apakah rakyat dilarang melintasi tol ini? Apakah bus dilarang di jalan ini? Bukalah mata, lihat kenyataan. Tol-tol seperti ini juga dibangun di temapat terpencil di Indonesia Timur. Pak Presiden, bangunlah tol-tol yang idah, jembatan, waduk, dll, kenangan manis akan terju padamu. Aku pengagummu, aku pendukungmu, aku tidak buta, mataku masih waras melihat kenyataan. Mana ada negara didunia yang tidak berhutang!!! Mana ada Presiden sebelumnya seperti engkau. ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Mohammad Kasim <[email protected]> Kepada: "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]> Terkirim: Sabtu, 5 Mei 2018 09..42.07 GMT+2 Judul: Asa anak negeri di tol Trans Sumatera · TOP NEWS · TERKINI · RILIS PERS Antaranews.com Tentang Kami Sabtu, 5 Mei 2018 · HOME - NUSANTARA - NASIONAL - DUNIA - EKONOMI - OLAHRAGA - HIBURAN - TEKNO - WARTA BUMI - OTOMOTIF - FOTO - ANTARA TV - ENGLISH [] Artikel Asa anak negeri di tol Trans Sumatera Sabtu, 5 Mei 2018 10:33 WIB Suasana simpang susun Terbanggi Besar di pembangunan jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar di Lampung Tengah, Lampung, Kamis (28/12/2017). . (ANTARA /Hafidz Mubarak A) Jambi (ANTARA News) - Kerja keras pemerintahan Presiden Joko Widodo mewujudkan Indonesia hebat di masa mendatang dengan memacu pembangunan berbagai infrastruktur strategis, termasuk jalan tol Trans Sumatera, kini mulai dirasakan hasilnya oleh rakyat. Setidaknya itulah yang dirasakan Antara tatkala pada Rabu, 2 Mei 2018, sekitar pukul 03.40 WIB, menjajal kemulusan ruas tol seksi Pelabuhan Bakauheni-Simpang Susun Bakauheni, Provinsi Lampung. Pada Rabu menjelang subuh itu, Antara tak sendiri menembus gelapnya malam di tol sepanjang 8,9 kilometer itu karena sejumlah kendaraan yang keluar dari dek kendaraan Kapal Motor Penyeberagan (KMP) Virgo 13 di Pelabuhan Bakauheni juga memilih masuk tol. Sejak diresmikan Presiden Joko Widodo pada 21 Januari 2018, ruas tol yang menjadi bagian dari Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,94 kilometer ini diminati banyak sopir kendaraan pribadi dan umum seperti terlihat pada Rabu pagi itu. Data petugas pintu tol Bakauheni Utara yang diperoleh Antara menunjukkan jumlah kendaraan yang melintas di pintu tol Bakauheni Utara-Bakauheni Selatan atau sebaliknya antara pukul 22.00 WIB, Selasa malam, dan pukul 04.24 WIB, Rabu, mencapai 1.211 unit. Pagi menjelang subuh itu, pintu tol Bakauheni Utara ini dilintasi banyak truk yang hendak menuju Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni. Minat sopir mobil-mobil pribadi, truk dan bus yang baru keluar dari dek kendaraan kapal-kapal motor penyeberangan yang tiba di Pelabuhan Bakauheni dari Pelabuhan Merak di Provinsi Banten juga tinggi. "Apalagi pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu saat kendaraan yang tiba di Pelabuhan Bakauheni ramai. Lebih dari 50 persennya masuk tol," kata petugas Divisi Lalu Lintas Tol Bakauheni Selatan-Utara, Deni Setiawan. Menurut dia, setidaknya 50 persen dari total jumlah kendaraan yang keluar dari kapal feri memilih masuk jalan tol karena lebih mudah, nyaman, dan aman... Deni yang mengaku bertugas dari pukul 23.00 WIB Hingga pukul 07.00 WIB ini mengatakan kondisi jalan tol yang tidak menanjak membantu truk-truk bermuatan berat sehingga diminati banyak sopir truk. "Selain itu, sejak diresmikan Presiden hingga sekarang, tol ini pun masih gratis," kata karyawan PT.Hutama Karya (Persero) yang memantau arus kendaraan menjelang pintu masuk tol Bakauheni Selatan dengan kendaraan dinas Nopol BE 9202 CX ini. Layanan gratis bagi para pengendara yang melintas di tol ini diberlakukan sampai selesainya pembangunan ruas tol hingga Lematang-Kotabaru. "Pembangunannya ditargetkan tuntas pada Mei ini atau selambatnya pada Oktober 2018," kata Deni Setiawan.. Selain memberikan kenyamanan, keamanan ruas tol Bakauheni Selatan-Bakauheni Utara ini juga baik karena petugas patroli jalan raya maupun aparat keamanan melakukan pemantauan dan patroli rutin, katanya. Peletakan batu pertama pembangunan Tol Trans Sumatera dilakukan Presiden Joko Widodo di Desa Sabahbalau Kabupaten Lampung Selatan pada 30 April 2015. Kurang dari tiga tahun atau tepatnya pada 21 Januari 2018, Presiden telah meresmikan pengoperasian perdana jalan tol itu di kawasan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan. Jalur tol Trans Sumatera yang direncanakan membentang sepanjang 2.700 kilometer mulai dari keluar area Pelabuhan Bakauheni hingga ke wilayah Provinsi Aceh di ujung utara Pulau Sumatera ini terus dikerjakan. Bahkan, ratusan ribu perantau asal Sumatera yang kini berdomisili di kota-kota dan desa-desa di Pulau Jawa yang hendak mudik ke kampung halaman pada libur Lebaran tahun ini bakal merasakan nikmatnya berkendara di jalan tol mulus Trans Sumatera. Sebagian buah dari kerja besar pemerintah dan segenap anak bangsa ini, seperti diungkap data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sudah dapat dinikmati baik ruas tol yang telah berstatus "operasional" maupun yang "fungsional". Setidaknya pada musim mudik 2018 ini, total panjang jalur tol Trans Sumatera yang fungsional itu mencapai 186 kilometer sedangkan yang sudah operasional mencapai 100 kilometer. Rentang ruas-ruas tol yang sudah beroperasi maupun yang fungsional itu berada di wilayah Provinsi Lampung, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Di Provinsi Lampung, ruas jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer yang sudah berstatus "operasi" adalah tol Pelabuhan Bakauheni-Simpang Susun (SS) Bakauheni sepanjang 8,9 kilometer dan SS Lematang-SS Kotabaru (5 km). Adapun ruas tol yang fungsional di provinsi paling selatan Pulau Sumatera pada Lebaran 2018 ini adalah SS Bakauheni-SS Sidomulyo (30,50 km); SS Sidomulyo-SS Lematang (35,6 km); Kotabaru-Metro (29 km), dan Metro-Terbanggi Besar (31,9 km). Seterusnya, ruas tol yang beroperasi di Provinsi Sumatera Selatan adalah Seksi 1 (Palembang-Pamulutan) sepanjang 7,75 kilometer sedangkan yang fungsional terdiri atas Seksi 2 (Pamulutan-KTM) sepanjang 4,9 km dan Seksi 3 (KTM-Indralaya) sepanjang 9,28 km. Sementera ruas tol lain di wilayah Sumatera Selatan yang berstatus fungsional adalah 45 km dari total panjang 100 km ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang. Jalan tol ini merupakan bagian dari ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 185 km. Ruas tol Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 85 kilometer, menurut data Kementerian PUPR yang diterima Antara baru-baru ini, masih dalam proses konstruksi. Bagi para pemudik dari Pulau Jawa yang melanjutkan perjalanannya hingga ke Sumatera Utara, mereka bersiap disambut ruas-ruas tol yang sudah beroperasi, yakni Medan-Binjai sepanjang 10,46 kilometer dan enam dari tujuh seksi tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Ke-enam seksi tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 60 km yang sudah beroperasi adalah Seksi 1 (Tanjung Morawa-Perbarakan) sepanjang 10,75 km; Seksi 2 (Perbarakan-Kualanamu) sepanjang 7,05 km, serta Seksi 3 (Perbarakan-Lubuk Pakam) sepanjang 4,4 km. Selanjutnya Seksi 4 (Lubuk Pakam-Perbaungan) sepanjang 12,8 km; Seksi 5 (Perbaungan-Teluk Mengkudu) sepanjang 9,6 km, serta Seksi 6 (Teluk Mengkudu-Sei Rampah) sepanjang 9,3 km sedangkan Seksi 7 (Sei Rampah-Tebing Tinggi) sepanjang 6,1 km masih dalam pembangunan. Pengalaman menjajal ruas tol Pelabuhan Bakauheni-SS Bakauheni pada 2 Mei itu semakin meneguhkan keyakinan pada masa depan Indonesia yang makmur dalam keadilan bagi semua. Pewarta: Rahmad Nasution Editor: Unggul Tri Ratomo COPYRIGHT © ANTARA 2018 · TAGS: · trans sumatera · tol sumatera · tol trans sumatera BERITA TERKAIT Jalur KA Jambi-Betung dalam tahap pengadaan tanah 30 April 2018 10:09 Pemprov Jambi akan konfirmasi pembatalan pembangunan jalur kereta 17 April 2018 13:00 ARTIKEL - Sensasi melintasi Tol Sumatera di Lampung 3 April 2018 09:49 Kawasan industri Palembang diupayakan terhubung jalan tol 5 Februari 2018 10:38 Tol Bakauheni wujud nyata "BUMN Hadir untuk Negeri" 21 Januari 2018 15:17 Jokowi naik truk susuri satu ruas Tol Trans Sumatera 21 Januari 2018 11:37 Tol Bakauheni-Palembang harus selesai sebelum Asian Games 21 Januari 2018 11:20 Diresmikan Jokowi, dua ruas tol Trans Sumatera beroperasi 21 Januari 2018 10:42 Presiden naik helikopter untuk resmikan tol Trans-Sumatera 21 Januari 2018 09:23 KOMENTAR Kirim · TERPOPULER · TERKOMENTARI KPK tangkap tangan anggota DPR RI Sandiaga silakan Polda periksa pegawai terkait sembako maut Tujuh siswa China ditikam hingga tewas dalam serangan sepulang sekolah Yusril mengatakan PBB disepelekan dan dianggap tidak ada, ajak FPI-HTI bergabung Bawaslu kembali panggil PSI Jumat FOKUS BERITA Jelang Asian Games FOKUS BERITA Bencana Banjir dan Longsor PALING DICARI Kementan usut kasus impor bawang bombai 4 Mei 2018 17:04 Investor asing lepas saham, IHSG BEI melemah 66,38 poin 4 Mei 2018 17:17 Kementerian ESDM sebut investasi meningkat tajam 4 Mei 2018 16:08 www.antaranews.com Copyright © 2018 · · · · · · · Top News · Fokus Berita · Nusantara · Nasional · Dunia · Ekonomi · Olahraga · Hiburan · Tekno · Warta Bumi · Otomotif · Ramadan · Foto · Antara TV · Rilis Pers · Jaringan · Ketentuan Penggunaan · · Tentang Kami · Pedoman Media Siber · Forum Pembaca · RSS · - - - - - -- You received this message because you are subscribed to the Google Groups "forumdiskusi" group. To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email [email protected]. To post to this group, send email to [email protected]. Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum. For more options, visit https://groups.google.com/d/optout. #yiv6010112567 -- #yiv6010112567ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mkp #yiv6010112567hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mkp #yiv6010112567ads {margin-bottom:10px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mkp .yiv6010112567ad {padding:0 0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mkp .yiv6010112567ad p {margin:0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mkp .yiv6010112567ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-sponsor #yiv6010112567ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-sponsor #yiv6010112567ygrp-lc #yiv6010112567hd {margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-sponsor #yiv6010112567ygrp-lc .yiv6010112567ad {margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567actions {font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567activity {background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567activity span {font-weight:700;}#yiv6010112567 #yiv6010112567activity span:first-child {text-transform:uppercase;}#yiv6010112567 #yiv6010112567activity span a {color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv6010112567 #yiv6010112567activity span span {color:#ff7900;}#yiv6010112567 #yiv6010112567activity span .yiv6010112567underline {text-decoration:underline;}#yiv6010112567 .yiv6010112567attach {clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}#yiv6010112567 .yiv6010112567attach div a {text-decoration:none;}#yiv6010112567 .yiv6010112567attach img {border:none;padding-right:5px;}#yiv6010112567 .yiv6010112567attach label {display:block;margin-bottom:5px;}#yiv6010112567 .yiv6010112567attach label a {text-decoration:none;}#yiv6010112567 blockquote {margin:0 0 0 4px;}#yiv6010112567 .yiv6010112567bold {font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv6010112567 .yiv6010112567bold a {text-decoration:none;}#yiv6010112567 dd.yiv6010112567last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6010112567 dd.yiv6010112567last p span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6010112567 dd.yiv6010112567last p span.yiv6010112567yshortcuts {margin-right:0;}#yiv6010112567 div.yiv6010112567attach-table div div a {text-decoration:none;}#yiv6010112567 div.yiv6010112567attach-table {width:400px;}#yiv6010112567 div.yiv6010112567file-title a, #yiv6010112567 div.yiv6010112567file-title a:active, #yiv6010112567 div.yiv6010112567file-title a:hover, #yiv6010112567 div.yiv6010112567file-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6010112567 div.yiv6010112567photo-title a, #yiv6010112567 div.yiv6010112567photo-title a:active, #yiv6010112567 div.yiv6010112567photo-title a:hover, #yiv6010112567 div.yiv6010112567photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6010112567 div#yiv6010112567ygrp-mlmsg #yiv6010112567ygrp-msg p a span.yiv6010112567yshortcuts {font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv6010112567 .yiv6010112567green {color:#628c2a;}#yiv6010112567 .yiv6010112567MsoNormal {margin:0 0 0 0;}#yiv6010112567 o {font-size:0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567photos div {float:left;width:72px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567photos div div {border:1px solid #666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567photos div label {color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567reco-category {font-size:77%;}#yiv6010112567 #yiv6010112567reco-desc {font-size:77%;}#yiv6010112567 .yiv6010112567replbq {margin:4px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-actbar div a:first-child {margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mlmsg select, #yiv6010112567 input, #yiv6010112567 textarea {font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mlmsg pre, #yiv6010112567 code {font:115% monospace;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mlmsg #yiv6010112567logo {padding-bottom:10px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-msg p a {font-family:Verdana;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-msg p#yiv6010112567attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-reco #yiv6010112567reco-head {color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-reco {margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-sponsor #yiv6010112567ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-sponsor #yiv6010112567ov li {font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-sponsor #yiv6010112567ov ul {margin:0;padding:0 0 0 8px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-text {font-family:Georgia;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-text p {margin:0 0 1em 0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none !important;}#yiv6010112567
