Keberpihakan anda pada Statusquo dan penguasa telah membuat anda selalu melihat 
keatas dan tidak mau melihat kebawah.  Dibawah ini contoh orang yang mau 
melihat kebawah dan memikirkan/ mempertimbangkan kehidupan mereka yang di 
bawah. Saya bukanlah satu-satunya orang yang melihat pembangunan infrastruktur 
raksasa hanya mengabdi kepada pemilik modal besar...
Orang yang bernama Djoko ini sangat besar kemungkinan tidak pernah tinggal di 
negeri sosialis  seperti anda dan tidak kenal teori-teori revolusioner yang 
bertujuan membela rakyat jelata. Tapi punya  simpati dan bisa merasakan 
bagaimana kehidupan masyarakat yang miskin. Sungguh memalukan sikap anda pro 
Statusquo dan pro-penguasa!!! "Menurut Djoko,infrastruktur yang terbangun 
dengan baik mempermudah pemilik modal memperluaskapitalisasi mereka."Namun, 
masyarakat miskin akan semakin miskin karenamereka tidak punya kemampuan dan 
daya untuk merebut kue perekonomian, walaupunkondisi infrastruktur semakin 
bagus," kata Djoko.Dia mencontohkan pada jalur Tol Jakarta-Cikampek dan 
TolJakarta-Bogor sulit menemui pemukiman penduduk lama dan lahan pertanian 
subur,melainkan berubah menjadi kawasan industri dan pemukiman mewah yang baru. 
 
TOL TRANS JAWA: Pemerintah Perlu Berdayakan Rakyat Terdampak

Bisnis.com, JAKARTA - Pemberdayaan masyarakat yang terdampak pembangunan tol 
Trans Jawa merupakan hal yang perlu diperhartikan. Pemerintah perlu melakukan 
pemberdayaan ekonomi rakyat dalam pembangunan tol Trans Jawa untuk 
mempertahankan ekonomi masyarakat yang terdampak, kata pengamat transportasi 
dari Masyarakat Transportasi Indonesia Djoko SetidjawarnoDalam keterangan 
tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (23/7/2017), Djoko menekankan 
pentingnya pembangunan infrastuktur yang diimbangi program-program pemberdayaan 
ekonomi untuk mobilitas vertikal sosial ekonomi bisa mencegah ketimpangan dan 
kemiskinan semakin parah.
Menurut Djoko, infrastruktur yang terbangun dengan baik mempermudah pemilik 
modal memperluas kapitalisasi mereka."Namun, masyarakat miskin akan semakin 
miskin karena mereka tidak punya kemampuan dan daya untuk merebut kue 
perekonomian, walaupun kondisi infrastruktur semakin bagus," kata Djoko.Dia 
mencontohkan pada jalur Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Jakarta-Bogor sulit 
menemui pemukiman penduduk lama dan lahan pertanian subur, melainkan berubah 
menjadi kawasan industri dan pemukiman mewah yang baru.Djoko mengkhawatirkan 
semakin mudah masyarakat menengah bawah melepas kepemilikan aset karena 
iming-iming dan ekspansi bisnis kapitalis."Esensinya adalah bagaimana 
memberdayakan masyarakat untuk memiliki kemampuan berekonomi yang baik agar 
mereka mampu memanfaatkan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi," 
kata Djoko.Oleh karena itu, dia menyarankan agar pemerintah segera membuat 
program pemberdayaan rakyat, terutama yang diperkirakan terkena dampak 
pembangunan Tol Trans Jawa, jalan sejajar perbatasan di Kalimantan dan Trans 
Papua.Dia menambahkan pemberdayaan ekonomi rakyat juga perlu dilakukan pada 
kawasan sekitar pembangunan bandara dan pelabuhan yang baru dibangun di luar 
Jawa.Sumber : Antara 

   

 On Tuesday, May 8, 2018 1:37 PM, "Tatiana Lukman [email protected] 
[GELORA45]" <[email protected]> wrote:
 

     
https://rtd.rt.com/films/spoils-of-destruction/

Spoils of destruction
 

    On Tuesday, May 8, 2018 7:24 AM, "'Karma, I Nengah [PT. BI-POS]' 
[email protected] [GELORA45]" <[email protected]> wrote:
 

     Betul pak Hamid, bangun terus infrastruktur. Semua punya utang termasuk 
saya    From: [email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Tuesday, May 08, 2018 1:07 PM
To: Yahoo! Inc. <[email protected]>; Jaringan Kerja 
Indonesia <[email protected]>; Gelora 45 
<[email protected]>; Sastra Pembebasan 
<[email protected]>; Yahoo! Inc. 
<[email protected]>; Yahoo! Inc. <[email protected]>; 
DISKUSI FORUM HLD <[email protected]>
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Fw: Asa anak negeri di tol Trans Sumatera    
   Maju terus Jokowi. Berikan infrastruktur untuk kemakmuran bagi Rakyat 
Indonesia. Betapa indah pembangunan ini. Ada yang bilang tol ini dibangun untuk 
pemodal, misalnya untuk mengakut  kelapasawit. Apakah rakyat dilarang melintasi 
tol ini? Apakah bus dilarang di jalan ini? Bukalah mata, lihat kenyataan. 
Tol-tol seperti ini juga dibangun di temapat terpencil di Indonesia Timur. Pak 
Presiden, bangunlah tol-tol yang idah, jembatan, waduk, dll, kenangan manis 
akan terju padamu. Aku pengagummu, aku pendukungmu, aku tidak buta, mataku 
masih waras melihat kenyataan. Mana ada negara didunia yang tidak berhutang!!! 
Mana ada  Presiden sebelumnya seperti engkau.       ----- Pesan yang Diteruskan 
----- Dari: Mohammad Kasim <[email protected]> Kepada: 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" 
<[email protected]> Terkirim: Sabtu, 5 Mei 2018 09..42.07 
GMT+2 Judul: Asa anak negeri di tol Trans Sumatera    ·        TOP NEWS ·       
 TERKINI ·        RILIS PERS Antaranews.com Tentang Kami        Sabtu, 5 Mei 
2018  ·        HOME      
   - NUSANTARA
   - NASIONAL
   - DUNIA
   - EKONOMI
   - OLAHRAGA
   - HIBURAN
   - TEKNO
   - WARTA BUMI
   - OTOMOTIF
   - FOTO
      
   - ANTARA TV
      
   - ENGLISH
 [] 
Artikel
 
Asa anak negeri di tol Trans Sumatera
  Sabtu, 5 Mei 2018 10:33 WIB  Suasana simpang susun Terbanggi Besar di 
pembangunan jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar di Lampung Tengah, Lampung, 
Kamis (28/12/2017). . (ANTARA /Hafidz Mubarak A) Jambi (ANTARA News) - Kerja 
keras pemerintahan Presiden Joko Widodo mewujudkan Indonesia hebat di masa 
mendatang dengan memacu pembangunan berbagai infrastruktur strategis, termasuk 
jalan tol Trans Sumatera, kini mulai dirasakan hasilnya oleh rakyat.

Setidaknya itulah yang dirasakan Antara tatkala pada Rabu, 2 Mei 2018, sekitar 
pukul 03.40 WIB, menjajal kemulusan ruas tol seksi Pelabuhan Bakauheni-Simpang 
Susun Bakauheni, Provinsi Lampung.

Pada Rabu menjelang subuh itu, Antara tak sendiri menembus gelapnya malam di 
tol sepanjang 8,9 kilometer itu karena sejumlah kendaraan yang keluar dari dek 
kendaraan Kapal Motor Penyeberagan (KMP) Virgo 13 di Pelabuhan Bakauheni juga 
memilih masuk tol.

Sejak diresmikan Presiden Joko Widodo pada 21 Januari 2018, ruas tol yang 
menjadi bagian dari Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,94 kilometer 
ini diminati banyak sopir kendaraan pribadi dan umum seperti terlihat pada Rabu 
pagi itu.

Data petugas pintu tol Bakauheni Utara yang diperoleh Antara menunjukkan jumlah 
kendaraan yang melintas di pintu tol Bakauheni Utara-Bakauheni Selatan atau 
sebaliknya antara pukul 22.00 WIB, Selasa malam, dan pukul 04.24 WIB, Rabu, 
mencapai 1.211 unit.

Pagi menjelang subuh itu, pintu tol Bakauheni Utara ini dilintasi banyak truk 
yang hendak menuju Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni.

Minat sopir mobil-mobil pribadi, truk dan bus yang baru keluar dari dek 
kendaraan kapal-kapal motor penyeberangan yang tiba di Pelabuhan Bakauheni dari 
Pelabuhan Merak di Provinsi Banten juga tinggi.

"Apalagi pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu saat kendaraan yang tiba di 
Pelabuhan Bakauheni ramai. Lebih dari 50 persennya masuk tol," kata petugas 
Divisi Lalu Lintas Tol Bakauheni Selatan-Utara, Deni Setiawan.

Menurut dia, setidaknya 50 persen dari total jumlah kendaraan yang keluar dari 
kapal feri memilih masuk jalan tol karena lebih mudah, nyaman, dan aman...

Deni yang mengaku bertugas dari pukul 23.00 WIB Hingga pukul 07.00 WIB ini 
mengatakan kondisi jalan tol yang tidak menanjak membantu truk-truk bermuatan 
berat sehingga diminati banyak sopir truk.

"Selain itu, sejak diresmikan Presiden hingga sekarang, tol ini pun masih 
gratis," kata karyawan PT.Hutama Karya (Persero) yang memantau arus kendaraan 
menjelang pintu masuk tol Bakauheni Selatan dengan kendaraan dinas Nopol BE 
9202 CX ini.

Layanan gratis bagi para pengendara yang melintas di tol ini diberlakukan 
sampai selesainya pembangunan ruas tol hingga Lematang-Kotabaru. 
"Pembangunannya ditargetkan tuntas pada Mei ini atau selambatnya pada Oktober 
2018," kata Deni Setiawan..

Selain memberikan kenyamanan, keamanan ruas tol Bakauheni Selatan-Bakauheni 
Utara ini juga baik karena petugas patroli jalan raya maupun aparat keamanan 
melakukan pemantauan dan patroli rutin, katanya.

Peletakan batu pertama pembangunan Tol Trans Sumatera dilakukan Presiden Joko 
Widodo di Desa Sabahbalau Kabupaten Lampung Selatan pada 30 April 2015.

Kurang dari tiga tahun atau tepatnya pada 21 Januari 2018, Presiden telah 
meresmikan pengoperasian perdana jalan tol itu di kawasan Bakauheni Kabupaten 
Lampung Selatan.

Jalur tol Trans Sumatera yang direncanakan membentang sepanjang 2.700 kilometer 
mulai dari keluar area Pelabuhan Bakauheni hingga ke wilayah Provinsi Aceh di 
ujung utara Pulau Sumatera ini terus dikerjakan.

Bahkan, ratusan ribu perantau asal Sumatera yang kini berdomisili di kota-kota 
dan desa-desa di Pulau Jawa yang hendak mudik ke kampung halaman pada libur 
Lebaran tahun ini bakal merasakan nikmatnya berkendara di jalan tol mulus Trans 
Sumatera.

Sebagian buah dari kerja besar pemerintah dan segenap anak bangsa ini, seperti 
diungkap data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sudah 
dapat dinikmati baik ruas tol yang telah berstatus "operasional" maupun yang 
"fungsional".

Setidaknya pada musim mudik 2018 ini, total panjang jalur tol Trans Sumatera 
yang fungsional itu mencapai 186 kilometer sedangkan yang sudah operasional 
mencapai 100 kilometer.

Rentang ruas-ruas tol yang sudah beroperasi maupun yang fungsional itu berada 
di wilayah Provinsi Lampung, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

Di Provinsi Lampung, ruas jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 
kilometer yang sudah berstatus "operasi" adalah tol Pelabuhan Bakauheni-Simpang 
Susun (SS) Bakauheni sepanjang 8,9 kilometer dan SS Lematang-SS Kotabaru (5 km).

Adapun ruas tol yang fungsional di provinsi paling selatan Pulau Sumatera pada 
Lebaran 2018 ini adalah SS Bakauheni-SS Sidomulyo (30,50 km); SS Sidomulyo-SS 
Lematang (35,6 km); Kotabaru-Metro (29 km), dan Metro-Terbanggi Besar (31,9 km).

Seterusnya, ruas tol yang beroperasi di Provinsi Sumatera Selatan adalah Seksi 
1 (Palembang-Pamulutan) sepanjang 7,75 kilometer sedangkan yang fungsional 
terdiri atas Seksi 2 (Pamulutan-KTM) sepanjang 4,9 km dan Seksi 3 
(KTM-Indralaya) sepanjang 9,28 km.

Sementera ruas tol lain di wilayah Sumatera Selatan yang berstatus fungsional 
adalah 45 km dari total panjang 100 km ruas tol Terbanggi Besar-Pematang 
Panggang. Jalan tol ini merupakan bagian dari ruas Terbanggi Besar-Pematang 
Panggang-Kayu Agung sepanjang 185 km.

Ruas tol Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 85 kilometer, menurut data 
Kementerian PUPR yang diterima Antara baru-baru ini, masih dalam proses 
konstruksi.

Bagi para pemudik dari Pulau Jawa yang melanjutkan perjalanannya hingga ke 
Sumatera Utara, mereka bersiap disambut ruas-ruas tol yang sudah beroperasi, 
yakni Medan-Binjai sepanjang 10,46 kilometer dan enam dari tujuh seksi tol 
Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.

Ke-enam seksi tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 60 km yang sudah 
beroperasi adalah Seksi 1 (Tanjung Morawa-Perbarakan) sepanjang 10,75 km; Seksi 
2 (Perbarakan-Kualanamu) sepanjang 7,05 km, serta Seksi 3 (Perbarakan-Lubuk 
Pakam) sepanjang 4,4 km.

Selanjutnya Seksi 4 (Lubuk Pakam-Perbaungan) sepanjang 12,8 km; Seksi 5 
(Perbaungan-Teluk Mengkudu) sepanjang 9,6 km, serta Seksi 6 (Teluk Mengkudu-Sei 
Rampah) sepanjang 9,3 km sedangkan Seksi 7 (Sei Rampah-Tebing Tinggi) sepanjang 
6,1 km masih dalam pembangunan.

Pengalaman menjajal ruas tol Pelabuhan Bakauheni-SS Bakauheni pada 2 Mei itu 
semakin meneguhkan keyakinan pada masa depan Indonesia yang makmur dalam 
keadilan bagi semua. Pewarta: Rahmad Nasution
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018 ·        TAGS: ·        trans sumatera ·        tol 
sumatera ·        tol trans sumatera 
BERITA TERKAIT
  
Jalur KA Jambi-Betung dalam tahap pengadaan tanah
  30 April 2018 10:09  
Pemprov Jambi akan konfirmasi pembatalan pembangunan jalur kereta
  17 April 2018 13:00  
ARTIKEL - Sensasi melintasi Tol Sumatera di Lampung
  3 April 2018 09:49  
Kawasan industri Palembang diupayakan terhubung jalan tol
  5 Februari 2018 10:38  
Tol Bakauheni wujud nyata "BUMN Hadir untuk Negeri"
  21 Januari 2018 15:17  
Jokowi naik truk susuri satu ruas Tol Trans Sumatera
  21 Januari 2018 11:37  
Tol Bakauheni-Palembang harus selesai sebelum Asian Games
  21 Januari 2018 11:20  
Diresmikan Jokowi, dua ruas tol Trans Sumatera beroperasi
  21 Januari 2018 10:42  
Presiden naik helikopter untuk resmikan tol Trans-Sumatera
  21 Januari 2018 09:23 
KOMENTAR
 Kirim ·        TERPOPULER ·        TERKOMENTARI  
KPK tangkap tangan anggota DPR RI
  
Sandiaga silakan Polda periksa pegawai terkait sembako maut
  
Tujuh siswa China ditikam hingga tewas dalam serangan sepulang sekolah
  
Yusril mengatakan PBB disepelekan dan dianggap tidak ada, ajak FPI-HTI bergabung
  
Bawaslu kembali panggil PSI Jumat
 FOKUS BERITA 
Jelang Asian Games
 FOKUS BERITA 
Bencana Banjir dan Longsor
 
PALING DICARI
  
Kementan usut kasus impor bawang bombai
  4 Mei 2018 17:04  
Investor asing lepas saham, IHSG BEI melemah 66,38 poin
  4 Mei 2018 17:17  
Kementerian ESDM sebut investasi meningkat tajam
  4 Mei 2018 16:08  www.antaranews.com 
Copyright © 2018 ·         ·         ·         ·         ·         ·         ·  
      Top News ·        Fokus Berita ·        Nusantara ·        Nasional ·     
   Dunia ·        Ekonomi ·        Olahraga ·        Hiburan ·        Tekno ·   
     Warta Bumi ·        Otomotif ·        Ramadan ·        Foto ·        
Antara TV ·        Rilis Pers ·        Jaringan ·        Ketentuan Penggunaan · 
          ·        Tentang Kami ·        Pedoman Media Siber ·        Forum 
Pembaca ·        RSS ·              
   - 
      
   - 
      
   - 
      
   - 
      
   - 
    --
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email 
[email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.    

     #yiv6010112567 -- #yiv6010112567ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567ygrp-mkp #yiv6010112567hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mkp #yiv6010112567ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mkp .yiv6010112567ad 
{padding:0 0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mkp .yiv6010112567ad p 
{margin:0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mkp .yiv6010112567ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-sponsor 
#yiv6010112567ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567ygrp-sponsor #yiv6010112567ygrp-lc #yiv6010112567hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567ygrp-sponsor #yiv6010112567ygrp-lc .yiv6010112567ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv6010112567
 #yiv6010112567activity span {font-weight:700;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv6010112567 #yiv6010112567activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv6010112567 #yiv6010112567activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv6010112567 #yiv6010112567activity span 
.yiv6010112567underline {text-decoration:underline;}#yiv6010112567 
.yiv6010112567attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv6010112567 .yiv6010112567attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv6010112567 .yiv6010112567attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv6010112567 .yiv6010112567attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv6010112567 .yiv6010112567attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv6010112567 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv6010112567 .yiv6010112567bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv6010112567 
.yiv6010112567bold a {text-decoration:none;}#yiv6010112567 dd.yiv6010112567last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6010112567 dd.yiv6010112567last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6010112567 
dd.yiv6010112567last p span.yiv6010112567yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv6010112567 div.yiv6010112567attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv6010112567 div.yiv6010112567attach-table 
{width:400px;}#yiv6010112567 div.yiv6010112567file-title a, #yiv6010112567 
div.yiv6010112567file-title a:active, #yiv6010112567 
div.yiv6010112567file-title a:hover, #yiv6010112567 div.yiv6010112567file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv6010112567 div.yiv6010112567photo-title a, 
#yiv6010112567 div.yiv6010112567photo-title a:active, #yiv6010112567 
div.yiv6010112567photo-title a:hover, #yiv6010112567 
div.yiv6010112567photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6010112567 
div#yiv6010112567ygrp-mlmsg #yiv6010112567ygrp-msg p a 
span.yiv6010112567yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv6010112567 
.yiv6010112567green {color:#628c2a;}#yiv6010112567 .yiv6010112567MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv6010112567 o {font-size:0;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567photos div {float:left;width:72px;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv6010112567
 #yiv6010112567reco-category {font-size:77%;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567reco-desc {font-size:77%;}#yiv6010112567 .yiv6010112567replbq 
{margin:4px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567ygrp-mlmsg select, #yiv6010112567 input, #yiv6010112567 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567ygrp-mlmsg pre, #yiv6010112567 code {font:115% 
monospace;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-mlmsg #yiv6010112567logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-msg 
p#yiv6010112567attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567ygrp-reco #yiv6010112567reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-sponsor 
#yiv6010112567ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567ygrp-sponsor #yiv6010112567ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567ygrp-sponsor #yiv6010112567ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv6010112567 #yiv6010112567ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv6010112567 
#yiv6010112567ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv6010112567 

   

Kirim email ke