Laporan dari Tiongkok
Suzhou dorong pengusahanya berinvestasi ke Indonesia
 Rabu, 9 Mei 2018 08:34 WIB
 
Ilustrasi investasi China - Kilang minyak dan gas perusahaan asal China, 
PetroChina International Ltd di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Tanjung 
Jabung Barat, Jambi, Minggu, (7/7/2013). (ANTARA FOTO/ Teresia May)

Suzhou, China (ANTARA News) - Kepala Penerangan Wilayah Suzhou, Tiongkok, Hong 
Jun mendorong pengusaha setempat untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya di 
wilayah Kalimantan Barat (Kalbar), karena adanya hubungan baik antara kota 
tersebut dengan beberapa kota di Indonesia.

"Kami juga berencana menjadi kota kembar dengan salah satu kota di Kalbar, 
yakni Pontianak. Dan rencana itu akan diwujudukan pada Juni 2018, karena masih 
adanya kunjungan beberapa pejabat tinggi ke wilayah setempat," kata Hong Jun di 
Suzhou, Rabu.

Hong Jun yang ditemui sebelas delegasi wartawan dari Jawa Timur itu mengaku 
juga pernah menjalin kerja sama dengan beberapa wilayah di Indonesia, khususnya 
di bidang ekonomi dan perdagangan.

"Oleh karena itu, kami akan terus dorong pengusaha dan warga di sini untuk 
berinvestasi di Indonesia, sebagai salah satu bagian kerja sama diantara kedua 
negara," katanya.

Ia mengaku cukup senang dengan kedatangan warga Indonesia ke wilayah setempat, 
khususnya rombongan delegasi media dari Jatim. Sebab sebelumnya juga pernah 
dilakukan pertemuan dengan delegasi kementerian penerangan sejumlah negara di 
Asia.

Sementara itu, dalam kurun tujuh tahun terakhir Suzhou mengalami kemajuan cukup 
pesat, dan masuk dalam 10 besar kota di Tiongkok yang mencatatkan Produk 
Domestik Bruto (PDB) tertinggi.

Kota dengan penduduk total 12 juta jiwa dan separuhnya merupakan pendatang itu, 
terdapat? 85 perusahaan besar asing berkelas dunia yang berinvestasi dari total 
500 perusahaan yang ada, seperti Huawei, Samsung, Sumitomo dan Microsoft. 
Pewarta: Abdul Malik Ibrahim
Editor: Unggul Tri Ratomo

Kirim email ke