From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] 
Sent: Thursday, May 10, 2018 3:13 AM
  



https://tekno.tempo.co/read/1087304/dosen-itb-ini-masuk-daftar-30-ilustrator-botani-terbaik-dunia?

TeknoUtama&campaign=TeknoUtama_Click_2


Dosen ITB Ini Masuk Daftar 30 Ilustrator Botani 

Terbaik Dunia 
Reporter: 
Anwar Siswadi (Kontributor)
Editor: 
Erwin Prima
Rabu, 9 Mei 2018 16:35 WIB 
 
Ilustrasi tanaman mengkudu karya Ichsan Suwandhi di ajang The 2018 Margaret 
Flocton Award, Australia. Kredit: Istimewa

TEMPO.CO, Bandung - Seorang dosen Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut 
Teknologi Bandung (ITB) Ichsan Suwandhi masuk daftar 30 ilustrator botani 
terbaik dunia. 

Baca: ITB Raih Juara Olimpiade Nasional MIPA 2018

Karya gambarnya berada di urutan ke-24 dari 30 ilustrasi botani terbaik di 
ajang The 2018 Margaret Flockton Award. "Saya nominator tunggal dari 
Indonesia," katanya kepada Tempo, Rabu, 9 Mei 2018.

Ilustrasi gambarnya tentang tanaman mengkudu. Menurutnya, baru pertama kali ini 
dia ikut lomba yang dihelat tahunan itu di Australia. Karyanya ikut dipamerkan 
di Maiden Theatre, Sydney, Australia, pada 21 April-6 Mei 2018 bersama 
karya-karya terbaik lainnya.

Ajang di tahun ke-15 itu mengganjar juara pertama dan kedua saja dengan hadiah 
$ 5000 dan $ 2000 Australia. Pemenang utamanya Natanael Nascimento ilustrator 
saintifik asal Brasil.

Tujuan penghargaan itu untuk memberi wadah kepada ilustrator botani dunia dalam 
melestarikan alat identifikasi ilmiah konvensional. Karya ilustrasi botani, 
menurutnya, tidak sekedar untuk seni gambar, tapi sekaligus berfungsi untuk 
mengidentifikasi tumbuhan.

Menurut Ichsan, ajang itu terbuka untuk umum. Seniman misalnya juga bisa ikut. 
Tapi dari kalangan nonbotani harus menekuni dulu bidang identifikasi tumbuhan.

"llustrator botani sudah langka, di dunia ini hanya sedikit," kata dosen 
kelahiran 1970 itu. Menurut Ichsan, peneliti botani di Indonesia, seperti di 
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), juga ada yang menekuni ilustrasi 
botani.

Menggambar tumbuhan ini menyingkirkan kemajuan teknologi fotografi. "Fotografi 
lebih melihat visual objek, kalau ilustrasi lebih menekankan pada aspek 
kedetailan ciri dan digambar persis seperti aslinya," kata Ichsan.

Pada prosesnya, ilustrator botani pun menggambar langsung di tempat, bukan 
menyalin ulang gambar dari foto. Aliran gambarnya ada yang memakai pena atau 
tinta, sementara Ichsan memilih gaya menggambar dengan pensil. Tahun depan ia 
berencana menyertakan karyanya lagi dan bercita-cita meraih juara.

Ilustrasi botani merupakan seni menggambarkan bagian tumbuhan sehingga hasilnya 
dapat digunakan sebagai alat identifikasi yang sederhana untuk mengetahui nama 
ilmiah tumbuhan yang dimaksud.

Ciri-ciri kunci yang menjadi penentu nama ilmiah tumbuhan yang dimaksud harus 
digambarkan dengan baik, jelas, dan proporsional.

Menekuni ilustrasi botani selama 10 tahun, di kampus ITB ia pun aktif 
menularkan ilustrasi botani pada praktikum Taksonomi Tumbuhan, program studi 
Rekayasa Kehutanan.







Kirim email ke