*Jokowi sebetulnya tidak perlu mempunyai kabinet dengan banyak mentri,
cukup satu saja yaitu kementrian segala urusan dipimpin oleh jenderal Luhut
Binar Panjaitan, karena beliau mampu mengurus dan menyelesaikan segala
macam persoalan negara. Apakah itu masalah maritim, kelapa sawit, tambang
emas di Freeport,tambang minyak, kereta api lambat cepat kilat dsbnya,
beliau sanggup menyelesaikan dengan sempurna sebagaimana dikendaki. Dengan
adanya satu kementrian dan satu menteri maka negara neo-Mojopahit bisa
menghemat dan korupsi dibatasi dan diatasi dan dengan jalan ini impian
negara gde besar serta sejahtera pada tahun 2030 bisa tercipta dan sukses!*


https://www.liputan6.com/bisnis/read/3522566/rupiah-tertekan-menko-luhut-ingatkan-tak-ragu-dengan-bangsa-sendiri?HouseAds&campaign=NilaiTukarRupiah_Home_STS2


Rupiah Tertekan, Menko Luhut Ingatkan Tak Ragu dengan Bangsa Sendiri


Liputan6.com <https://www.liputan6.com/me/liputan.enam>

11 Mei 2018, 21:57 WIB



*Liputan6.com, Jakarta -* Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut
Binsar Pandjaitan
<https://www.liputan6.com/bisnis/read/3522540/menko-luhut-uni-eropa-boikot-sawit-ri-bisa-tambah-kemiskinan>
angkat bicara mengenai pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Luhut menilai saat ini rupiah sudah berangsur membaik. Semula rupiah
<https://www.liputan6.com/bisnis/read/3522449/spekulasi-kebijakan-the-fed-hingga-harga-minyak-tekan-rupiah>sudah
tembus 14.000 per USD sekarang sudah berada di level 13.900. "BI (Bank
Indonesia) hadir kok. Itu sudah turun, sudah 13.900 an," kata Menko Luhut,
di kantornya, Jumat (11/5/2018).

Dia menyebutkan perekonomian Indonesia dalam kondisi yang baik. "Kita itu*
investment grade*. Jadi jangan ragu sama bangsa sendiri," ujar dia.

Baca Juga

   -

   Rupiah Terus Melemah, Sektor Usaha Apa yang Rentan?
   
<https://www.liputan6.com/bisnis/read/3522286/rupiah-terus-melemah-sektor-usaha-apa-yang-rentan>
   -

   Rupiah Terus Melemah, Sri Mulyani Cs Kumpulkan Pelaku Pasar
   
<https://www.liputan6.com/bisnis/read/3522321/rupiah-terus-melemah-sri-mulyani-cs-kumpulkan-pelaku-pasar>
   -

   Rupiah Sentuh 13.943 per Dolar AS, IHSG Balik ke 5.900
   
<https://www.liputan6.com/bisnis/read/3522118/rupiah-sentuh-13943-per-dolar-as-ihsg-balik-ke-5900>

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) angkat bicara guna menenangkan
menenangkan pasar di tengah kondisi nilai tukar rupiah
<https://www.liputan6.com/bisnis/read/3522505/jurus-pertamina-antisipasi-dampak-pelemahan-rupiah>yang
tertekan hingga tembus di atas 14.000 per USD.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, dengan melihat
perkembangan yang terjadi di AS, tekanan yang terjadi di pasar uang negara
berkembang seperti Indonesia merupakan suatu hal yang wajar.

"Ini sudah terjadi berkali-kali dan sudah kita sudah menghadapi hal seperti
ini yang sama. Jadi tidak ada kejadian luar biasa," kata Wimboh di Gedung
Ditjen Pajak.



++++.


https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4016489/luhut-persiapan-pertemuan-imf-world-bank-di-bali-70

Jumat, 11 Mei 2018 19:53 WIB
Luhut: Persiapan Pertemuan IMF-World Bank di Bali 70%

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance


[image: Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan/Foto: Fadhly Fauzi
Rachman/detikFinance] Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan/Foto: Fadhly Fauzi
Rachman/detikFinance


*Jakarta* - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan
menyatakan kesiapan penyelenggaraan Annual Meeting IMF-World Bank 2018
hingga saat ini sudah sekitar 70%.

Luhut mengatakan kesiapan itu termasuk termasuk sarana serta prasarana
pendukung yang bakal digelar di Bali pada Oktober mendatang.

"Persiapan sudah 70% selesai, mencakup infrastruktur IT, hotel,
transportasi dan segala macam. Ya most likely mungkin 80%" kata Luhut dalam
konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

*Baca juga: *Soal IMF-World Bank, Sri Mulyani: Ini Bukan Penghamburan Uang
<https://finance.detik.com/read/2018/05/10/172518/4014563/4/soal-imf-world-bank-sri-mulyani-ini-bukan-penghamburan-uang>


Luhut yang merupakan Ketua Panitia Nasional Penyelenggara Pertemuan Tahunan
IMF-World Bank juga mengatakan telah menyiapkan berbagai upaya penanganan
bencana alam serta langkah evakuasi yang bakal dilakukan.

"Terkait isu bencana alam semua sudah kita siapkan, jadi rencana evakuasi,
erupsi Gunung Agung, TNI AL, kemudian lapangan terbang kita siapkan di
Banyuwangi, sekaligus mempersiapkan turis destinasi," kata dia.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai destinasi untuk para tamu yang bakal
hadir dalam gelaran tersebut. Luhut bilang panitia menyiapkan perbaikan
infrastruktur di destinasi wisata tersebut.

"Jadi kalau kalau kami investasi tadi, ada uang keluar, ada yang bilang
duit bermiliar keluar, saya jelasin sekarang. Jadi malah hitung, dengan
uang anggaran IMF World Bank tadi, kami memperbaiki turis destinasi," kata
dia.

"Misalnya untuk Banyuwangi kita siapkan untuk perbaikan lapangan
terbangnya, perbaikan segala macam, kira-kira Rp 82 miliar angkanya.
Kemudian kita perbaiki juga Labuan Bajo, Labuan Bajo juga sekarang lagi
jalan perbaikannya, mulai dari lapangan terbang, air, pembuangan sampah,
dan lainnya," sambung dia.

*Baca juga: *Beredar Data Anggaran IMF-WB di Bali Bengkak, Ini Penjelasan
Kemenkeu
<https://finance.detik.com/read/2018/05/09/160755/4012996/4/beredar-data-anggaran-imf-wb-di-bali-bengkak-ini-penjelasan-kemenkeu>


Lebih lanjut Luhut memastikan bahwa segala persiapan tersebut bakal selesai
sebelum penyelenggaraan Annual Meeting IMF-Worl Bank pada Oktober mendatang.

"Kita siap semua bulan Oktober semua. Infrastruktur di Bali kita siapkan
juga terowongan, underpass, itu kalau sudah IMF World Bank kan bisa dipakai
juga, untuk kelancaran di bandara. Jadi jangan macet. Yang kedua kita bikin
cruise terminal, yang belum pernah ada di sejarah Indonesia. Nanti selesai
Agustus akhir," tuturnya. *(fdl/hns)*

Kirim email ke