PBB, UE, RRC, dan Rusia tetap mendukung kesepakatan 
 nuklir Iran, sementara AS yang mundur dari kesepakatan 

 sepertinya memang sedang menuju penyesalan bersejarah. 

 

-

Tanggal 11.05.2018

 Israel dan Iran Terlibat Bentrokan di Suriah, Semua Pihak Diminta Menahan Diri
 

 Bentrokan yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Israel dan Iran di 
kawasan Suriah, memicu seruan diri dari para pemimpin dunia, agar semua pihak 
menahan diri.

 

 Iran menolak tuduhan Israel bahwa pihaknya telah menembakkan roket ke posisi 
Israel di Dataran Tinggi Golan. Teheran menyebutkan tuduhan ini tidak berdasar 
dan hanya dirancang untuk membenarkan serangan Israel terhadap posisi Iran di 
Suriah.

 

 Akhir pekan ini, mata para pemimpin dunia tertuju pada aktivitas militer 
terbaru di Timur Tengah, setelah Israel melakukan serangan mematikan terhadap 
fasilitas militer Iran di Suriah hari Kamis (10/05). Israel berdalih serangan 
ini sebagai respon terhadap tembakan roket terhadap pasukannya yang dituduhkan 
kepada Iran.
 

 Konflik baru dipicu keputusan Trump

 

 Konflik millter ini dilaporkan pecah, setelah berminggu-minggu terjadi 
eskalasi ketegangan. Pemicu bentrokan terbaru adalah keputusan Presiden Amerika 
Serikat  Donald Trump hari Selasa (08/05) untuk menarik diri dari perjanjian 
nuklir Iran yang disepakati pada tahun 2015.
 

 Akibat ketegangan terbaru tersebut, seruan untuk menahan diri datang dari 
Rusia, Perancis, Jerman, Inggris dan Uni Eropa. Sebaliknya Amerika Serikat 
menyalahkan Iran dan menekankan hak Israel untuk "membela diri".

 

 Sebelumnya Jerman dan Inggris bergabung dengan Amerika Serikat mengecam 
serangan roket terhadap Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel yang mereka 
tuduh dilancarkan oleh Iran Sementara Perancis menegaskan kembali "dukungan tak 
tergoyahkan bagi keamanan Israel".

 

 Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Iran telah "melintasi 
batas merah" dan bahwa pemboman terhadap target di Suriah "adalah 
konsekuensinya"
 

 Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan kepada Kanselir Jerman Angela Merkel 
lewat sambungan telepon bahwa dia tidak ingin adanya "ketegangan baru" di Timur 
Tengah.
 

 Israel tuntut Teheran menarik pasukan dari Suriah

 

 Sementara itu, Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menyerukan kepada Dewan 
Keamanan PBB dan sekretaris jenderal PBB untuk segera mengutuk serangan rudal 
Iran dan menuntut agar Teheran menarik  militernya dari Suriah.

 

 Dalam surat-suratnya kepada dewan keamanan PBB dan sekjen PBB Antonio 
Guterres, ia menyebutkan bahwa "komunitas internasional tidak boleh berdiam 
diri saja sementara rezim tirani menyerang bangsa yang berdaulat dan terus 
berlanjut mengancam keberadaan negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa."

 

 Danon mengatakan "Israel tidak tertarik pada eskalasi, tetapi tidak akan 
membiarkan Iran membangun kehadiran militernya di Suriah yang bertujuan untuk 
menyerang Israel dan memperburuk situasi yang sudah rapuh di wilayah tersebut."

 

 PBB imbau hentikan tindakan bermusuhan

 

 Sekretaris Jenderal  PBB Antonio Guterres  mendesak "penghentian segera semua 
tindakan bermusuhan" dan provokatif untuk menghindari kembali makin panasnya 
situasi di Timur Tengah.

 

 Juru bicara PBB  Stephane Dujarric mengatakan kepada wartawan, pasukan penjaga 
perdamaian di Dataran Tinggi Golan telah menjalin kontak dengan militer Suriah 
dan Israel, "mendesak kedua pihak untuk menahan diri semaksimum mungkin "dan 
mematuhi perjanjian gencatan senjata 1974.

 

 Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan 
terhadap instalasi  militer Iran di dalam wilayah Suriah mengirimkan "pesan 
yang jelas" kepada Presiden Bashar Assad  untuk tidak menyerang Israel. 
Netanyahu memperingatkan "siapa pun yang menyerang kami - kami akan menyerang 
mereka tujuh kali lipat dan siapa yang bersiap menyerang kami - kami akan 
bertindak melawan mereka terlebih dahulu."
 

 Dukungan Eropa terhadap kesepakatan nuklir Iran

 

 Dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Hassan Rouhani, Kanselir Jerman, 
Angela Merkel mengatakan pihaknya mengutuk serangan roket Iran ke Dataran 
Tinggi Golan. Tapi ia juga menegaskan kembali dukungan kekuatan Eropa untuk 
kesepakatan nuklir Iran.

 

 Merkel menggarisbawahi dukungan dari Jerman, Perancis dan Inggris untuk 
kesepakatan nuklir selama Teheran terus memenuhi kewajibannya di bawah 
perjanjian itu. Merkel menganjurkan digelarnya pembicaraan dengan Iran dalam 
sengketa program rudal balistik dan kegiatann Iran di negara-negara seperti 
Suriah dan Yaman.

 

 Pasukan Pertahanan Israel mengklaim telah menyerang fasilitas militer Iran di 
Suriah sebagai respon atas tembakan sekitar 20 roket dari Garda Revolusi Iran 
ke Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang direbut Israel dalam perang Timur 
Tengah 1967. Fasilitas yang menjadi sasaran serangan militer Israel di 
antaranya tempat penyimpanan senjata, logistik dan pusat intelijen yang 
digunakan elite militer Iran di Suriah.

 

 Kantor berita Suriah SANA memberitakan rudal-rudal  Israel menghantam 
pertahanan udara serta gudang senjata di provinsi Suweida, namun sebagian besar 
serangan rudal  dapat digagalkan. Suara ledakan misil Israel dan tembakan 
balasan dari Suriah terdengar selama lebih dari lima jam dan berakhir Kamis 
subuh (10/05). ap/as(dpa/rtr/afp)
 

Kirim email ke