Cerita penyanderaan Mako Brimob pun tenggelam... 
 

 -
 
 
 Teror Berlanjut, Bom Meledak di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo
 

 Minggu, 13 May 2018 22:58 | editor : Sari Hardiyanto
 

 JawaPos.com - Rentetan teror di Jawa Timur belum usai. Setelah bom menyerang 
tiga gereja di Surabaya, bom kembali meledak di Rusunawa Wonocolo, Taman, 
Sidoarjo pada Minggu (13/5) malam.
 

 Informasi yang dihimpun JawaPos.com di lokasi, ledakan pertama kali terdengar 
sekitar pukul 20.30 WIB. Salah seorang warga rusunawa, Kasmadi, 50, 
menceritakan bagaimana kerasnya ledakan. "Kencang ledakannya. Satu kali. Begitu 
dengar itu saya langsung cek," cerita Kasmadi kepada JawaPos.com.

 

 Ledakan tersebut berasal dari lantai 5 Blok B Rusunawa. Kasmadi sendiri 
tinggal di Blok A. Setelah turun dari kamarnya, Kasmadi sudah melihat para 
warga bergerombol di depan Blok B.

 

 Dia lantas berinisiatif masuk ke dalam kamar sumber ledakan. "Saya nggak 
sempat ingat kamarnya nomor berapa. Yang jelas sebelum saya masuk sudah ada 
sekuriti yang ngecek," tambahnya.

 

 Begitu masuk ke dalam, sudah ada seorang laki-laki yang terkelungkup 
berlumuran darah. Lelaki tersebut masih bernafas saat Kasmadi masuk, meskipun 
tersengal-sengal.

 

 Kasmadi mengatakan, sekuriti rusunawa sempat mengatakan bila ledakan tersebut 
berasal dari tabung elpiji. Namun dirinya tidak langsung percaya. Dia melihat 
tabung elpiji di kamar itu masih utuh.

 

 Matanya kemudian melihat sebuah tas ransel. "Saya lihat ransel itu ada 
sumbunya. Itu bom, masih aktif," lanjut Kasmadi.

 

 Kasmadi tidak mengetahui siapa nama penghuni kamar tersebut. Dia tidak hafal. 
Yang jelas, laki-laki tersebut sudah tinggal lama di rusunawa tersebut. Sekitar 
tiga tahun. "Dia jarang berbaur sama warga," katanya.

 

 Hingga pukul 22.40 WIB, polisi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait 
ledakan di rusunawa tersebut. Dari pantauan JawaPos.com, tim Gegana sudah tiba 
di lokasi. Mereka membawa peralatan penjinak bom.

 

 Saat ini, TKP masih disterilkan. Para warga dievakuasi keluar rusunawa. 
JawaPos.com juga mendengar empat kali suara ledakan sekitar 22.43 WIB, yang 
diduga berasal dari bom yang sedang dijinakkan oleh Gegana.
 

 (did/mkd/JPC)
 

Kirim email ke