Apa setan itu bukan malaikat yang nyeleweng ? "Malaikat" Lucifer atau setan
Lucifer ?

2018-05-15 14:25 GMT+02:00 ajeg [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> Orang sering bilang putri-putri saya seperti bidadari
> (bersyukurlah wahai menantu). Dan, saya sangat pasti
> mereka bukan malaikat, bukan juga setan.
>
> Bagaimana dengan bidadari yang di sonoh, malaikatkah
> atau setankah mereka? (menurut Karma tukang ganggu manusia).
>
> --- ilmesengero@... wrote:
>
> Siapa  tidak mau diservice oleh bidadari cantik, molek bin montok nan
> sexy?
>
> 2018-05-15 11:15 GMT+02:00 ajegilelu@... <[email protected]> :
>
> Jadi, bidadari itu sebetulnya setan atau malaikat?
>
> "Bidadari adalah utusan para dewa untuk menganggu tujuan mulia dari
> manusia"
>
> --- inengahk@... wrote :
>
> Makanya saya heran mendenagr ketika orang memburu Bidadari.
> Malah para Resi yang fokus dan berkosentrasi pada tujuannya hingga beliau
> menolak di ganggu oleh para Bidadari.
> Arjuna saat ke Indraloka/Sorga menolak cintanya Bidadari Urwasi, karena
> tujuan Arjuna ke Sorga cuma mencari senjata sakti.
> Dia sudah bosan dengan cewek cantik, karena dibumi Arjuna selalu diburu
> oleh cewek.
> Disamping Arjuna tampan, Arjuna juga pintar memanah dll, Arjuna juga tekun
> bersemadi sehingga didatangi oleh para Dewa.
> Bidadari adalah utusan para dewa untuk menganggu tujuan mulia dari manusia,
> sehingga manusia yang sadar tak mau di goda atau kawin dengan Bidadari.
> Kenapa Bidadari itu awet muda dan selalau cantik seperti Dewi Gangga,
> mengingat Bidadari setara dengan para Dewa, dimana saat lautan susu diaduk
> para Bidadari sempat menikmati Tirta Amerta yang keluar dari lautan susu
> yang diaduk oleh para dewa dan para Raksasa.
> Umur para Bidadari dan para Dewa yaitu 1 hari para Dewa setara 1-10 tahun
> umur Manusia
> Saran Dewa indra pada Dewi Urwasi, tidak baik menghuni Sorgaloka
> menanggung kesedihan, tanggunglah kesedihan manusia di bumi.
>
> *From:* Jonathan Goeij
>
> Kalau di Mahabarata dan Ramayana itu para bidadari itu yg turun kebumi dan
> kawin serta beranak pinak dibumi, orang2 lain tdk berkaitan.
>
> Kalau di Mahabarata dan Ramayana itu para bidadari itu yg turun kebumi dan
> kawin serta beranak pinak dibumi, orang2 lain tdk berkaitan.
>
> Berbeda dgn doktrin para teroris itu yg mengharuskan sang calon pengantin
> mati sambil ngajak/membunuh orang2 yg nggak ikut campur mati bareng2
> barulah bisa kawin dgn sang bidadari.
>
> -- inengahk@... wrote :
> Kalau dicerita Mahaberata dan Ramayana, banyak resi yang mempunyai istri
> Bidadari.
> Hal ini terjadi akibat Bidadari yang disuruh para dewa untuk menggoda
> pertapa terlanjur kecantol.
> Dalam ceria Mahaberata Sentanu Raja Hastina mempersunting dewi gangga yang
> merupakan jelmaan Bidadari, karena kutukan oleh para dewa.
> Dan Raja Sentanu menyetujui syarat yang diajukanoleh  dewi Gangga, dimana
> Sentanu tidak akan bertanya apa yang dilakukan oleh Dewi Gangga.
> Sehingga saat melahirkan, semua anaknya ditenggelamkan kesungai gangga
> kecuali Bisma, Sentanu pun diam saja. Karena desakan penasehat istana
> akhirnya Sentanu bertanya pada Gangga. Barulah Gangga bercerita asal
> usulnya akhirnya anaknya Bisma di ajak ke sungai Gangga sampai dewasa
> Di cerita Rajapale pun ada Bidadari Suprabe kawin dengan manusia, dan
> bidadari ini pulang kesorga saat  Durme lahir.
>
> 
>

Kirim email ke